Hikmah

Ngaji Kitab Al-Hikam bersama KH. Asep Mukhtar Rifa’i Banjaran : Hikmah ke-56

-لا تفرحك الطاعة لأنها برزت منك وافرح بها لأنها برزت من الله إليك.

“Jangan senang, ketika kamu merasa sudah bisa mengerjakan ketaatan. Bergembiralah, di saat Allah memilihmu untuk bisa melakukan ketaatan itu. ”

-قل بفضل الله و رحمته فبذلك فليفرحوا وهو خير مما يجمعون

“Ucapkanlah (hai?Muhammad): dengan kemurahan dan rahmat Allah, maka hanya dengan itu, mereka harus bergembira. Dan itu semua lebih baik dari apa yang dikumpulkan. ”

Lucu… kita ini. Senang dan gembira ketika bisa berbuat kebajikan kepada orang lain dengan mengeluarkan sedekah yang nominal nya begitu kecil. Padahal, kita ini diberi penghasilan oleh Allah setiap begitu besar. Lebih lucu dari itu, kita ini suka mengampanyekannya, dan berbangga dengan hal itu, di hadapan banyak orang.
Malah ada di antara kita, dan ini super menggelikan, berbuat kebajikan agar disebut-sebut sebagai orang baik dan nanti terpilih dalam ajang pertarungan kekuasaan.

Lalu, di mana kita meletakkan Tuhan? Mengapa kita tau mau menyebut-sebut-Nya ketika berbuat baik? Sadarkah kitq bahwa modal untuk berbuat kebajikan itu bersumber dari-Nya?

Ya, mestinya Ketika ada orang datang pada kita memohon bantuan, apapun itu, maka kita harus senang dan gembira karena Allah sudah memilih, di antara ribuan orang, untuk kitq bisa berbuat kebajikan kepadanya. Dan yakinlah, ketika Allah memilih dalam berbuat kebajikan, maka Dia menitipkan modal yang dengannya kita bisa berbuat kebajikan.

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Kita ini…. Emang nggak punya malu. Tuhan baru kita panggil dan kita sebut kalo kita lagi susah, sengsara, ada maunya.
(07.23/060318)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close