[SALAH] “Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban”

10

[SALAH] “Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban”

Akun
Facebook @FeniiResellerRgySkincare mengunggah informasi yang menyebutkan bahwa
korban akibat virus corona atau Covid-19 di Aceh hanya berjumlah satu orang. Jika
melansir dari situs resmi Dinas Kesehatan Aceh serta situs yang dikhususkan
untuk menangani Covid-19, informasi yang disebarkan oleh akun @FeniiResellerRgySkincare
adalah tidak sesuai dengan fakta.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:
MISLEADING CONTENT

===

SUMBER:
MEDIA SOSIAL FACEBOOK

===

NARASI:

Gak Perlu Belajar dari Negara
Lain kalo mau memutuskan mata rantai covid-19.
Kita punya ACEH.
Belajar lah dari ACEH.
Lihat bagaimana cara mereka utk mengatasi wabah covid-19.
Tetap Melakukan Sholat Berjama’ah di mesjid!!!
kalaulah memang sholat berjama’ah di mesjid bisa menyebabkan timbulnya banyak
korban covid-19,,,tentulah rakyat ACEH paling bnyk yg jd korban covid-19.krn
mereka terus berjama’ah.
Tapi Fakta membuktikan JANJI ALLAH.
“Penyakit akan dijauhkan dari orang orang yg memakmurkan Mesjid.”
Bukan hanya memutuskan mata rantai,tapi covid-19 tak Mampu hidup berlama2 di
ACEH.

Vietnam pun kalah.vietnam ada 7 korban.
Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban.
Gak bisa melawan ketetapan Allah dgn Akal akalan manusia.
Datangi Rumah Allah.
Tamu pasti dijaga oleh Tuannya.
Allahu Akbar.#mesjid mesti
di ramaikan .

===

PENJELASAN:
Sebuah unggahan dengan narasi “Data menunjukkan ACEH hanya 1 korban” beredar di
media sosial Facebook. Informasi tersebut disebarkan oleh akun
@FeniiResellerRgySkincare pada 29 April 2020 pukul 23.41 WIB. Hingga saat ini,
unggahan milik akun Facebook @FeniiResellerRgySkincare telah mendapat 21
komentar dan dibagikan sebanyak 122 kali.

Pasca
melakukan penelusuran lebih lanjut, unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare diketahui
tidak sesuai dengan fakta. Hal tersebut didapat setelah melakukan pencarian
berdasarkan pemberitaan pada tanggal yang sama sesuai dengan unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare
yakni 29 April 2020.

Melansir
dari medcom.id, mengacu kepada pemberitaan milik medcom.id pada tanggal 29
April 2020 berjudul “22 Orang Terindikasi Covid-19 Via Rapid Test di Aceh”
diketahui bahwa pada tanggal tersebut jumlah kasus terkonfirmasi positif
Covid-19 di Aceh mencapai 9 orang. Pasien tersebut terdiri dari empat orang
dalam penanganan medis, empat orang telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

Sementara
melansir dari situs resmi penanganan Covid-19 milik Pemerintah Provinsi Aceh covid19.acehprov.go.id,
terhitung pada 1 Mei 2020, pukul 23.31 data menunjukkan jumlah kasus
terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 11 orang. Faktanya jumlah tersebut
sangat jauh berbeda dengan narasi yang diunggah oleh akun
@FeniiResellerRgySkincare. Unggahan milik @FeniiResellerRgySkincare masuk ke
dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

===

REFERENSI:

https://covid19.acehprov.go.id/

https://regional.kompas.com/read/2020/05/01/16500011/update-covid-19-di-aceh-sumut-sumbar-riau-kepri-jambi-dan-bengkulu-1-mei

https://www.medcom.id/nasional/daerah/5b2XG7nK-22-orang-terindikasi-covid-19-via-rapid-test-di-aceh

https://cekfakta.tempo.co/fakta/761/fakta-atau-hoaks-benarkah-korban-covid-19-di-aceh-hanya-satu-orang-karena-tetap-salat-berjamaah

http://archive.fo/d8KRa


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here