[SALAH] Biaya Tilang Terbaru di Indonesia

12

[SALAH] Biaya Tilang Terbaru di Indonesia

Informasi
tersebut palsu. Narasi yang sama pernah beredar di tahun 2018 dan 2019. Pihak kepolisian
menyatakan bahwa informasi biaya tilang tersebut adalah palsu alias hoaks.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
FABRICATED CONTENT/KONTEN PALSU

===

SUMBER:
PESAN BERANTAI WHATSAPP & MEDIA SOSIAL FACEBOOK

===

NARASI:

BIAYA
tilang terbaru di Indonesia: Kapolri baru mantap

1.
Tidak ada STNK

Rp.
50,000

2.
Tdk bawa SIM

Rp.
25,000

3.
Tdk pakai Helm

Rp.
25,000

4.
Penumpang tdk Helm

Rp.
10,000

5.
Tdk pake sabuk

Rp.
20,000

6.
Melanggar lampu lalin


Mobil Rp. 20,000


Motor Rp. 10.000

7.
Tdk pasang isyarat mogok

Rp.
50,000

8.
Pintu terbuka saat jalan

Rp.
20,000

9.
Perlengkapan mobil

Rp.
20,000

10.
Melanggar TNBK

Rp.
50,000

11.
Menggunakan HP/SMS

Rp.
70,000

12.
Tdk miliki spion, klakson


Motor Rp. 50,000


Mobil Rp. 50,000

13.
Melanggar rambu lalin

Rp.
50,000.

Dicopy
dari Mabes Polri

Informasi
yg hrs dipublikasikan & mungkin bermanfaat !!!

🚫 🚷 🚸

⛔⚠🚥🚦

🚓🚧🎫💰

JANGAN
MINTA DAMAI

Segala
pelanggaran di jalan Raya baik berkendara motor / mobil, “JANGAN MINTA
DAMAI DAN MEMBERI UANG, KARENA ITU BERARTI MENYUAP”

Jadi,
walaupun Polisi menawarkan damai, TOLAK SAJA karena itu HANYA PANCINGAN /
JEBAKAN.

Dan
“Lebih baik minta di tilang, lalu nanti di urus di pengadilan”

Ini
adalah Instruksi KAPOLRI kepada seluruh jajaran Polisi bahwa

“Bagi
POLISI yang bisa membuktikan ada warga yg menyuap Polisi, Polisi tersebut
mendapatkan BONUS sebesar Rp. 10jt /1 warga dan Penyuap kena hukuman 10
tahun”

(Nah,
lebih besar kan daripada uang damai yg hanya 50 ribu s/d 100 rb, jelas aja akan
ada oknum Polisi yang lebih pilih menjebak karena uangnya lebih besar).

INFORMASI
INI PENTING HARAP jangan MAIN-MAIN, karena info tsb diatas banyak yg tidak
tahu.

Waspadai
bila sekarang ada oknum Polisi sedang mencari-cari KELEMAHAN / KELENGAHAN agar
kita terpancing untuk menyuap mereka dan mereka mendapat Bonus besar.

Beberapa
teman mengatakan bahwa di JKT / SBY sudah banyak yg kena jebakan ini, karena
banyak orang yang tidak tahu instruksi baru dari Kapolri ini.

Sebarkan
berita ini ke siapa saja yg anda kenal dan kasihi, agar tidak terkena jebakan
seperti ini.

WASPADALAH

“Semoga
bermanfaat”

🚓💨💨💨💨

===

PENJELASAN:
Melalui media sosial Facebook dan pesan berantai Whatsapp, beredar informasi
terkait biaya tilang terbaru di Indonesia. Dengan narasi yang cukup panjang,
disebutkan sejumlah biaya tilang yang harus dibayarkan oleh para pelanggar lalu
lintas. Pasca ditelusuri lebih lanjut, diketahui jika pesan serupa pernah
tersebar di tahun-tahun sebelumnya.

Menanggapi
hal tersebut, pihak Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya dengan
tegas menyatakan tidak benar alias hoaks. Melalui media sosial resmi Instagram
@tmcpoldametro meminta masyarakat untuk pintar dan bijak menggunakan media
sosial.

Klarifikasi
serupa juga dituturkan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa. Melansir
dari liputan6.com, Royke menyatakan tidak pernah memberikan instruksi seperti
halnya yang tengah beredar.

“Tulisan
orang iseng tidak punya kerjaan. Tidak pernah ada instruksi itu,” ujar Royke.

===

REFERENSI:

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4343625/cek-fakta-hoaks-pesan-berantai-biaya-tilang-beredar-lagi-di-aplikasi-percakapan


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here