X-Files

Gagal Serang Amaliah Aswaja, Tokoh NU pun Jadi Sasaran

Makkah, NU Online
Saat ini serangan gencar dilakukan kelompok yang ingin merongrong eksistensi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dengan amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah yang dipegang erat oleh organisasi para ulama Indonesia ini. Dengan berbagai macam cara baik melalui dunia nyata maupun dunia maya, kelompok-kelompok ini terus melakukan propaganda agar NU dan jama’ahnya tercerai berai.

Kondisi ini harus disadari dan menjadi perhatian seluruh pengurus dan warga NU. Para pengurus bermodal arahan para ulama dan kiai harus mampu membendung gelombang propaganda ini dengan memberikan pemahaman berkelanjutan kepada warga. Warga NU pun harus sadar dengan terus menempa diri dengan pemahaman dan keyakinan dalam ber NU sekaligus mengarahkan para generasi penerus untuk terus mencintai NU.

Fenomena ini diutarakan Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Provinsi Lampung Hj Malikhah Sa’adah melalui pesan tertulis kepada NU Online di sela-sela ibadah umrah di tanah suci Makkah, Ahad (27/5).

Dulu ia sempat bertanya-tanya kenapa para tokoh NU seperti KH Ma’ruf Amin dan KH Said Aqil Siroj sering kali menjadi bahan bully (caci maki) di media sosial. Berbagai tuduhan negatif sering dialamatkan kepada Rais ‘Aam dan Ketum PBNU ini.

“Bahkan sering sekali pidato-pidatonya dipotong-potong. Yang terakhir pertemuan beliau dengan guru besar Al Azhar dipotong dan diterjemahkan semau-maunya.Tak jarang saya menerima WA yang isinya provokatif, menghasut untuk membenci beliau,” ujar Ning Malikhah, sapaan akrabnya.

Setelah mengamati dan mencari akar permasalahannya, ia pun menemukan jawabannya. Apalagi setelah ikut Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) ia menemukan jawaban bahwa ternyata warga NU yang telah lama diserang amaliah kesehariannya seperti yasinan, tahlilan, maulid dan sebagainya tidak pernah goyah dan mampu menjawab dengan hujjah naqli wa aqli (dalil tertulis dan akal).

“Para kiai mampu memberikan pemahaman yang jelas dan sanad yang konkrit bagaimana pemikiran nahdliyin dan keilmuannya hingga sanadnya sampai ke Rasul. Maka habislah semua cara untuk menghancurkan NU,” terangnya.

Setelah tidak berhasil menyerang melalui amaliahnya dan mengetahui betapa kokohnya keyakinan dan pemahaman warga NU, kelompok ini pun menempuh jalur lain dengan memunculkan gerakan fitnah dan membunuh karakter tokoh-tokoh NU.

“Modus baru ini rupanya lumayan mustajab. Terbukti ada warga NU yang terpengaruh dengan membuat NU garis lurus, garis keras dan sebagainya bahkan ada yang berprinsip bukan NU-nya Kiai said tapi NU-nya Mbah Hasyim Asy’ari,” ungkapnya.

Inilah yang menjadi tugas bersama pengurus dan warga NU untuk menjernihkan pikiran dan kembali menata barisan agar NU tetap solid dan tidak tercerai berai. Warga NU harus sadar sesadar-sadarnya bahwa kondisi ini merupakan provokasi dari pihak-pihak yang ingin NU hancur.

“Mereka khususnya para pengusung negara khilafah menggunakan prinsip bahwa untuk membuat negara khilafah maka harus menghancurkan NKRI dan NKRI tidak akan mati selama NU masih berjaya. Maka matikan kepalanya niscaya badan dan ekornya ikut mati,” pungkasnya. (Red: Muhammad Faizin)

Sumber : NU Online

Tentang Dindin Nugraha

Blogger kambuhan, menulis status facebook, twitter ataupun web kalau sempat. Turut aktif sebagai kontributor web sekaligus bagian dari keluarga besar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Barat

View All Posts
Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close