Daily Archives: 21 August 2019

[SALAH] Aturan Baru Instagram – TurnBackHoax

Media sosial Instagram sempat dihebohkan dengan munculnya isu yang menyebut aka nada aturan baru yang diterapkan oleh Instagram. Dalam foto yang di dalamnya...

Apa yang Dilihat dari Salib

Oleh Ayik HeriansyahPengurus LD PWNU JabarKetua LTN NU Kota Bandung Dua sisi yang perlu...

[SALAH] Foto Banser Tiba Di Papua

Foto yang diposting merupakan hasil suntingan dari media wartaplus.com yang berkantor pusat di Papua. Foto aslinya diambil oleh bagian dari redaksi wartaplus.com bernama Albert yang bertugas di...

[SALAH] “Gus Yaqut: Kami NKRI dan kami tidak takut ke Papua....

Foto tangkapan layar yang dibagikan adalah hasil suntingan dari foto yang sudah beredar sebelumnya, tidak ada artikel media yang menggunakan judul tersebut. Selengkapnya di bagian...

[SALAH] Draf Revisi UU Ketenagakerjaan Hapus Cuti Haid

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri membantah unggahan media sosial tentang isi draft revisi UU Ketenagakerjaan. Hanif menyatakan, unggahan di medsos berjudul “Arah Revisi UU 13/2003...
Pesan Kyai Mako (Sekretaris PCNU Kota Bandung) Kepada Rekanita IPPNU yang Menikah dengan Pemuda Ansor. Tepat Pada Hari Kemerdekaan yg ke 74, Sahabat Sandi Supriatna atau lebih akrab disapa Kang Pampam itu melepas masa lajang nya dengan menyunting Ning Yuyun Yunengsih Ketua IPPNU Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung yang juga seorang Santriyah PKMW Taman Belajar Al-Afifiyah Pimpinan KH.Wahyul Afif Al-Ghafiqi atau Kyai Mako yg juga aktif di NU sebagai Sekretaris PCNU Kota Bandung. Akad nikah yg dilaksanakan tepat Tanggal 17 Agustus 2019 dilanjutkan dengan resepsi pernikahan pada 18 Agustus 2019 Spirit dan dekorasi pernikahan bernuansa hari kemerdekaan RI dengan warna bendera Merah Putih yg dominan. Bahkan saat akad nikah pun kedua pasangan di balut dengan selendang bendera Merah Putih. Sandi Pampam mengatakan hal ini untuk mengambil spirit perjuangan Para Ulama dan Pahlawan kemerdekaan RI, mengingat NAHDLATUL ULAMA dan INDONESIA itu satu kesatuan utuh yang tak busa dipisahkan. "Saya NU ,keluarga saya NU, istri saya NU, dan NU itu cinta tanah air,hubbul wathon minal iman, NKRI diperjuangkan para santri, ulama dan seluruh elemen bangsa yang bersatu padu makanya nuansa pernikahan kami adalah semangat 17-an,hari kemerdekaan RI" Kata Kang Pampam Kyai Mako hari itu bertindak menjadi perwakilan dari keluarga mempelai wanita yg tiada lain adalah santrinya sendiri yaitu Neng Yuyun Yunengsih yg juga Pengurus IPPNU Kecamatan Babakan Ciparay. Dalam sambutannya Kang Mako, kyai muda itu menasihati kedua mempelai terutama mempelai pria, Kang Mako menekankan kepada pengantin pria untuk memperlakukan Istrinya sebagaimana Nabi Muhammad SAW. Memperlakukan Siti Khadijatul Kubro, Sayiddina Ali Memperlakukan Siti Fatimah Az Zahra dll. "Anaku, Aku harap engkau bisa memperlakukan Istrimu kelak Sebagaimana Kanjeung Nabi SAW memperlakukan Istrinya, Sebagaimana, Sayiddina Ali Memperlakukan Siti Fatimah Az Zahra. Ingatlah sabda Rosulullah bahwa yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik memperlakukan istrinya"Ujar Kang Mako. Kang Mako juga mengingatkan kepada kedua mempelai bahwa mereka berdua diikat dengan Mitsaqon Gholido Asma Alloh untuk saling menghalalkan,kalian telah berikrar atas nama Alloh maka jangan sampai ikatan itu putus oleh kata-kata manusia, ataupun bisikan tetangga, jadikan Agama Islam dengan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai tuntunan didalamnya menempuh biduk rumah tangga, Tegakkan Sholat di keluargamu, ingatkan untuk senantiasa menutup aurat istri dan anak-anakmu. Sebagai Suami ada hak istri yang mesti ditunaikan,yakni: Berikanlah Makanan baginya, Pakaiannya, Tempat tinggalnya, Pendidikan baginya, serta Perhatian atau kasih sayang. "Ingatlah kalian dipertemukan di majelis taklim dan menikah di tempat yg penuh keberkahan ingatlah rahmat Alloh dan Tempat yg pernah Mempertemukan Kedua Mempelai ditempat Majelis Ilmu di Pengajian Al-Afifiyah ini, bukan di mall ataupun di acara konser". Kata KH. Wahyul Afif Ag. "IngatlahRahmat Alloh yg telah Mempertemukan Kalian Berdua, Sayangilah Kedua Orangtua Kalian, Guru-guru kalian dan juga orangtua dan keluarga dari pasanganmu maka insyaalloh Sang Maha Rohman Maha Rahim Akan Menyayangi Kalian Berdua" Lanjut KH, Wahyul Afif Al-Ghafiqi Beliaupun menutup Sambutannya dengan Doa2 kebaikan Untuk kedua Pasangan Maupun Hadirin yg hadir Pagi itu.

Jodoh Bertemu di Tempat Pengajian

Pesan Kyai Mako (Sekretaris PCNU Kota Bandung) Kepada Rekanita IPPNU yang Menikah dengan Pemuda Ansor.