BukuPustaka

Digitalisasi Manuskrip Menjaga Kelestarian Informasi Naskah

Kuningan, NU Online

Indonesia kaya akan manuskrip. Namun, kondisinya saat ini beragam, ada yang sudah rusak memprihatinkan, meski ada juga yang masih baik. Agar informasi yang terkandung dalam naskah tersebut tetap terjaga, perlu adanya digitalisasi.

“Upaya pelestarian naskah melalui digitalisasi (itu) menjaga kelestarian informasi yang ada dalam naskah itu,” kata Adib Misbahul Islam, dosen filologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat memberikan penjelasan mengenai pentingnya digitalisasi kepada sivitas akademika jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati, Cirebon, di Al-Fattah Institute, Lengkong, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (12/9).

Ia menjelaskan, banyak informasi yang bisa digali dan dieksplorasi dari naskah kuno tersebut. Ia mencontohkan bahwa di Kuningan terdapat manuskrip kitab Kifayatul Awam. Hal ini, menurutnya, menjadi tanda bahwa kitab tersebut sudah dipelajari masyarakat Kuningan sejak dulu, meskipun entah saat ini masih dipelajari atau tidak.

Ia mengatakan menemukan kitab Tanbih Almasyi karya Syekh Abdurrauf Singkel. Hal tersebut, katanya, menandai adanya hubungan antara Kuningan dengan daerah lain.

Selain itu, jika sudah didigitalkan, naskah bisa diakses siapa saja dan kapan saja. Proses ini juga untuk mengadakan back up data atas naskah yang sudah didigitalkan. Kalaupun nantinya ada hal-hal yang tidak diinginkan terhadap naskah, informasi yang ada naskah sudah tersimpan dalam bentuk digital tersebut.

“Tsunami korbannya bukan hanya manusia, tapi juga naskah,” terang alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri itu mencontohkan.

Upaya pelestarian informasi dalam naskah juga bisa dilakukan melalui penelitian. “Dengan adanya riset naskah dengan sendirinya menjaga,” katanya.

Hasil digitalisasi yang bisa diakses secara daring, katanya, mempermudah siapapun yang ingin meneliti. Sebab, pendigitalan naskah itu tidak hanya memotret saja, tetapi juga memberikan deskripsi naskah secara utuh.

“Digitalisasi naskah punya kontribusi penting dalam membangun infrastruktur riset,” pungkasnya.

Adib dan Tim Digital Repository of Endagered Manuscript of Southeast Asia (Dreamse) saat ini tengah mendigitalkan ribuan halaman naskah kuno yang berada di Kuningan, Jawa Barat. (Syakir NF/Kendi Setiawan)

Sumber : NU Online

Tentang Dindin Nugraha

Blogger kambuhan, menulis status facebook, twitter ataupun web kalau sempat. Turut aktif sebagai kontributor web sekaligus bagian dari keluarga besar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Barat

View All Posts
Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close