Tasawuf

Ngaji Kitab Al-Hikam bersama KH. Asep Mukhtar Rifa’i Banjaran : Hikmah ke-12

Mengasingkan diri atau tidak, itu cuman cara atau pilihan saja. Inti uzlah itu terjaganya hati dan jiwa kita dari sesuatu yang bisa merusaknya

ما نفع القلب شيء مثل عزلة يدخل بها ميدان فكرة

“Tidak ada sesuatu yang mendatangkan manfaat bagi hati seperti uzlah yg penuh dgn tafakur. ”

Uzlah dalam pengertian mengasingkan diri di tempat sepi untuk ibadah, tidaklah salah, dan itu dipraktekkan oleh para guru waskita. Sebagaimana tidak keliru, uzlah dimaknai tidak mengasingkan diri, hidup bersama yg lain, tapi hatinya tidak terpengaruh lingkungan.

Mengasingkan diri atau tidak, itu cuman cara atau pilihan saja. Inti uzlah itu terjaganya hati dan jiwa kita dari sesuatu yang bisa merusaknya.

Karena itu, kita bisa melakukan uzlah sambil dagang, sambil kerja, sambil rekreasi, alias kapan pun dan di mana. Tapi, satu hal yg nggak boleh dilupakan, sertai uzlah kita itu dengan refleksi, tafakur, merenung, untuk menemukan kekurangan dan aib diri, setelah itu dicari obatnya. Temukan obatnya dalam ilmu, doa orang soleh, dan selalu berpengharapan kepada Allah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close