Berita

Tasyakur Khitanan Putra Pengurus Kesekretariatan PCNU Kota Bandung

Bentuk rasa syukur yg diadakan oleh keluarga besar A Dudi Setiawan yg sedang menjabat sebagai Kesekretariatan PCNU Kota Bandung di wujudkan dengan melaksanakan Istighosah bersama. Acara Istighosah ini dilaksanakan pada Sabtu malam Tgl 8 September 2018 di kampung Kadu Ngora Garut, selain sebagai bentuk rasa syukur acara ini juga sebagai bentuk kasih sayang orangtua kepada anaknya.

Acara Istighosah ini dihadiri oleh group Hadroh & Marawis dari PKMW Taman Belajar AL-AFIFIYAH, Kota Bandung, Para tokoh masyarakat setempat, serta para warga yg juga ikut serta. Dalam acara syukuran ini Kang Dudi mengundang 2 penceramah muda yaitu Ustad Caberawit & KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi Sekretaris PCNU Kota Bandung.

Dengan diadakan nya Istighosah bersama ini tujuannya untuk keselamatan dan kelancaran Khitanan anak pertamanya itu “Saya sangat berterimakasih kepada para tamu undangan Khususnya warda NAHDLIYYIN yg sudah mau menyempatkan waktu untuk mendoakan anak saya yg besok pagi akan di khitan” ujar Kang Dudi dalam sambutannya.

Acara yg dibuka oleh group Marawis dan Hadroh itu berjalan dengan khidmad dan lancar. Lalu dilanjutkan dengan Tawwasul & Istighosah yg di pimpin oleh KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi & para tokoh masyarakat setempat.

Kemudian setelah selesai Tawwasul & Istighosah, tiba pada acara selanjutnya yaitu tausiah pertama ole Ustad Caberawit yg mengangkat tema “Syukur Adalah Salah Satu Ciri Ke Imanan”

Ustad Caberawit yg akrab di sapa Kang Dera itu mulai memaparkan isi ceramahnya “terkadang kita inin lupa bersyukur pada nikmat yg sudah Allah berikan kepada kita semua”ujar Ustad muda kelahiran Cililin itu. Dan beliau juga mengutip salah satu ayat suci Al-Qur’an

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Qs Ibrahim 7).

“Hal yg sering kita lupakan yaitu nikmat bisa untuk menghirup udara segar” ujar Kang Dera, Kang Dera juga menekankan pada para mustami yg hadir malam itu, bahwasannya kita ini harus bersyukur dengan apasaja yg telah Allah berikan kepada kita dan lalu beliau menutup ceramahnya.

Acara pun ditutup dengan ceramah terakhir oleh Sekretaris PCNU Kota Bandung yaitu KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi yg akrab disapa Kang Mako ole warga NAHDLIYYIN Kota Bandung.

Kiyai muda kelahiran Jombang itu mengangkat ceramahnya dengan tema “Jangan Menyekutukan Allah & Berbaktilah Kepada Kedua Orangtua” beliau pun mengawali isi ceramahnya dengan mengutip aya Al-Qur’an Surat An-nisa ayat ke 36

۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (QS Annisa 36)

Kyai Wahyul juga mengingatkan kepada para hadirin dan para tamu undangan, khususnya para anak muda yg hadir pada malam itu tentang bagaimana memilih pasangan 1. Agamannya, 2. Hartanya, 3. Keturunannya, dan 4. Kecantikan/Ketampannya.

Beliau jug menekankan, pilihlah pasangan karena Agamnya. “Bukan karna hartanya, karena harta itu suatu saat pasti habis, juga jangan kita memilih pasangan dari latar belakang keturunannya, karena belum tentu juga dari keturunan itu beliau termasuk orang yg sholeh” ujar Kyai Mako

Kemudian beliau menyarankan janganlah memilih pasangan dari sudut pandang Kecantikan/Ketampanannya. “Karena kecantikan itu tidak akan abadi selamanya, yg sekarang muda, sepuluh tahun kedepan pasti akan menua dan keriput. Jadib pilihlah pasangan kita dari latar belakang Agamanya” tambah Kyai muda kelahiran Jombang itu.

Menurut beliau pula karena Agama bisa merubah segalanya “yg tadinya tidak cantik menjadi cantik, yg tadinya tidak mempunyai harta akan mempunyai harta, karna Allah itu Maha kaya. Dan yg pasti mempunyai keturunan yg sholeh dan sholehah” ujar beliau sambil menutup ceramahnya dengan doa bersama yg inti doanya mendoakan kelancaran dan kekuatan anak Kang Dudi yg pada hari Minggu, 9 September 2018 akan di khitan.

Ikutilah Pengajian di Masjid PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung No. 9 Bandung
Pengajian Tasawuf Syarah Kitab Al-Hikam
Bersama Dr. KH. M. Luqman Hakim, MA (Jakarta Sufi Center) setiap bulan, Minggu kedua mulai pukul 10.00 WIB (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab Sirrul Asror
Bersama KH. Ahmad Dasuki setiap Rabu mulai pukul 12.15 (Live Facebook)
Pengajian Syarah Kitab al Waroqot
Bersama Ajengan Dr. Ramdan Danz Fawzi, SH.I, M.Ag setiap Kamis mulai pukul 12.15 (Live Facebook)

 

Dapatkan Buletin Jum’at Risalah NU terbaru yang terbit tiap Rabu, download edisi digital (PDF) di www.nahdlatululama.id/buletin Bagi yang ingin memesan dan berlangganan edisi cetak yang siap edar, silahkan menghubungi sdr. Aan di 085648333577 (Telp/WA) untuk keterangan lebih lanjut.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close