Islam Nusantara

Pancasila, Persembahan Indonesia untuk Peradaban Dunia

Jakarta, NU Online
Dewan Pertimbangan Presiden KH Yahya Cholil Staquf atau biasa dipanggil Gus Yahya mengatakan, konflik antar-identitas dan antar-peradaban yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini telah mengarah kepada kegentingan global. Perlu ‘resep yang mujarab’ untuk mengurai kemelut tersebut.

Menurut Gus Yahya, bangsa Indonesia memiliki ‘resep’ itu, yakni Pancasila. Soekarno (Presiden Indonesia pertama) dan KH Abdurrahman Wahid (Presiden Indonesia keempat) senantiasa ‘mempromosikan’ Pancasila di dunia internasional.

“Soekarno tak kenal lelah menyeru kepada dunia agar menengok kepada Pancasila sebagai persembahan bangsa Indonesia bagi peradaban dunia,” kata Gus Yahya dalam sebuah rilis yang diterima NU Online, Jumat (1/6).

Menurut Katib ‘Aam PBNU ini, para pendiri bangsa (founding parents) Indonesia telah menyusun ‘formula’ untuk mengatasi persoalan multi dimensi yang mendera dunia global seperti saat ini. Mereka memiliki visi dan cita-cita yaitu mewujudkan peradaban mulia bagi seluruh umat manusia sebagaimana yang tertera –baik tersurat atau tersirat- di Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) RI Tahun 1945.

“Ini adalah wawasan yang sangat dibutuhkan oleh dunia,” tegasnya.

Baginya, bangsa Indonesia memiliki modal dan kekuatan untuk membantu seluruh umat manusia keluar dari kemelut yang menderanya dan mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik ke depan.

Dia menambahkan, Indonesia juga memiliki kekayaan peradaban yang besar yang diwarisi dari generasi sebelumnya, di samping kekayaan ekonomi.

“Saya berharap, segera bangkit kesadaran seluruh anak bangsa, terutama para pemimpin, bahwa kita sebagai satu bangsa tidak sedang sekedar mengarungi lautan gejolak dunia untuk mencari keselamatan bagi diri sendiri saja,” terangnya.

“Hanya kita, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang memiliki warisan visi dan cita-cita agung yang secara gamblang dijabarkan dan secara tegas dikukuhkan sebagai konsensus bangsa seperti itu,” urainya. (Muchlishon)

Sumber : NU Online

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close