Tasawuf

Ngaji Kitab Al-Hikam bersama KH. Asep Mukhtar Rifa’i Banjaran : Hikmah ke-25

Jangankan untuk urusan yang besar-besar, untuk yang kecil, jangan tidak melibatkan Allah, jangan tidak memohon bantuan-Nya, jangan lepas untuk berdoa

ما توقف مطلب أنت طالبه بربك ولا تيسر مطلب أنت طالبه لنفسك.

“Sangatlah mudah bagi Allah untuk mewujudkan semua keinginanmu jika kamu meminta kepada-Nya. Tetapi keinginanmu sulit terwujud jika kamu bersandar pada dirimu sendiri. ”

# Apa dan di mana kehebatan dan kegagahan kita sebagai manusia sehingga kita suka egois, mau menang sendiri, tidak peduli? Hidung dibuat mampet saja, kita sudah kelimpungan, gelisah, tak bisa tidur. Bahkan untuk bisa melihat alis mata saja, yang jaraknya begitu dekat, kita memerlukan bantuan cermin.

Sadarilah, bahwa kehebatan manusia ada pada pengakuan pada ketidakhebatan, kelemahan, berkebutuhan. Kita ini bukan siapa siapa, jika tidak dibuat siapa siapa. Kita ini bukan apa apa, jika tidak dibuat apa apa. Kita ini cuman mengaku, jadi pengusaha, jadi pejabat, jadi ulama, jadi penjahat. Allah yang sediakan ilmu, sediakan harta, sediakan kemampuan. Dan, pastinya sangat mudah bagi Allah untuk mencabut semua itu. Kalau sudah dicabut, kita mau ngaku jadi apa ?

Jangankan untuk urusan yang besar-besar, untuk yang kecil, jangan tidak melibatkan Allah, jangan tidak memohon bantuan-Nya, jangan lepas untuk berdoa. Duri di jalan itu kecil dan tak kelihatan, karena itu kaki ini seringkali menginjaknya.

(4.14/250118)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close