[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi

16

[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi

Hasil
Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas
Indonesia).

Informasi
tersebut tidak benar, drone berbentuk nyamuk hanyalah dalam bentuk desain mock
up bukan foto dari benda yang berfungsi setelah diproduksi dan teknologi yang
diklaim dapat dilakukan oleh drone tersebut masih tidak memungkinkan untuk
sekarang ini.

Iklan Layanan Masyarakat

= = = = =

KATEGORI:
Konten yang menyesatkan/Misleading Content

= = = = =

SUMBER: Facebook

[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi

http://archive.vn/VMVUU

= = = = =

NARASI:

“It’s an
insect spy drone for urban areas, already in production, funded by the US
Government. It can be remotely controlled and is equipped with a camera and a
microphone. It can land on you, and it may have the potential to take a DNA
sample or leave RFID tracking nanotechnology on your skin. It can fly through
an open window, or it can attach to your clothing until you take it in your
home”

Jika
diterjemahkan akan berbunyi seperti ini :

“ini adalah
sebuah drone serangga mata-mata untuk daerah urban, sudah dalam produksi,
dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat. Ini dapat dikendalikan secara remote
dan dilengkapi dengan sebuah kamera dan sebuah mikrofon. Dapat mendarat padamu
dan berpotensial untuk mengambil sampel DNA atau meletakan pelacak teknologi nano
RFID pada kulitmu. Dapat juga terbang melewati jendela yang terbuka atau
menempel pada pakaianmu sampai kamu tiba dirumahmu”

= = = = =

PENJELASAN:

Beredar
postingan dari akun Facebook Shubham Dhiman dengan narasi tentang adanya drone
mata-mata berbentuk serangga yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat dan
sekarang ini sudah dalam masa produksi, diklaim drone ini memiliki kemampuan
untuk mengambil foto, sampel DNA, dan juga memasang pelacak teknologi nano
RFID. Postingan ini telah mendapat 9 likes dan dikomentari sebanyak 1 kali.

Penelusuran
tentang narasi tersebut menuju ke sebuah artikel dari snopes.com yang dirilis
pada tanggal 14 Agustus 2012. Gambar tersebut sudah tersebar sejak tahun 2008,
dijelaskan juga bahwa memang ada penelitian untuk pengembangan Micro Air
Vehicles (MAV) salah satunya pada tahun 2007 MAV yang dibuat dengan desain
mengikuti burung dan serangga sebesar 3 cm dan dengan berat sebesar 60 mg,
tahun 2008 adanya MAV dalam bentuk kumbang bumblebee dan pada tahun 2012 adanya
penelitian oleh John Hopkins University yang mempelajari cara terbang kupu-kupu
untuk membantu robot kecil mengikuti gerakan tersebut. Artikel tersebut juga
dijelaskan bahwa untuk MAV dengan bentuk spesifik seperti nyamuk hanyalah
desain mock up untuk MAV, bukanlah foto yang diambil dari benda yang berfungsi
sepenuhnya yang sudah diproduksi. Perihal dengan teknologi yang akan dilengkapi
pada MAV seperti dapat mengambil sampel DNA atau menaruh alat pelacak
mikro-RFID dibawah kulit seseorang dapat memungkinkan pada waktu mendatang
tetapi untuk sekarang ini masih menjadi spekulasi fiksi.

Menurut
artikel periksa fakta africacheck.org, pada tahun 2019 NBC mengusut
perkembangan drone yang baru masih dalam tahap prototype sehingga masih
beberapa tahun ke depan agar drone tersebut bisa digunakan, disebutkan bahwa
teknologi yang diimplementasikan adalah dapat membawa kamera, radio, sistem
GPS, dan sensor yang bervariasi. Tim Africa Check mengkontaki John Hopkins
University dan berbicara kepada Dr Rajat Mittal sebagai professor teknik mesin
di John Hopkins Whiting School of Engineering, ia menjelaskan bahwa ia tidak
mengetahui adanya teknologi tersebut yang dapat digunakan sebagai drone
mata-mata pada kawasan perkotaan. Ia juga menambahkan teknologi tersebut tidak
memungkinkan untuk dapat mengambil sampel darah ataupun meninggalkan alat
pelacak RFID (radio-frequency identification) pada kulit.

Melihat
dari penjelasan tersebut, klaim drone mata-mata berbentuk nyamuk dan sudah
dalam masa produksi dengan teknologi dapat mengambil sampel DNA dan menaruh
alat pelacak pada kulit manusia adalah tidak benar dan termasuk dalam Konten
yang Menyesatkan/Misleading Content.

= = = = =

REFERENSI:

https://spectrum.ieee.org/automaton/robotics/robotics-software/the_coolest_flying_robot_proje

[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi
[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi
[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi
[SALAH] Drone Mata-Mata Berbentuk Serangga yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Sudah Dalam Masa Produksi

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here