Berita

Alhamdulillah, Gerak Langkah NU Bersumber dari Kitab-kitab Muktabarah

Berbagai rujukan tersebut juga mempunyai sumber sebagai rujukan utamanya, yaitu alkutub almuktabarah (kitab-kitab yang otoritatif).

Jakarta, NU Online

Nahdlatul Ulama adalah cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Cara berpikir tentang NU, yaitu dalam menggunakan metode untuk memahami nash, mengeluarkan hukum dari nash, dan mengeluarkan mabadi-mabadi dari nash itu menjadi penting.

“Sehingga kita tidak keluar dari manhaj sahih,” kata Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin pada Teleconference Ngaji Kitab Adabul ‘Alim Wal Mutaallim di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (7/2).

Begitu juga gerakannya, kata kiai yang juga Ketua MUI Pusat ini, haruslah gerakan yang sahihah, sehingga kita selalu senantiasa melakukan koreksi dalam rangka memperbaiki terus.

“Tidak berhenti itu di dalam langkahnya,” jelas kiai yang dianugerahi gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

Kiai Ma’ruf mengatakan demikian bukan tanpa dasar. Menurutnya, dalam melaksanakan itu semua terdapat rujukan-rujukannya.

“Di antaranya qanun asasi, keputusan-keputusan NU, baik dalam muktamar maupun Munas NU,” kata kiai berumur 74 tahun ini.

Berbagai rujukan tersebut juga mempunyai sumber sebagai rujukan utamanya, yaitu alkutub almuktabarah (kitab-kitab yang otoritatif).

“Sehingga harus mengerti sumber-sumber, cara berfikirnya, cara bergeraknya dan bertindak dan bermuamalah, yaitu alkutubul muktabrah,” jelasnya. (Husni Sahal/Kendi Setiawan)

Sumber : NU Online

Tentang Dindin Nugraha

Blogger kambuhan, menulis status facebook, twitter ataupun web kalau sempat. Turut aktif sebagai kontributor web sekaligus bagian dari keluarga besar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Barat

Visit My Website
View All Posts

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close