Hikmah

Ngaji Kitab Al-Hikam bersama KH. Asep Mukhtar Rifa’i Banjaran : Hikmah ke-22

Orang bijak berkata: Sesungguhnya jalan mengenal Allah sebanyak tarikan nafas dari makhluk.

ما من نفس تبديه إلا وله قدر فيك يمضيه

“Tidaklah kamu menarik dan mengeluarkan nafas kecuali disertai dengan Ketentuan Allah yang berlaku dengannya. ”

(Ber)-nafas, bagi makhluk hidup, adalah sesuatu yang dhoruri alias pokok dan utama. Artinya nafas pertanda kehidupan. Tak ada nafas, ya tidak ada kehidupan. Pastinya, nafas lebih berharga dari dunia dan seisinya.

Karena manusia takkan pernah bisa merasakan manis dan lezatnya dunia jika tidak bernafas.

Pertanyaannya: seringkah kita merenung tentang nafas? Dan menemukan pelajaran luhur dalam keluar-masuknya nafas ?

Harus diakui perhatian kita tentang nafas sangatlah minim. Kita baru tersadar tentangnya jika hidung dipenuhi lendir.

Sedemikian berhajatnya makhluk hidup kepadanya, Allah menyertakan ketetapan dan ketentuan terkait nafas. Agar setiap tarikan nafas itu memiliki makna dan kebaikan bagi manusia.

Orang bijak berkata: Sesungguhnya jalan mengenal Allah sebanyak tarikan nafas dari makhluk.
(1.30/220118)

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close