[SALAH] 200 Orang di Pasar Karombasan Reaktif Rapid Test

13

[SALAH] 200 Orang di Pasar Karombasan Reaktif Rapid Test

Masyarakat
Manado khususnya wilayah Pasar Karombasan dikejutkan dengan beredarnya
informasi perihal 200 orang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test
Covid-19. Namun belakangan diketahui bahwa informasi yang terdapat dalam narasi
tersebut adalah tidak sesuai dengan fakta, setelah Pemerintah Kota Manado
melakukan klarifikasi.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
FALSE CONTEXT

===

SUMBER:
MEDIA SOSIAL FACEBOOK

===

NARASI:

Untuk semua..
Mohon jangan dulu ke pasar karombasan mulai sekarang..
Hasil tes kemarin reaktif ada sekitar 200san..๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™
Area masuk zona merah dari pasar karombasan sampai seputaran golden, samping RS
Siloam

Bagikan pada rekan kalian๐Ÿ™

Bantu shareโ€ฆ.๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Jang dulu auโ€™ kaโ€™ Manadoโ€ฆ
Biar so perlu bgimna..๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

===

PENJELASAN:
Pemerintah Kota Manado melakukan klarifikasi guna menanggapi beredarnya narasi
yang menyebut bahwa 200 orang di wilayah Pasar Karombasan reaktif setelah menjalani
rapid test Covid-19. Menurut pesan yang beredar, masyarakat Manado diimbau agar
tidak berkunjung ke pasar Karambosan untuk menghindari adanya penularan.

Melansir
dari beritasulut.co.id, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Manado
dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memberikan bantahan perihal 200 orang di Pasar
Karombasan reaktif Covid-19. Kabag Pemhumas Kota Manado, Sonny Takumansang
meminta masyarakat untuk lebih waspada dalam menerima informasi yang tidak
mempunyai kejelasan sumber valid.

โ€œKami
mengimbau warga agar tidak mudah percaya dengan berita informasi hoaks seputar
Covid-19 yang beredar di Facebook, Whatsapp an platform aplikasi jejaringan
sosial lainnya,โ€ tegasnya.

Lebih
lanjut Sonny menjelasakan bahwa sampai saat ini, khususnya wilayah Pasar Karombasan
telah dilakukan Rapid Dianostik Test (RDT) oleh Satgas Surveilance Dinas
Kesehatan Kota Manado dan Puskesmas Ranotana Weru. Dari hasil laporan Dinkes Manado,
pemeriksaan dibagi ke dalam dua pos, dengan jumlah yang diperiksa untuk pos
satu terhitung 27 orang, sementara untuk pos dua terhitung 66 orang. Dari hasil
pemeriksaan dua pos tersebut, seluruh orang dinyatakan non reaktif.

โ€œYang
dilakukan pemeriksaan RDT, adalah karyawan PD Pasar unit Pasar Pinasungkulan
dan Koordinator Pasar Bersehatu dan pedagang Pasar Pinasungkulan,โ€ jelas Sonny.

Narasi
yang beredar perihal 200 orang di Pasar Karombasan reaktif rapid test masuk ke
dalam kategori false context. False
context sendiri merupakan sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan
konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video
peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang
ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

===

REFERENSI:

https://manado.tribunnews.com/2020/05/14/hasil-rapid-test-di-pasar-karombasan-yang-beredar-di-medsos-hoaks

https://www.manadotoday.co.id/2020/05/87311/pemkot-manado-informasi-ratusan-reaktif-corona-di-pasar-karombasan-itu-hoaks/

https://web.facebook.com/lhany.s.menanti/posts/3831674966874727


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here