[SALAH] Covid-19 Tidak Mematikan – TurnBackHoax.ID

11


Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila Naura Marhaeni (Universitas Diponegoro)

Pernyataan tersebut tidak benar. Hingga saat ini, tercatat untuk kematian yang disebabkan oleh Covid-19 secara global sebanyak 3.895.661 kasus, sedangkan untuk kematian yang disebabkan oleh Covid-19 yang ada di Indonesia sebanyak 56.371.

Iklan Layanan Masyarakat

= = = =

KATEGORI: Misleading content atau konten yang menyesatkan

= = = =

SUMBER:
Facebook
https://archive.fo/PMKb7

= = = =

NARASI:

SUDAH SAATNYA AKHIRI DRAMA SINETRON COVID’19.(CORONA)

rhs..

Sekarang sudah pertengahan th 2021.Sinetron Covid 19 dibuat utk di putar pd Th 2020.jadi th 2021 hanya Sandiwara Palsu yg Aslinya Th 2019 di putar pd Tn 2020.
Jadi di Th 2021 Drama Covid’19 sudah Berakhir.
Tinggal Penayaan Episode yg Baru.
SEBETULNYA SAYA SUDAH SERING KENA VIRUS CORONA SEJAK DULU BAHKAN KITA INI SEMUA PERNAH TERINFEKSI VIRUS CORONA TANPA KITA SADARI SEBELUMNYA.
SEBELUM VIRUS FLU INI SEKARANG DINAMAI
C O R O N A..!
KOK BISA ?
IYA KARENA FLU, DEMAM, RADANG TENGGOROKAN DAN SAMPAI PENCIUMAN HILANG ITU ADALAH GAJALA2 YANG BIASA DIALAMI OLEH SEMUA MANUSIA JIKA TERHINGGAP SAKIT FLU / INFLUENZA.
ATAU ITU JUGA MERUPAKAN GEJALA ASAM LAMBUNG.
TAPI SEPERTINYA KITA SUDAH LUPA BAHWA KONDISI SEPERTI ITU DULU PERNAH TERJADI PADA SAUDARA2 KITA SENDIRI..
DISAAT ADA SATU KELUARGA DI ISOLASI DAN DIJAUHI OLEH MASYARAKAT KATANYA TERPAPAR COVID SAYA MALAH SY MENDATANGI RUMAH SATU KELUARGA TERSEBUT DAN MEMBUKTIKAN TIDAK AKAN TERJADI APA2 PADA DIRI SAYA..BAHKAN SY SERING ANTAR PASIEN2 YG KATANYA POSITIF KENA VIRUSNYA,,,
SAYA BERIKAN EDUKASI PEMAHAMAN YG BENAR TENTANG HAKEKAT VIRUS CORONA DAN SAYA BERI SEMANGAT HIDUP DAN SEHAT BAHWA INI HANYA PROPAGANDA MENGAKIBATKAN KELUARGA INI STREES DI KUCILKAN OLEH WARGANYA.,
SAYA PERCAYA DENGAN VIRUS CORONA ITU ADA, TAPI SAYA TIDAK AKAN PERCAYA DAN TERMAKAN VIRUS CORONA ITU SEBAGAI COVID ATAU PANDEMI YANG MEMATIKAN..!!

[…]

(narasi dilanjutkan setelah referensi)

= = = =

PENJELASAN:

Beredar sebuah narasi yang diunggah pada grup Facebook Komunitas Gojek Bandung oleh akun Brad Pit yang mengatakan bahwa virus Corona bukanlah virus yang mematikan. Narasi dalam unggahan tersebut juga mengatakan bahwa Covid-19 hanyalah flu biasa yang kemudian di-framing oleh WHO menjadi sebuah pandemi.

Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Faktanya, hingga saat ini sudah terjadi banyak kematian yang disebabkan oleh Covid-19. Melansir dari situs resmi WHO, angka kematian global yang disebabkan oleh Covid-19 per 25 Juni 2021 adalah sebanyak 3.895.661. Sedangkan untuk kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19 di Indonesia, melansir dari situs resmi Satgas Penanganan Covid-19 Indonesia, adalah sebanyak 56.371.

Dengan demikian, unggahan pada grup Facebook Komunitas Gojek Bandung oleh akun Brad Pit tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

= = = =

REFERENSI:

  1. https://covid19.who.int/
  2. https://covid19.go.id/

= = = =

(lanjutan narasi)

KARENA VIRUS CORONA ITU ADALAH VIRUS JINAK VIRUS FLU INFLUENZA BIASA YANG TIDAK BERBAHAYA !
TAPI BERHASIL DI FRAMING DI PANDEMIKAN OLEH WHO…?
INI YANG MENGATAKAN ADALAH DR. SITI FADILAH MANTAN MENTERI KESEHATAN YANG MEMBUKA KEDOK PROPAGANDA COVID DAN WHO TAPI AKHIRNYA DI PENJARA OLEH REZIM PETRUK.
DAN INI DIBENARKAN OLEH
KOMUNITAS IDI (IKATAN DOKTER INDONESIA) YANG INDEPENDEN (NON PRO WHO).
MEREKA MENJELASKAN GEJALA FLU ATAU YANG SEKARANG DISEBUT VIRUS CORONA.. GEJALANYA BISA DEMAM, PANAS TINGGI, BATUK, PILEK, SESAK NAFAS DAN HILANG PENCIUMAN..
GEJALA-GEJALA SEPERTI INI SEBETULNYA PERNAH DIALAMI OLEH SEMUA ORANG DAN SAUDARA KITA CUMAN KITA DISETTING OTAK KITA BAHWA ITU SEOLAH-OLAH PENYAKIT BARU GEJALA BARU.
INI SUDAH MENJADI SEMACAM SUGESTI BURUK KARENA MINDSET KITA YANG SUDAH BERHASIL DI ‘BRAINWASH’ OLEH INFO-INFO COVID YANG MENYESATKAN..
INI MERUPAKAN KEBERHASILAH WHO (CAPITALIS KOMUNIS GLOBALISM) YAITU YAHUDI DAN CHINA.
PIKIRAN SEHAT KITA SUDAH DIMATIKAN OLEH SUGESTI PENDEMI “COVID” MEMATIKAN.. KARENA OTAK KANAN KITA SUDAH BERHASIL DICUCI KOTOR MENJADI SEBUAH SUGESTI YANG SESAT DAN MENYESATKAN TENTANG HAKEKAT VIRUS CORONA.
ISTILAH OTG (ORANG TANPA GEJALA) INI JUGA MENURUT IDI DAN IKATAN MEDIS SELURUH EROPA MENYALAHI ANALISIS MEDIS.
MENUTUT PRINSIP KEDOKTERAN INTERNASIONAL DALAM ANALISA MEDIS BAHWA.. OTG (ORANG TANPA GEJALA) ADALAH TIDAK BISA DISEBUT SEBAGAI PENDERITA. PENDERITA ITU ADALAH ORANH YANG MEMILIKI GEJALA.
ISTILAH OTG SENDIRI ISTILAH BARU YANG TIDAK UMUM DIDALAM ISTILAH KEDOKTERAN, OTG ADALAH ISTILAH YANG DIADA-ADAKAN.
DIJELASKAN KAIDAH ILMIAH MEDIS DARI MANA, ORANG BISA DI CAP SAKIT TAPI TANPA ADA GEJALA?
LALU IDENTIFIKASI ILMIAHNYA MANA?
LALU APAKAH ORANG DIPAKSA SAKIT WALAUPUN TIDAK ADA GEJALA?
DARI DULU KAIDAH KEDOKTERAN MEMILIKI PRINSIP KAIDAH KEDOKTERAN BAHWA ORANG TIDAK BISA DISEBUT SAKIT BILA TIDAK MEMILIKI GEJALA.
TAPI
KLOSUL INI SAAT INI SUDAH BERHASIL DIHAPUS OLEH WHO.
YANG NAMANYA ORANG SAKIT KAIDAH MEDISNYA ADALAH HARUS DISERTAI DENGAN GEJALA ! MASIH PERCAYA DENGAN OTG?
KALAU PERCAYA JADILAH ORANG BODOH YANG TERUS DIBODOHI SELAMANYA.
MARI KITA SEPAKAT BAHWA PANDEMI ITU TIDAK ADA DAN VIRUS CORONA ADALAH VIRUS JINAK YANG TIDAK MEMATIKAN..
LALU ADA PERTANYAAN KE (IDI)..
TAPI KENAPA BANYAK KORBAN KASUS KEMATIAN KARENA CORONA ?
MAKA (IDI) MENJAWAB..
BUKANKAH YANG DI KLAIM SEBAGAI CORONA YAITU PARA KORBAN YANG MATI ITU SETELAH DIA DIBAWA KE RUMAH SAKIT ?
SETELAH SI KORBAN DI MASUKKAN KE RS ?
MAKA ANTARA HIDUP DAN MATI PASIEN INI..
LALU ADAKAH KORBAN YANG MENINGGAL WALAUPUN DI “POSITIF” KAN CORONA DAN MATINYA DI RUMAH-RUMAH MEREKA, ADA TIDAK ?
SEHARUSNYA YANG DISEBUT “PANDEMI ATAU COVID” ITU ADALAH SEBUAH WABAH PENYAKIT MENULAR YANG CEPAT MEMATIKAN !
MATINYA BISA DIMANA-MANA, SEPERTI JAMAN NABI ORANG-ORANG YANG TERSERANG WABAH PADA TERGELETAK DIMANA-MANA..
LOGIKANYA KALAU VIRUS CORONA ITU WABAH YANG CEPAT MEMBAWA KEMATIAN SEHARUSNYA ORANG-ORANG YANG SUDAH TERPAPAR POSITIF DI RUMAH2 MEREKA ITU PADA KEJANG-KEJANG SESAK NAFAS DAN AKHIRNYA MATI RUMAH ITU JUGA..
DAN BERGELIMPANGAN DIMANA-MANA..
ITU KALAU BENAR BILA NAMANYA PANDEMI ATAU THO’UN..
TAPI BUKTI DAN FAKTA TIDAK ADA KASUS KEMATIAN DI RUMAH2 MEREKA ATAU MATINYA DI PASAR2 DAN DI JALAN2 SEPERTI KASUS DI WUHAN CHINA (YANG TERNYATA HOAX.. SEMUA SETINGAN BELAKA)
KATANYA KITA SEORANG SARJANA TAPI KENAPA RASIO KITA TIDAK BERPIKIRAN DENGAN LOGIS, ILMIAH DAN RASIONAL..
KATANYA KITA INI SEORANG YANG BERAGAMA ATAU SEBAGAI USTADZ, TOKOH ULAMA TAPI KENAPA HATI DAN PIKIRANNYA TIDAK GUNAKAN IMAN.. HANYA LATAH TERMAKAN MENTAH-MENTAH OLEH OPINI YANG TIDAK BENAR.
SEHINGGA JARAK DAN CELAH DIANTARA SHAF SHOLAT DIBIARKAN SAMPAI HARI INI ? TIDAK MEMILIKI PRINSIP YANG TEGAS MEMBUAT UMAT IKUT BINGUNG.
DIMANA KUALITAS IMAN KITA KEPADA ALLAAH?
APAKAH RASULULLOH DULU MENCOTOHKAN BUAT CELAH DAN JARAK SHAF SHOLAT SAAT TERJADINYA PANDEMI DI TENGAH SAHABAT?
TIDAK KAN !
JIKA MASIH ADA WAS-WAS DIHATI, ARTINYA KITA SUDAH TERMAKAN PROGRAMNYA FITNAHNYA ORANG2 KAFIR YAHUDI DAN CINA.

DAN MASIH ADA RASA SU’UDZON TERHADAP SESAMA JEMA’AH SHOLAT, SEHINGGA SHAF DIBUAT CELAH DAN JARAK, INI BENTUK KEBERHASILAN MELALUI OPINI BERITA.
SEKALI LAGI MELALUI OPINI BERITA UNTUK MENCIPTAKAN SUGESTI.
MARI KITA BELAJAR BERPIKIR PAKAI OTAK KANAN DENGAN RASIO DAN AKAL SEHAT DAN DENGAN IMAN BUKAN DENGAN DENG***L. DARI
KALANGAN INTELEKTUAL TERPRLAJAR DAN ULAMA KOK MASIH BANYAK SAJA YANG TERMAKAN DENGAN PROPAGANDA INI !
SEBAB ISU PANDEMI INI BENAR-BENAR TELAH MEMATIKAN AKAL SEHAT KITA DAN MERUSAK IMAN.
KASIHAN SEMUA MASYARAKAT KITA JADI BODOH GENERASI MUDA KITA JADI RUSAK KARENA TIDAK PERNAH DUDUK DI BANGKU KAMPUS DAN DI SEKOLAH LAGI DAN MASYARAKAT JATUH PEREKONOMIANNYA GARA-GARA TERMAKAN ISU HOAX PANDEMI INI.
KATANYA KITA ANTI REZIM KOMUNIS..
TAPI KENAPA KITA MASIH SAJA PERCAYA DAN LATAH DENGAN CARA-CARA YANG DIBUAT MEREKA UNTUK MERUGIKAN KITA?
MASIH SAJA KITA PERCAYA DENGAN PENGELABUAN DAN TIPUAN MEREKA.
INI TERMASUK KEBERHASILAN DARI PROXY WAR NYA !
HARI INI DI EROPA SUDAH BANYAK YANG LEPAS MASKER ARTINYA RAKYAT SUDAH TIDAK PERCAYA LAGI DAN JENUH DENGAN PROPAGANDA INI..
HARI INI RAKYAT CHINA YANG MASUK KE BANDARA TIDAK ADA SATUPUN YANG PAKAI MASKER..
TERNYATA DI NEGARANYA ASALNYA CINA RAKYAT CINA SUDAH TIDAK ADA YANG PAKAI MASKER
DAN PEMERINTAH CHINA ADAKAN KONSER BESAR DI WUHAN DAN OLIMPIADE CHINA SHANGHAI BERKERUMUN DISANA TIDAK ADA SATUPUN YANG PAKAI MASKER..
PADAHAL ITU DI CHINA !
ARTINYA MASYARAKAT CHINA SUDAH PAHAM BAHWA COVID ITU ADALAH PROPAGANDA SANDIWARA YANG DIBUAT OLEH PEMERINTAH MEREKA SENDIRI..
TAPI BEDA BERTOLAK BELAKANG DENGAN DI NEGERI +62 (INDONESIA).
YANG TIDAK PAKAI MASKER DI DENDA..
YANG TIDAK MAU DI VAKSIN DI HUKUM BERAT DAN GANTI RUGI DENGAN UANG.
YANG BERKERUMUN DI DENDA.
INI SEBENARNYA PEMBODOHAN MASYARAKAT. RAKYAT SENGAJA TERUS DITEROR DENGAN DITAKUT-TAKUTI AWAS COVID PADAHAL ZONK..
KASIHAN MALAH RAKYAT TERTEROR DENGAN DIKENAI SANKSI HUKUMANNYA BUKAN TERTEROR OLEH PANDEMINYA.
INILAH FENOMENA NEGERI KITA +62 DENGAN KEKONYOLANNYA PARA PENGUASANYA SENDIRI.
MASIH PERCAYA DENGAN PANDEMI?
SAYA SENDIRI SERING KENA VIRUS CORONA.
BAHKAN HAMPIR SETIAP TAHUN SEKALI.
KITA KALAU LAGI FLU
ITU NAMANYA TERKENA VIRUS CORONA..
JANGAN DIBANTAH KARENA INI YANG MENYATAKAN ADALAH IKATAN MEDIS SELURUH DUNIA YANG ADA DI EROPA JERMAN.
GEJALA FLU YAITU SESAK NAFAS DAN RADANG TENGGOROKAN DAN PENCIUMAN HILANG
ITU ADALAH HAL YANG WAJAR..
JANGAN DILEBIH-LEBIHKAN SEAKAN INI PENYAKIT BARU.
JANGAN TAKUT DENGAN VIRUS CORONA. KARENA VIRUS CORONA ITU ADALAH VIRUS ALAMI, VIRUS JINAK VIRUS BIASA YANG SUDAH ADA SEJAK JAMAN DOELOE KALA..
TIDAK PERLU DIHEBOHKAN SEPERTI BERITA2 DI MEDIA TV..
TAPI PERANGILAH
“ISU PANDEMI” INI.
KARENA ISU PANDEMI TELAH BANYAK ORANG DIGIRING KE RS UNTUK DI EKSEKUSI DISANA.
AMBIL PELAJARAN DARI *KASUS KUDUS, DEMAK DAN MADURA* ADALAH SALAH SATU BENTUK PROPAGANDA DENGAN CARA PROXY WAR YANG BERHASIL DICIPTAKAN.
MEREKA ADALAH PENDUDUK YANG ASLINYA MEMANG SEHAT ALAMI TIDAK ADA KASUS KEMATIAN KARENA COVID ATAU TIDAK ADA ORANG YANG SAKIT2AN KARENA TERPAPAR CORONA.
ADA PERTANYAAN KE (IDI)..
TAPI MENGAPA DI KUDUS JADI ZONA MERAH KARENA TERNYATA BANYAK YANG POSITIF CORONA?
DAN BANYAK KORBAN YANG MATI ?
LALU (IDI) MENJAWAB..
TERPAPAR KARENA DISANA DIADAKAN PENYEKATAN PAKSA KEPADA SELURUH WARGA TIGA KOTA ITU DIJARING UNTUK HARUS IKUT TEST RAPID ANTIGEN, HASILNYA ?
BANYAK YANG DI POSITIFKAN SEBAGI OTG, KARENA HANYA GARA-GARA DENGAN GUNAKAN ALAT TEST BUATAN CINA TERSEBUT.
BENAR ADA YANG MATI, TAPI APAKAH MATINYA BERGELIMPANGAN DIRUMAH-RUMAH MEREKA ?
TIDAK ADA KAN?
KATANYA PANDEMI YANG CEPAT MEMATIKAN?
LALU MATINYA DIMANA ?
MATINYA ADALAH SETELAH PASIEN ITU DI GIRING DENGAN PAKSA KE RS,
BETUL TIDAK ?
ARTINYA TETAP SAJA KORBAN ITU TIDAK AKAN SAMPAI MENINGGAL DUNIA BILA KELUARGANYA TIDAK NGOTOT MEMBAWANYA KE RS.
PAHAM YA DISINI..!
ARTINYA RS LAH YANG SAAT INI SEBAGAI SUMBER DARI SEKIAN RATUS KASUS KEMATIAN !
KITA DIBAWA KE RS ANTARA HIDUP ATAU MATI.

MAKANYA UNTUK MASA-MASA “ISU PANDEMI” INI JANGAN BERMUDAH-MUDAH KELUARGA KITA BAWA KE RS JIKA KITA MEMILIKI GAJALA SAKIT FLU !.,TAHUKAH ANDA BRP YG DIBAYAR WHO KE RMH SAKIT UTK PASIEN YG DILABELI POSITIF!?..
DAN KASUS TIGA KOTA ITU DINYATAKAN ZONA MERAH BAHKAN SAMPAI HITAM KARENA PEMERINTAH CARANYA TIDAK FER..
CARANYA DENGAN MASYARAKAT ITU DI DADAK DIGIRING DIADAKAN TEST RAPID ANTIGEN MASAL AGAR NANTI MUDAH DIKLAIM POSITIF CORONA DENGAN DIADAKAN TEST RAPID MASAL DI KOTA TERSEBUT.
YAITU PEMERINTAH MENGADAKAN PENYEKATAN OLEH PASUKAN GUGUS COVID DENGAN CARA TIBA-TIBA.,
DI DATANGI KE RUMAH-RUMAH PENDUDUK, KE PESANTREN2 DAN KE ACARA-ACARA PERNIKAHAN DIADAKAN TEST RAPID ANTIGEN..
APA HASILNYA?
TENTU WAJAR SAJA BANYAK YANG POSITIF KARENA TEST ITU ADALAH ALAT UJI UNTUK MENDETEKSI CAIRAN LENDIR YANG BERADA DI TENGGOROKAN MAKA SETIAP ORANG SECARA ALAMI MEMILIKI CAIRAN TERSEBUT DAN ITU ADALAH SEBAGAI TOXIN YANG PASTI ADA PADA SETIAP ORANG DAN ALAMI.
DENGAN CARA SEPERTI INILAH AKHIRNYA SEMUA ORANG BISA SAJA TERJARING DAN DI POSITIFKAN DIKLAIM TERPAPAR COVID..
INI CARA-CARA YANG TIDAK ILMIAH SECARA MEDIS.
KARENA SETIAP MANUSIA ITU PASTI MEMILIKI BIBIT VIRUS CORONA..
MASALAHNYA CORONA ITU SUDAH BERHASIL DI SUGESTIKAN SEBAGAI PANDEMI YANG MEMATIKAN.
INILAH PEMBODOHAN DAN KEBODOHAN YANG NYATA !
RAPATKAN KEMBALI SHAF SHAF SHOLAT
IKUTILAH KAIDAH RASULULLAH SHOLAT BERJAMA’AH YANG BENAR SESUAI RUKUN.
JANGAM MEMBUAT CELAH2 DIANTARA SHAF SHOLAT..
ADANYA CELAH DIANTARA SHAF ITU ARTINYA MENUNJUKKAN SUDAH JAUH-JAUHNYA HATI DIANTARA KAUM MUSLIMIN..
DAN BERHASILKAH REZIM MEMBUAT SEPERTI ITU ?
TENTU SUKSES DAN BERHASIL !!
SETAN TELAH BERHASIL MENYUSUP DICELAH-CELAH ANTARA KAUM MUSLIMIN.
BERHASILNYA SETAN YAITU DENGAN KITA TUNDUK DAN PERCAYA DENGAN INTRUKSI DAN PERINTAH SETAN AGAR MEMBUAT CELAH / JARAK DALAM SHAF SHOLAT.
SESUNGGUHNYA SETAN ITU HANYA MEMBERI RASA WAS-WAS KEPADA KAMU..
SETANNYA SIAPA YA???
SETANNYA YAITU
SETAN WHO (YAHUDI + CHINA) DAN ANTEK-ANTEKNYA PARA PENERIMA KUCURAN DANA DARI WHO..
MIRISNYA HAMPIR DI SEMUA PROVENSI HAL INI DIJADIKAN LADANG BISNIS OLH PEMDA2 SETEMPAT!…?.
Pengalaman Seseorang… di Masa Isu PANDEMI)

Penulis: Nadine Salsabila Naura Marhaeni
Editor: Bentang Febrylian

Source link

Previous article[SALAH] MPR Setuju Bapak Jokowi Tiga Periode
Next articleMASJID SHUT DOWN, AKAL SEHAT JANGAN DI-LOCK DOWN
Artikel diambil dari website resmi Turn Back Hoax (https://turnbackhoax.id), situs yang dikelola oleh MAFINDO, Masyarakat Anti Hoax Indonesia (https://www.mafindo.or.id). Sumber kontennya adalah hasil diskusi grup Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH) di Facebook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here