LTM NU Bogor Tebarkan Waqaf Al Qur’an di Ramadhan 1440

30
ltm nu bogor tebarkan waqaf al qur'an di ramadhan 1440 - WhatsApp Image 2019 05 09 at 9 - LTM NU Bogor Tebarkan Waqaf Al Qur’an di Ramadhan 1440

Bogor – Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang sangat dinanti oleh para Ulama dan Umat. Mereka menyambutnya dengan penuh semangat dan bersiap melakukan berbagai amal ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketekunan.
Diantara ibadah yang dianjurkan adalah membantu orang yang tengah berpuasa, sifatnya jelas sangat luas. Diantaranya ada yang membantu menyiapkan takjil berbuka, ada yang bersih – bersih tempat shalat tarawih, ada yang menyediakan sembako dengan harga miring, dll.

Berbeda dengan Ketua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama LTM NU Kab. Bogor, H. Agus Riadi. Dirinya sejak jauh hari sebelum Ramadhan telah mengajak para anggota pengurus LTM NU dan para muharrik dakwah serta muharrik masjid juga Nahdliyin untuk turut serta dalam program wakaf Al Qur’an dan peralatan shalat.

Haji Agus sigap bergerak ke beberapa Masjid dan Pondok Pesantren, Rabu (8/6) ditemani Wakil Sekretaris LTM NU Kab. Bogor, H. Abdul Hadi Hasan dan Kiai Hasan Sadzili Citayam mengunjungi Pondok Pesantren Cinta Rasul, Cijujung, Kec. Cibungbulang, Kab. Bogor.
Kedatangannya diterima langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Cinta Rasul, KH. Abdul Basith Mahfuf. Kiai yang akrab dipanggil Kiai Basith itu menyambut baik niat dan aksi ketua LTM NU Kab. Bogor.

” Wakaf Al Qur’an di bulan Ramadhan untuk santri dan Jamaah masjid sangatlah positif, insyallah kita sampaikan amanah ini bagi santri sehingga mereka dapat memanfaatkan dan menjaganya dengan baik demi meningkatkan kualitas keilmuannya bilkhusus terkait Tahfidzul Qur’an.” Ucap Kiai yang juga ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah RMI NU Kab. Bogor.

Sementara Haji Agus mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kiai Basith. Kemudian melaksanakan shalat dhuhur berjamaah serta tadarus Al Qur’an bersama Santri, dimana Kiai Hasan Sadzili memimpin pembacaan atas restu Kiai Basith.

Setelah tadarus, Haji Agus dan rekan-rekan pamit untuk beranjak ke tempat lainnya. Tanpa disangka Kiai Basith memberikan 6 potong tempe ukuran besar dan buku doa Dzikrul Ghafilin kepada para tamunya.

” Ini ada sedikit oleh – oleh untuk berbuka, tempe produk asli pondok pesantren dan diolah khusus oleh para santri. Kalo itu urusan jasmani, untuk Ruhani juga ada beberapa buku doa ” Dzikrul Ghafilin” insyallah sangat bermanfaat bagi Ruhani bilkhusus jika dibaca pada bulan mulia ini.” Papar Kiai Basith yang berhasil di dunia dakwah dan bisnis karena merasa pernah didoakan oleh Kiai Mahrus Ali Lirboyo.

Kiai Basith dengan sikap yang penuh berakhlak, mengantar rombongan LTM NU ke mobil seraya mengucapkan terima kasih juga kepada Kiai Hasan Sadzili yang dikenal sebagai Guru Para Habaib dan Murid Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas Cililitan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here