Berita

Ngopi Demokrasi : Refleksi Makna Demokrasi, Upaya “Cerdas” Menghadapi Tahun Politik 2019

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandung menggelar acara Ngopi Demokrasi yg mengangkat tema “Refleksi Makna Demokrasi, Upaya “Cerdas” Menghadapi Tahun Politik 2019″

Acara yg dilaksanakan pada hari Kamis sore itu bertempat di pelataran halaman kantor PCNU Kota Bandung. Dan menghadirkan para pemateri muda dari beberapa unsur yg ada di Kota Bandung.

Dari unsur keamanan hadir Bapak Suherman. SH. MH yg menjabat sebagai Wakasat IK Kompol dari Polrestabes Bandung, Dari unsur akademisi mengundang Kang Bayu Mochammad S.Hum, dan dari unsur Agamawan mengundang KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi yg sedang menjabat sebagai Sekretaris PCNU Kota Bandung.

Pak Suherman sendiri memaparkan penjelasannya dihadapan para kader PMII tupoksi nya sebagai pihak keamanan di setiap momentum politik “Bahwasannya kami harus bersikap se netral-netral nya” ujar beliau

Undang-undang dan aturan main hukum yg berlaku sebagai landasan mereka untuk bersikap “Netral dalam bertugas agar tetap sesuai dengan kaidah-kaidah yg berlaku” tambah pak herman lelaki kelahiran purwakarta itu

Lalu dari sudut pandang akademisi Kang Bayu membahas demokrasi lebih menggunakan perspektif secara etimologi dan historis terlebih dahulu. Namun beliau menyatakan bahwa pemaknaan masyarakat tentang demokrasi hari ini terlampau jauh dari yg sebenarnya “Melihat keadaan hari ini tentang demokrasi terlampau jauh, sebenarnya hal seperti ini berpotensi memunculkan distrust dari masyarakat terhadap demokrasi itu sendiri” ujar Kang Bayu seraya tersenyum di hadapan para mahasiswa yg hadir sore itu.

Sedangkan Menurut Kang Mako yg juga Demisioner PMII Kota Bandung itu menyambut dari pembahasan Kang Bayu sebelumnya, Kang Mako lebih membenturkan hal tersebut dengan realitas yg terjadi saat ini, “Bahwasannya banyaknya pemaknaan demokrasi tersebut dijadikan alasan atau tameng bagi para politikus, adaupun gerakan-gerakan yg sedang marak hari ini agar mereka tetap bisa melakukan manuver-manuver politik “tutur Kang Mako

Sedangkan menurut Cecep Taufik salah satu kader PMII Kota Bandung yg sedang menjabat Wakil Sekretaris 2 bidang eksternal berharap agar acara diskusi tersebut dapat memberikan edukasi kepada para peserta yg hadir

“Saya berharap agar setelah ini kita secara bersama dapat meminimalisir terjadinya konflik di masyarakat” ucap Cecep Taufik

Menurut beliau juga karena sebab ketidak dewasaan kita dalam menanggapi manuver yg dilakukan oleh para pelaku politik di tahun ini, “saya juga berharap setiap unsur yg terlibat baik itu pihak pemerintah ataupun elemen-elemen lainnya bisa memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat agar kondisi Kota Bandung khususnya bisa tetap kondusif” tambah beliau yg akrab di sapa bocek itu.

Tentang Dindin Nugraha

Blogger kambuhan, menulis status facebook, twitter ataupun web kalau sempat. Turut aktif sebagai kontributor web sekaligus bagian dari keluarga besar Lembaga Ta'lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Barat

View All Posts
Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close