Editorial

2018, Restart dan Momentum

2018 ini semestinya bukan sekadar tahun baru. 2018 menyediakan momentum baru bagi kita untuk memulai kembali segala hal yang terabaikan dan tertinggal di tahun sebelumnya, restart.

2018 ini semestinya bukan sekadar tahun baru. 2018 menyediakan momentum baru bagi kita untuk memulai kembali segala hal yang terabaikan dan tertinggal di tahun sebelumnya, restart.

2017, bukan rahasia lagi, sepertinya layak disebut sebagai tahun dimana hoax alias kabar palsu menemukan banyak momentumnya. Restart, agar 2018 kembali membiasakan diri menyebarkan kabar tanpa dusta mengiringinya. Jika tahun lalu doyan menyebar kebencian yang menyebabkan permusuhan, tahun ini menjadi peluang baru untuk mulai kembali menumbuhkan cinta yang menghadirkan persaudaraan.

Tidak mudah memang. Hoax, ujaran kebencian dan sejenisnya sepertinya terlanjur menjadi sajian harian dilayar komputer hingga ponsel. Tapi, apakah itu sepadan dengan resiko runtuhnya persatuan dan kesatuan NKRI ? Bukankah hoax, ujaran kebencian, dan sejenisnya terbukti menciptakan polarisasi alias perpecahan ? Jadi, jika itu dibiarkan membesar, bukan tidak mungkin NKRI ini runtuh.

Repotnya, hoax dan kawan-kawan saat ini tengah mencari momentum untuk muncul kembali menunggangi tahun politik 2018. Serangkaian pilkada serentak akan segera bergulir. Godaan untuk menggunakan hoax dan kawan-kawan sebagai strategi untuk meraih kekuasaan tetap menggiurkan. Tapi, sekali lagi, apakah itu sepadan dengan resiko runtuhnya persatuan dan kesatuan NKRI ?

2018 harusnya merupakan momentum politik gagasan, momentum pertarungan politik yang sehat, tanpa kegaduhan. Dari situ kita boleh berharap stabilitas ekonomi bahkan mendorong kemajuan ekonomi, menikmati pembangunan infrastruktur, kemudahan berusaha dan lapangan kerja. Jadi, sayang sekali jika apa yang sama-sama kita inginkan itu direcoki hoax, ujaran kebencian, dan politik kotor.

Alangkah bagusnya jika kita sepakat dengan itu semua bukan ? Mari.

Tentang Dindin Nugraha

Blogger kambuhan, menulis status facebook, twitter ataupun web kalau sempat. Turut aktif sebagai kontributor web sekaligus bagian dari keluarga besar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Barat

Visit My Website
View All Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close