[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut

8

[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut

Pernyataan
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa di acara “Apa Kabar Indonesia
Pagi” tvOne dipelintir oleh laman konfrontasi[dot]com.

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori:
Misleading Content/Konten yang Menyesatkan

=====

Sumber: Facebook &Laman Daring

[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut
[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut

https://archive.fo/yXtOi

https://archive.vn/3k8V2

=====

Narasi:

Narasi
pada postingan:

“Gass
lhaa apa lagi…”

Judul
Tautan Pada Postingan:

“Bupati
Konawe Akui Disuap Menko Luhut Soal 500 TKA”

=====

Penjelasan:

Akun
El Shirazy membagikan tautan dari laman daring konfrontasi[dot]com dengan judul
“Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut Soal 500 TKA.” Pemberitaan pada laman
daring tersebut menyebutkan bahwa Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengaku
disuap oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
Pandjaitan terkait kedatangan 500 TKA China ke Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan
hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim dalam artikel tersebut tidak benar. Dilansir
dari Cek Fakta Tempo, diketahui bahwa pernyataan Bupati Konawe Kery Saiful
Konggoasa dalam artikel tersebut berasal dari program “Apa Kabar Indonesia
Pagi” tvOne yang diunggah di Youtube di kanal Talk Show tvOne.

Dalam
video berjudul “Warga Resah 500 TKA China Datang, Bupati Konawe Ngaku
Tidak Ada Pemberitahuan Resmi” yang tayang pada 28 April 2020 itu, Bupati
Kery tidak mengeluarkan pernyataan pengakuan disuap oleh Menko Luhut.

Pernyataan
Bupati yang dikutip oleh konfrontasi[dot]com berasal dari menit 1:10 hingga
3:01. Di bagian awal, Kery menyatakan penolakannya terhadap rencana kedatangan
500 TKA China ke Sulawesi Tenggara. “Karena kita sudah sepakat bahwasannya
Covid-19 ini kita selesaikan dulu, baru masuk tenaga asing, karena akan
mempengaruhi kondisi daerah ini,” ujar Kery.

Kery
kemudian mengatakan, “Tapi, kalau memang pemerintah pusat mau bicarakan
bagaimana baiknya, ya tidak ada persoalan, kalau sudah perintah pemerintah
pusat. Tapi, yang sekarang kita harapkan betul-betul, TKA yang masuk Konawe
benar-benar steril dari virus Corona. Mungkin saya akan bicarakan dengan Pak
Gubernur (Sulawesi Tenggara) bagaimana teknisnya.”

Setelah
membicarakan soal rencana kedatangan 500 TKA China itu, Kery menyampaikan
masalah ekonomi yang dihadapi di kala pandemi Covid-19 serta bantuan dari
perusahaan yang berencana mendatangkan 500 TKA China itu, PT Virtue Dragon
Nickel Industry, dan pemerintah pusat. Dalam konteks inilah Kery menyinggung
janji Luhut terkait bantuan. Dalam wawancara itu, Kery juga tidak menyinggung
masalah suap seperti yang ditulis konfrontasi[dot]com.

Berikut
pernyataan lengkap Bupati Kery dalam video di tvOne:

[…] Karena perlu kita ketahui, negara kita juga perlu ekonomi. Sebab, kalau kita
terlalu keras dalam hal ini, bagaimana kita mau punya kehidupan? Sebab, kita
juga masih mengharap pendapatan, pendapatan daerah atau apa. Ya mudah-mudahan
Corona ini cepat selesai. Kita juga harapkan perusahaan ini juga memperhatikan
masyarakat Konawe. Jangan kecamatan saja. Saya sudah menyurat sampai ke China
soal bantuan. Tapi, sampai sekarang, enggak ada bantuan dari perusahaan itu.
Bagaimana? (Padahal) kapalnya sudah pulang ke China. Menko Maritim katakan,
‘Sudah Ker, apa yang kau minta kita siapkan.’ Tapi kenyataannya juga sampai
sekarang belum ada kita terima bantuan. Bagaimana kita ini? […]

Adapun,
terkait kedatangan 500 TKA China sudah mendapat respon dari Kementerian Tenaga
Kerja. Pihak Kementerian menyebut kedatangan 500 tenaga kerja asing TKA China
ke Kendari, Sulawesi Tenggara ditunda

“Saat
ini perusahaan pengguna sudah menunda proses kedatangan TKA dimaksud,”
kata Pelaksana tugas Dirjen Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga
Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Aris Wahyudi, saat
dihubungi pada Kamis, 30 April 2020.

Menurut
informasi, 500 TKA China itu sedianya tiba pada 22 April lalu. Namun Gubernur,
DPRD, hingga masyarakat Sulawesi Tenggara menolak.

Aris
mengatakan rencana kedatangan itu tak bisa dilakukan dalam keadaan pengendalian
transportasi sekarang ini. Ia mengaku mendapat informasi bahwa perusahaan akan
menunda kedatangan TKA hingga waktu yang belum ditentukan.

“Konon,
konsekuensinya operasional perusahaan dapat terganggu dan berisiko perumahan
tenaga kerja lokal,” ujar Aris.

Aris
mengakui Kementerian Tenaga Kerja memang sudah menyetujui Rencana Penggunaan
TKA (RPTKA) China yang diajukan dua perusahaan, yakni PT Virtue Dragon Nickel
Industry dan PT Obsidian Stainless Steel.

Namun,
ia menjelaskan persetujuan RPTKA bukan berarti buruh China akan langsung tiba
di Indonesia. “Setelah RPTKA disahkan, bukan berarti TKA besok pagi atau
minggu depan tiba di tanah air,” kata dia.

Persetujuan
kedatangan TKA itu sebelumnya tertuang dalam surat bernomor
B-3/10204/PK.04/IV/2020 tertanggal 15 April 2020 yang ditandatangani Aris.
Surat itu merupakan tindak lanjut permohonan RPTKA yang diajukan kedua
perusahaan pada 1 April 2020.

Dalam
suratnya, Aris Wahyudi mengatakan RPTKA dua perusahaan tersebut diterima
setelah mempertimbangkan legalitas dan kepentingannya. Aris pun meminta kedua
perusahaan itu untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah
Sulawesi Tenggara untuk mitigasi dan penerapan protokol Covid-19.

Kementerian
juga mengatakan pelaksanaan RPTKA itu harus tetap mengedepankan aspek
keselamatan dan kesehatan kerja bagi karyawan dan warga masyarakat.

Persetujuan
itu juga demi menjaga agar pembangunan dan aktivitas perusahaan tetap berjalan.
“Sehingga kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) tenaga
kerja lokal dapat dihindarkan,” kata Aris Wahyudi dalam surat.

Berdasarkan
penjelasan tersebut, maka klaim artikel konfrontasi[dot]com tidak benar. Oleh
sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Misleading Content atau
Konten yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/

https://cekfakta.tempo.co/fakta/772/fakta-atau-hoaks-benarkah-bupati-konawe-akui-disuap-menko-luhut-soal-500-tka-cina

https://nasional.tempo.co/read/1337469/kemanaker-jelaskan-soal-rencana-kedatangan-500-tka-cina/full&view=ok

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5003843/500-pekerja-china-ditunda-masuk-ri?single

[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut
[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut
[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut
[SALAH] Bupati Konawe Akui Disuap Menko Luhut

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here