[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan

20

[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila)

Faktanya
klaim tersebut salah. Keluarga tersebut memang diusir dari kontrakan namun
tidak benar jika keluarga tersebut tidak makan selama berhari-hari.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Kategori:
False Context

=====

Sumber: Instagram

[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan

http://archive.today/5xCDx

=====

Narasi:

“Keluarga
Beberapa Hari Tidak Makan

Tadi
saya dapat Kabar, ada keluarga di sekitar jl. Rawa Cangkuk III Medan Denai,
pasangan suami istri dengan 5 anak sudah beberapa hari tak makan, tinggal
disebuah kontrakan, karena tak sanggup bayar kontrakan diusir oleh pemilik
kontrakan, si bapak sudah tidak bekerja lagi akibat pandemi covid 19 ini, dan
sama sekali tidak memiliki pekerjaan, beliau tidak pulang pulang kerumah untuk
mencari uang beberapa hari ini, si ibu pun pergi untuk mencari kerja, tinggal 5
orang anak yang masih kecil kecil 2 hari tidak makan, oleh warga sekitar
dibelikan 5 bungkus nasi untuk diberikan pada 5 anak tersebut, yang membuat
sesak nafas warga yang membantu keluarga tersebut melihat langsung salah satu
anak menyisihkan 3 bungkus nasi, mereka hanya memakan 2 bungkus nasi saja untuk
dimakan 5 orang, sedangkan 3 bungkus lagi untuk disimpan buat nanti malam kata
salah satu anak tersebut, saat ini si ibu sudah pulang dan hanya membawa uang 8
ribu rupiah, warga sekitar berupaya patungan, baru terkumpul sekitar 400 ribu
rupiah, pemerintah harus tanggap terhadap persoalan ini, Kepling setempat blom
ada upaya untuk membantu atau merekomendasikan sebagai warga berdampak covid 19
ini, perlu perhatian kita semua untuk warga kekurangan seperti keluarga ini,
yang ingin beramal dibulan puasa ini silahkan berkoordinasi dan hubungi nomor
HP : +62 *****18 atas nama pak Paseh salah satu tetangga yang perduli”

*Nomor
HP disensor

=====

Penjelasan:

Beredar unggahan video melalui akun Instagram @medanheadlines.news. yang menyebutkan bahwa keluarga yang tinggal di jl. Rawa Cangkuk III Medan Denai terdiri dari sepasang suami istri dengan lima orang anak tidak mampu membayar uang sewa kontrakan diusir dan tidak makan selama berhari hari. Disebutkan dalam video, hal tersebut terjadi dikarenakan sang suami kehilangan mata pencarianya akibat pandemi COVID-19 . Sementara itu, sang istri juga pergi mencari kerja. Lima anak mereka sudah dua hari tidak makan sebelum akhirnya dibelikan nasi bungkus oleh warga.

Berdasarkan
hasil penelusuran, faktanya klaim tersebut salah. Dikutip melalui laman
kumparan.com pihak  kelurahan bersama
Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepling, tokoh pemuda dan masyarakat langsung
melakukan penelusuran terkait kabar tersebut.

Ternyata
informasi satu keluarga yang tidak makan berhari-hari tersebut tidak benar. Hal
ini diketahui setelah Camat Medan Denai Ali Sipahutar bertemu langsung dengan
pihak keluarga, Sabtu malam (25/4).

“Informasi
satu keluarga tidak makan dan viral di media sosial itu tidak benar. Mereka
masih bisa makan. Mereka memang keluarga tidak mampu dan diusir karena belum
membayar uang kontrakan,” katanya, Minggu (26/4).

Menurut
Camat Medan Denai Ali Sipahutar, cerita dalam posting-an viral di media sosial
itu tidak benar. Ali juga mengatakan Junaidi dan keluarganya merasa kurang
nyaman karena didatangi banyak orang setelah cerita soal mereka viral.

Ditemukan
juga pengakuan sang istri terkait postingan viral tersebut yang dikutip melalui
laman detik.com, Istri Junaidi, Evianti Ritonga, juga sempat membantah cerita
yang mengatakan mereka sudah berhari-hari tidak makan. Dia mengatakan pihak
keluarga juga telah membantu mereka.

“Tidak
benar kalau kami dibilang sudah berhari-hari tidak makan. Saya beserta suami saya
sebagai orang tua mereka masih mampu untuk membiayai anak-anak kami, termasuk
makan. Apalagi saya dan suami punya keluarga dan mereka selalu membantu kami.
Yang benar kami belum membayar uang kontrakan. Jadi apa yang diberitakan itu
sama sekali tidak benar,” ujarnya.

Berdasarkan
penjelasan tersebut maka konten yang beredar di Instagram ini dapat masuk ke
dalam kategori False Context atau Konten yang salah.

=====

Referensi:

https://news.detik.com/berita/d-4991803/viral-keluarga-tak-makan-diusir-dari-kontrakan-pemko-medan-beri-penjelasan

https://kumparan.com/kumparannews/pengakuan-istri-keluarga-yang-viral-karena-disebut-kelaparan-di-medan-1tIbQLow5wE/full

https://kumparan.com/sumutnews/satu-keluarga-di-medan-tak-makan-berhari-hari-viral-di-medsos-ini-faktanya-1tIYmzohk7A/full

[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan
[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan
[SALAH] Akibat Pandemi COVID-19, Keluarga Beberapa Hari Tidak Makan

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here