PBNU Tanggapi Beredarnya Berita Seakan Ketum PBNU Memberi Dukungan Prabowo-Sandi

9
- robikin 600x378 - PBNU Tanggapi Beredarnya Berita Seakan Ketum PBNU Memberi Dukungan Prabowo-Sandi

Jakarta, 8 April 2019

Beredar berita di berbagai group WhatsApp seakan Ketum PBNU memberi dukungan capres-cawapres Prabowo-Sandi. [https://www.gelora.co/2019/04/sinyal-ketum-pbnu-warga-nu-tak-usah.html dan https://youtu.be/r8IbDxDZgIw].

100% hoax. Beritanya didaur ulang. Ditulis lagi seakan berita baru. Video lama juga diviralkan kembali, dengan narasi beraroma pilpres. Padahal isinya tentang peristiwa tanggal 16 Agustus 2018 ketika Pak Prabowo dan Pak Sandi silaturahmi ke PBNU, sebelum menjadi capres dan cawapres. Bahkan ada berita dan video tahun 2014 yang direreproduksi dan dipublikasikan sekarang, seakan peristiwa terkini.

Cara yang sangat tidak terpuji dalam upaya meraih dukungan. Jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.

Sukses pemilu adalah sukses bangsa Indonesia. Mari berpartisipasi wujudkan pemilu yang bermartabat, berintegritas. Jangan gunakan hoax, hate speech dan fake news.

Sebagai mandataris Muktamar, Ketua Umum PBNU tidak boleh kampanye. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya pemilu, untuk Indonesia yang lebih baik.

Kalau mendoakan agar Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin memimpin Indonesia mendatang? Masa Kiai Said Aqil tidak boleh berdoa. Boleh dong. Bukannya berdoa merupakan ajaran Islam? Makanya Kiai Said Aqil mendoakan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin.(*)

Salam,
Robikin Emhas
Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here