Berita

Kian Berumur, NU Semakin Menarik dan Diperhitungkan Dunia

Dan kedua adalah amanat wathaniyah yaitu warga NU harus tetap menjaga dan mempertahankan NKRI karena sudah final

Subang, NU Online
Berdasarkan kalender masehi, Nahdlatul Ulama sudah berusia 92 tahun. Dan jika berkaca kepada usia manusia, mungkin NU sudah seperti kakek atau nenek yang keriput dan ompong serta tidak menarik. Namun ternyata kesan tersebut tidak berlaku sebab semakin bertambahnya usia, NU malah semakin menarik bahkan diperhitungkan dunia.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang, Jawa Barat dalam sambutannya pada acara peringatan hari lahir atau Harlah ke-92 NU yang digelar di halaman kantor setempat, Rabu (14/2).

“Sekarang orang Barat melirik NU sebab bisa membuktikan kepada dunia bahwa Islam bukan teroris, tidak radikal,” kata KH Musyfiq. Sebaliknya bahwa Islam adalah agama sejuk dan damai. Dan dengan adanya NU, apa yang mereka sangka tentang Islam sebenarnya salah, lanjut Pengasuh Pesantren Attawazun tersebut.

Saat ini hampir setiap hari orang luar negeri datang ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengetahui nilai dan ajaran Islam yang diusung NU. “Bahkan ada seorang sutradara dari Italia yang ingin membuat film Islam Nusantara lantaran terkesima toleransi umat Islam di Indonesia,” tandasnya. Dan film tersebut akan diputar di Eropa dan di Amerika.

“Ketika sutradara Italia ini berkunjung ke Baduy dan Borobudur, dia melihat penganut agama lain yang jadi minoritas ternyata bisa hidup berdampingan dengan umat Islam. Inilah salah satu nilai Islam Nusantara yang diusung NU,” jelasnya di hadapan hadirin.

Pada kesempatan twersebut, Kiai Musyfiq juga menyampaikan dua amanat PBNU yang harus dipegang warga. Pertama, amanat diniyah yaitu warga NU harus berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlussunah Wal Jama’ah Annahdliyah. “Dan kedua adalah amanat wathaniyah yaitu warga NU harus tetap menjaga dan mempertahankan NKRI karena sudah final,” pesannya..

Turut hadir pada kegiatan ini, KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua PWNU Jawa Barat, KH Khoerul Anam, Ketua PCNU Cianjur, Zastrow Al-Ngatawi, SKPD Kabupaten Subang serta pengurus dan warga NU Kabupaten Subang. (Aiz Luthfi/Ibnu Nawawi)

Sumber : NU Online

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close