[SALAH] Foto Muslim New Delhi Yang Dibantai Akibat UU Kewarganegaraan India

23

[SALAH] Foto Muslim New Delhi Yang Dibantai Akibat UU Kewarganegaraan India

Sebuah
akun Facebook @ItaMuraya membagikan dua buah foto dengan narasi bahwa foto
tersebut merupakan kejadian pembantaian umat Muslim di India yang dilakukan
oleh ekstremis Hindu akibat dari pengesahan Undang-Undang Kewarganegaraan
India. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, narasi yang dibagikan
oleh akun Facebook @ItaMuraya terkait dengan pembantaian umat Muslim adalah
tidak benar.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

Iklan Layanan Masyarakat

KATEGORI:MISSLEADING
CONTENT

===

SUMBER:
MEDIA SOSIAL FACEBOOK

===

NARASI:

Innaalilaahi wa’inaailaihi rooji’uun …😢

Akibat
Pengesahan Undang² anti Muslim di India,
saudara² muslim kita di Mesjid di Delhi dibantai oleh ekstrimis Hindu, disiram
air keras, diperkosa, Al Qur’an serta Mesjidnya dibakar, HAM dimana…?? Ketika
Muslim terbunuh semua diam, Muslim yang paling banyak diteror tapi label
terörist diberikan kepada Muslim..!!

Allahul Musta’an 😭

===

PENJELASAN:
Akun Facebook @ItaMuraya membagikan dua buah foto yang menunjukkan sejumlah
pria tengah terbaring dan diblut dengan kain kafan. Foto tersebut diunggah oleh
akun @ItaMuraya sejak Kamis, 27 Februari 2020 dan telah dibagikan sebanyak 802
pengguna Facebook lainnya.

Unggahan
@ItaMuraya sendiri beredar di tengah meletusnya bentrokan antara kelompok pro
dan kontra terkait dengan pemberlakuan amandemen Citizenship Amendment Act (CAA)
atau Undang-Undang Kewarganegaraan India oleh pemerintah Perdana Menteri
Narendra Modi pada 12 Desember 2019 lalu.

Berdasarkan
dari hasil penelusuran yang dilakukan, melalui Google Reverse Image, dua foto
serupa berhasil ditemukan namun dengan narasi yang berbeda. Salah satu akun
yang mnegunggah foto serupa adalah akun milik seorang politikus Peace Party
India @MohammadIrfan. Akun @MohammadIrfan membagikan foto tersebut pada 24
Februari 2020. Dengan narasi berbahasa Hindi yang apabila diterjemahkan kedalam
bahas Indonesia yang berarti “Gerakan unik dengan masuk ke dalam kain kafan di
Aurangabad”.

Narasi
yang diberikan oleh akun @MohammadIrfan sendiri dilengkapi dengan tagar #Reject_CAA_NRC_NPR,
adalah tagar popular yang digunakan oleh kelompok yang menentang UU Kewarganegaraan
India. Narasi serupa juga dibagikan oleh akun Twitter, salah satunya adalah
akun @tabishkhanss. Dalam unggahannya akun @tabishkhanss juga memberikan narasi
yang sama yakni “Gerakan unuk dengan mengenakan kafan di Aurangabad” beserta
tagar #Reject_CAA_NRC_NPR.

Aurangabad
sendiri merupakan sebuah kota di India yang terletak di sisi barat tepatnya di
negara bagian Maharashtra. Sejak Desember 2019, warga Aurangabad sendiri kerap
melakukan protes terhadap UU Kewarganegaraan India. Melansir dari Indiatimes.com,
Gerakan tersebut dipelopori oleh India Majlis E Ittehadul Muslimeen (MIM) yang
menolak UU Kewarganegaraan India karena dianggap mendiskirminasi kaum muslim.

Berdasarkan
dari hasil pemeriksaan fakta yang dilakukan, unggahan akun Facebook @ItaMuraya mengarah
kepada narasi yang menyesatkan atau mengacu kepada Missleading Content. Pasalnya
kedua foto tersebut bukanlah foto kaum muslim di New Delhi yang menjadi korban
pembantaian oleh ekstremis Hindu, melainkan foto gerakan protes dengan
mengenakan kain kafan oleh para penentang UU Kewarganegaraan India di Aurangabad
pada 24 Februari 2020.

===

REFERENSI:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/645/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-foto-muslim-new-delhi-yang-dibantai-akibat-uu-kewarganegaraan-india

https://timesofindia.indiatimes.com/city/aurangabad/agitation-rally-against-caa-nrc-on-friday/articleshow/72700768.cms

औरंगाबाद मे कफन ओढ़ कर अनोखा आंदोलन या बज़्म जहाँ महेकाएंगे या खूँ मे नहा कर दम लेंगे✌#Reject_CAA_NRC_NPR

Posted by Peace Party Lucknow Mohammad irfan on Sunday, February 23, 2020




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here