[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19

13

[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19

Farmakolog
Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt. mengatakan
informasi mengenai air kelapa muda, jeruk nipis, dan garam sebagai obat
Covid-19 belum terbukti secara klinis. “Jika ada kabar-kabar begitu saja yang
belum ada buktinya, sebaiknya tidak langsung diterima,” kata Zullies.

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori: Misleading
Content
/Konten yang Menyesatkan

=====

Sumber: Whatsapp

=====

Narasi:

“🙏Tolong bantu dikasih tahu ke saudara² kita yg
kena covid 19..

🙏Ini obat pemberian dari TUHAN yg
mudah didapat yg sangat manjur..

🥥 1 biji air kelapa muda 🍈 1 biji jeruk nipis diperas 🥄1 sendok makan garam

Semuanya
diaduk dan diminum airnya… dijamin 1 jam kemudian virusnya akan hilang….

🙏Mudah mudahan semua dalam keadaan
sehat walafiat..Tuhan memberkati..

🙏Info dari teman yg kakaknya di kota
Bau Bau Sulawesi Tenggara..obat herbal ini sangat manjur…..

Bisa di
infokan ke saudara,teman atau keluarga kita terima kasih…..🙏🙏🙏”

=====

Penjelasan:

Beredar pesan
berantai Whatsapp yang berisikan informasi mengenai obat untuk Covid-19. Dalam pesan
berantai tersebut dikatakan bahwa obat Covid-19 terdiri dari campuran air
kelapa muda, jeruk nipis, dan sesendok makan garam yang diaduk kemudian diminum
airnya.

Berdasarkan
hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim tersebut keliru. Dilansir dari
liputan6.com, Farmakolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Zullies
Ikawati, Apt., mengatakan bahwa kabar tersebut belum terbukti secara klinis,
sehingga masyarakat diminta untuk tidak mudah menerima informasi yang belum
terbukti secara klinis.

“Jika
ada kabar-kabar begitu saja yang belum ada buktinya, sebaiknya tidak langsung
diterima,” kata Zullies.

Guru Besar
Fakultas Farmasi UGM tersebut mengungkapkan, menemukan obat covid itu bukan hal
yang mudah, harus dilakukan penelitian mendalam untuk membuktikannya.

“Jika
kebetulan saja sembuh ketika minum air kelapa, ya mungkin saja. tetapi, apakah
bisa lebih cepat sembuh dari pada yang tidak minum? apakah sudah ada
buktinya?,” tutur Zulies.

Menurut
Zullies, untuk memastikan efek suatu terapi atau obat tentu harus ada disainnya
dan ada pembandingnya. “Jika hanya sekelompok orang yang minum air kelapa
bisa sembuh, apakah sekelompok orang lain yang tidak minum juga sembuh? ada
perbedaan kecepatan sembuhnya tidak?,” papar Zullies.

Adapun, isu
mengenai obat Covid-19 terkait jeruk nipis ataupun lemon dan garam sudah pernah
diperiksa faktanya dalam artikel berjudul [SALAH] Campuran Garam dan Air Hangat
Mampu Hilangkan Virus Corona, [SALAH] Minum Banyak Air dan Berkumur dengan Air
Hangat & Garam atau Cuka Dapat Menghilangkan Virus Corona Saat di
Tenggorokan, [SALAH] Vietnam Tidak Ada Korban Meninggal Covid-19 Karena Teh dan
Lemon, dan [SALAH] Obat Virus Corona Ditemukan Hanya Berbahan Lemon dan Teh
Hangat.

Berdasarkan
penjelasan tersebut, maka klaim pesan berantai Whatsapp tersebut masuk ke dalam
kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1261285847537281/

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4332289/cek-fakta-tidak-ada-bukti-air-kelapa-dicampur-jeruk-nipis-dan-garam-manjur-menyembuhkan-penderita-covid-19

[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19
[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19
[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19
[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19
[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19
[SALAH] Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, dan Garam Obat Covid-19

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here