[SALAH] 50 Orang Maling Diterjunkan di Wilayah Temanggung

12

[SALAH] 50 Orang Maling Diterjunkan di Wilayah Temanggung

Sebuah
narasi yang menyebut akan diturunkan sejumlah perampok di wilayah Temanggung
beredar melalui pesan berantai Whatsapp. Akibat narasi yang terdapat dalam
pesan tersebut, sejumlah warga pedesaan setempat pun menjadi panik. Menanggapi
adanya informasi yang dirasa tidak sesuai, kepolisian setempat yang sudah
melakukan penelusuran pun menyatakan bahwa informasi tersebut tidak dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
FABRICATED CONTENT

===

SUMBER:
PESAN BERANTAI WHATSAPP

===

NARASI:

Waspada
level awas untuk malam ini di kabarkan maling 50 orang asal Semarang di sebar
di wilayah Temanggung untuk lebih waspada berita ini bukan hoax ya

===

PENJELASAN:
Masyarakat Temanggung digegerkan dengan beredarnya informasi perihal adanya penyebaran
maling di wilayah mereka. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa akan ada 50
orang maling berasal dari Semarang diterjunkan di wilayah Temanggung. Agar lebih
meyakinkan masyarakat setempat, narasi akhir pesan diberikan kalimat bahwa
pesan tersebut bukan hoaks.

Melansir
dari kumparan.com, kepolisian setempat menyatakan bahwa narasi yang beredar
adalah palsu alias hoaks. Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali  yang sudah melakukan penelitian perihal asal
muasal narasi pesan, menyatakan dengan tegas bahwa pesan tersebut tidak dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Soal
kabar adanya dropping pelaku kejatahan dari luar kota itu hoaks. Yang kami
pantau pesan lewat WA (Whatsapp) itu juga menyebut jika para pelaku kejahatan
itu didatangkan menggunakan mobil lalu disebar dari malam sampai dini hari lalu
setelah mendapat hasil berkumpul di titik tertentu. Itu semua tidak benar,”
tegasnya.

Kendati
demikian  AKBP Ali melanjutkan, memang
selama bulan April lalu terjadi peningkatan aksi kejahatan dibanding bulan Maret,
dari 28 kasus menjadi 34 kasus. Para pelaku sendiri setelah diidentifikasi
kebanyakan berasal dari wilayah Kabupaten Temanggung sendiri dan satu orang
jambret berasal dari Kabupaten Wonosobo.

“Kita
tetap melakukan pantauan, sejauh ini tidak benar ada dropping pelaku kejahatan.
Tapi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat itu kami apresiasi dan bila ada
tindak kejahatan warga bisa menghubungi kapolsek masing-masing wilayah silakan
bisa langsung ditelpon. Kami sampaikan pula sejauh ini dari pelaku kejahatan
yang kita tangkap juga belum ada yang berasal dari napi asimilasi,” tutupnya.

===

REFERENSI:

https://kumparan.com/tugujogja/kapolres-temanggung-bantah-isu-penyebaran-maling-dari-luar-kota-1tMz7eKmxhT

https://www.kominfo.go.id/content/detail/26376/hoaks-pesan-berantai-penyebaran-pelaku-perampokan-dari-luar-kota-yang-disebar-di-wilayah-kabupaten-temanggung/0/laporan_isu_hoaks


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here