Islam KitaSantai

Menunda Kematian

Dekat-dekat menjelang Muktamar NU ke-28 tahun 1989 di Yogyakarta, Mbah Kiyai Hamid Kajoran jatuh sakit. Mbah Lim (Kiyai Muslim Rivai Imampuro, Klaten) mengajak Gus Dur menengok ke kediaman beliau.

“Aku tak mati yo, Lim…” (Aku mau mati nih, Lim), kata Mbah Hamid.

“Ndak bisa ndak bisa ndak bisa….”, Mbah Lim dengan gayanya yang khas, “mau Muktamar kok mati… enak aja…”

“Lha gimana…?”

“Mati ya mati tapi nunggu Muktamar dulu!”

Tepat empat puluh hari sesudah hari itu, beberapa minggu sesudah Muktamar, Mbah Hamid Kajoran wafat.

Lahul faatihah….

Sumber : Buku “Terong Gosong” ditulis oleh Yahya Cholil Tsakuf

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close