Kegiatan

Pergunu Kota Bekasi In Ramadhan “Peran Strategis Pergunu Di Era Disruptif”,

Dengan mengusung Tema “Peran Strategis Pergunu Di Era Disruptif”, Bertepatan dengan Tanggal Lahirnya Pancasila, yaitu 1 juni 2018 bertempat di Aula NU Center, Pergunu Kota Bekasi mengadakan Empat rangkaian kegiatan yaitu Talkshow Ramadhan di Radio Rbama 104.8 FM, Kajian Ramadhan, Tausiyah Ramadhan dan Buka Puasa Bersama. Acara dimulai jam 15.30 menghadirkan Nara Sumber Talkshow Aris Adi Leksono sebagai Wakil Ketua  Pergunu Pusat. Acara yang dihadiri 50 Peserta dari Unsur Siswa, Mahasiswa, Guru dan Dosen ini dipandu oleh Bunda Yuli dan Heri Kuswara.

Dalam Talkshownya Aris menyampaikan ada tiga program strategis yang sedang dijalankan oleh Pergunu  dalam rangka Pengembangan Kualifikasi dan Kompetensi SDM Guru yaitu, pertama memberikan beasiswa kuliah kepada guru baik jenjang S1/S2/S3. “Ini yang sekarang berjalan bekerjasama dg IKHAC Mojokerto, UNUSIA Jakarta, UNINUS Bandung dan UNPAS Bandung, kedepan kita akan coba jajaki kerjasama dengan Perguruan Tinggi lainnya seperti UIN Bandung, UPI Bandung, UBSI Bandung, dan yang lainnya,” Ujar Aris. Kedua membentuk Unit Training of Trainer (ToT),  unit ini secara intens  memberikan pelatihan tentang berbagai kompetensi kepada guru NU agar mampu menjadi trainer disekolah atau diwilayahnya masing-masing.

Nara sumber dari ToT ini adalah Guru NU yang sudah menjadi Instruktur Nasional, Motivator dan Kyai NU.  Program ketiga adalah  pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Bekerjasama dengan LSP Lainnya. Melalui lembaga sertifikasi ini, Guru NU akan didorong untuk mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi sesuai bidangnya sehingga mempunyai legitimasi de jure dan de facto. “Inilah  Jawaban Pergunu akan Tantangan Jaman di era disruptif ini, juga sebagai bentuk komitmen Pergunu atas program “Indonesia Kompeten” yang digagas Presiden Joko Widodo sebagai langkah percepatan peningkatan kompetensi dan percepatan sertifikasi. Satu lagi saat ini yang sedang Pergunu Perjuangkan adalah mendesak pemerintah untuk membentuk badan atau semacam komisi yang menangani perlindungan guru secara pasti,” jelas Aris.

Ayi Nurdin,  Sebagai  Dewan Pakar Pergunu dalam Kajian Ramadhannya menyampaikan setidaknya terdapat dua  peran penting Pergunu yaitu  Pertama Pergunu sebagai kepanjangan tangan NU harus menjadi bagian yang mempertahankan Islam Aswaja (tawasut, tasamuh, tawazun dan i’tidal) di Lingkungan Pendidikan termasuk membendung pundamentalisme dan radikalisme di sekolah-sekolah, Kedua Pergunu sebagai organisasi Profesi Guru punya tanggung jawab untuk meningkatkan para anggotanya dalam peningkatkan kapasitas SDM guru, Peningkatan kesejahteraan guru, Peningkatan spiritualitas guru, maksud spiritualitas guru adalah bagaimana guru yang tergabung di Pergunu memiliki spirit yang dicontohkan para ulama terdahulu dalam mendidik, selain bernuansa horijontal juga vertikal seperti bertujuan ibadah, menjalankannya secara ikhlas, tawakkal untuk hasilnya.

Kyai Lukman dalam Tausiyah Ramadhannya mengingatkan kepada kita agar puasa yang kita jalani ini tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga namun juga melatih kita untuk senantiasa berbuat baik kepada semua orang baik dengan sikap maupun perilaku terutama mampu menjaga lisan dan pikiran kita agar  selalu berkata dan berpikiran baik dan benar.

Ketua Pergunu Kota Bekasi, Heri Kuswara menuturkan, Tema diatas sengaja dipilih dalam rangka memberikan Semangat dan Motivasi kepada Guru NU agar Cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan  Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi berbasis Digital dan IoT (Internet Of Thing)  atau yang dikenal dengan Istilah Cloud Computing. Oleh karenanya saat ini Program Strategis yang sedang dijalankan oleh Pergunu kota Bekasiadalah melaksanakan berbagai Seminar dan pelatihan yang berhubungan dengan Teknologi Digital. “Penguasaan Teknologi Digital Berbasis Internet Dewasa ini sebuah keharusan yang tak terelakan bagi Guru NU dalam Menjawab Tantangan Jaman” tuturnya.  Heri Menambahkan selain penguasaan Digital berbasis internet, Guru NU harus Cerdas dan Kreatif dalam menemukan metode pendidikan yang mampu mengembangkan kapasitas kognitif peserta didik menjadi Higher order mental skills, berfikir kritis dan sistemik agar tetap eksis diera disruptif ini. Relevansi Pengajaran dan pendidikan harus sejalan dengan perkembangan jaman dan IPTEK dengan Tetap memberikan perhatian yang besar terhadap aspek Humanities. Pungkasnya.

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close