Konsep Islam Nusantara Dimatangkan dalam Munas NU

3
- Bedug Islam Nusantara 696x499 - Konsep Islam Nusantara Dimatangkan dalam Munas NU

Bedug di Masjid PWNU Jawa Barat. Bedug merupakan ciri khas amaliah muslimin Nusantara.

Islam Nusantara sebagai model keberislaman Nusantara digaungkan kembali menjadi  narasi besar oleh Nahdlatul Ulama pada Muktamar ke-33 NU di Jombang 2015. Namun wacana Islam Nusantara tersebut kemudian menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat. Kelompok yang kontra terus-menerus melakukan counter-narasi baik melalui media sosial maupun mimbar khutbah.

Ironisnya, para penentang itu membuat asumsi sendiri dan memberikan “tuduhan” Islam Nusantara adalah adalah Islam yang anti Arab, bertentangan dengan syariat Islam, hanya milik satu golongan saja, identik dengan Islam Kejawen, bahkan Islam Nusantara dianggap sebagai kedok untuk merusak tatanan moral agama.

Berbagai ragam tuduhan dan stigma negatif yang terus berseliweran itu, sampai hari ini belum pernah direspon secara resmi oleh NU secara kelembagaan. Karenanya NU secara kelembagaan perlu menjawab tuduhan-tuduan miring tersebut. Sebab, jika tuduhan-tuduhan tersebut tetap dibiarkan, maka sama artinya NU meng-amini dan membenarkannya. Hal ini tentu akan memberikan dampak negatif baik bagi warga NU sendiri maupun bagi kelangsungan wacana Islam Nusantara.

Oleh karena itu Munas Alim Ulama di Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar (27 Februari-1 Maret 2019), akan membahas tuntas persoalan tersebut sehingga menjadi sebuah konsep yang matang dan dapat dipahami secara utuh. Konsep Islam Nusantara akan dibahas dalam bahtsul masail Komisi Maudlu’iyah. Dua masalah lain yang juga akan dibahas komisi ini adalah soal Negara, Kewarganegaraan, dan Hukum Negara serta Politisasi Agama.

Terkait konsep Islam Nusantara, Munas akan menjawab pertanyaan: a) Apa pengertian Islam Nusantara? b) bagaimana Islam didakwahkan di Nusantara? c) bagaimana Islam dipahami oleh Ulama Nusantara? d) bagaimana Islam diamalkan atau dipraktikkan kaum muslimin Nusantara?

Pembahasan ini akan menjadi respons balik NU secara kelembagaan atas tuduhan negatif yang selama ini dilontarkan oleh para penentang wacana Islam Nusantara.

(Panitia Wilayah Munas & Konbes NU 2019)

Sumber : NU Jabar Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here