[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah

39

[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah

Hasil Periksa Fakta Riski Maulana (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas BSI)

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, yang dimaksud berdamai dengan virus Corona adalah imbauan kepada masyarakat agar tak menyerah dan tidak boleh menjadi tidak produktif karena virus Corona.

Iklan Layanan Masyarakat

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI: KONTEN YANG SALAH

======

SUMBER: FACEBOOK

[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah

======

NARASI:

“ASTAGHFIRULLAH, KEMARIN

“BERSAMA KITA LAWAN VIRUS CORONA” SEKARANG
“AYO KITA BERDAMAI DNGN

VIRUS CORONA” ARTINYA PEMERINTAH TELAH KALAH DAN
MENGIBARKAN BENDERA PUTIH TANDA MENYERAH.” Unggah akun Facebook Ichwan Bettaer
Rais II, Jumat (8/4).

======

PENJELASAN:

Akun Facebook Ichwan Bettaer Rais II memposting narasi
pada 8 Mei 2020 yang isi narasinya mengklaim berdamai dengan virus Corona yang
dimaksud Jokowi adalah pemerintah telah kalah dan mengibarkan bendera putih
tanda menyerah. Postingan itu diikuti dengan tangkapan layar milik portal media
tribunkaltim.co juga postingan twitter milik beritasatu dan detikcom.

Setelah ditelusuri tidak ditemukan pernyataan dalam
artikel tersebut bahwa yang dimaksud Jokowi berdamai dengan virus Corona adalah
pemerintah yang telah kalah dan mengibarkan bendera putih tanda menyerah dalam
melawan virus Corona.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Deputi Bidang Protokol,
Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan maksud Presiden
Joko Widodo yang meminta masyarakat berdamai dengan virus Corona adalah
menyesuaikan dengan kehidupan. Artinya masyarakat harus tetap bisa produktif di
tengah pandemi Covid-19.

“Bahwa Covid itu ada dan kita berusaha agar Covid
segera hilang. Tapi kita tidak boleh menjadi tidak produktif karena Covid,
menjadikan ada penyesuaian dalam kehidupan,” kata Bey melalui pesan
singkat kepada wartawan, Jumat (8/5).

Bey juga menambahkan, saat ini Covid-19 memang belum ada
antivirusnya, namun masyarakat bisa mencegah tertular dengan menerapkan
protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan
sabun, serta menjaga jarak. Menurut Bey, hal ini adalah hidup normal dengan cara
baru.

“Ya, artinya jangan kita menyerah, hidup berdamai
itu penyesuaian baru dalam kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal.
Tatanan kehidupan baru,” ujarnya.

Atas penjelasan tersebut klaim yang menyebutkan bahwa
yang dimaksud Presiden Joko Widodo berdamai dengan virus Corona adalah
pemerintah telah kalah dan mengibarkan bendera putih tanda menyerah dalam
melawan virus Corona adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori konten yang
salah.

========

REFERENSI:

http://archive.today/BRI3g

https://news.detik.com/berita/d-5005575/jokowi-selama-belum-ditemukan-vaksin-kita-harus-berdamai-dengan-covid-19

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200508093126-20-501191/istana-luruskan-maksud-jokowi-hidup-berdamai-dengan-corona

https://nasional.kompas.com/read/2020/05/08/06563101/jokowi-sebut-hidup-berdamai-dengan-covid-19-apa-maksudnya

https://nasional.okezone.com/read/2020/05/08/337/2210889/presiden-jokowi-ajak-berdamai-dengan-corona-apa-maksudnya

https://news.detik.com/berita/d-5005575/jokowi-selama-belum-ditemukan-vaksin-kita-harus-berdamai-dengan-covid-19

[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah
[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah
[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah
[SALAH] Berdamai dengan Corona yang Dimaksud Jokowi adalah Pemerintah Telah Kalah dan Menyerah

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here