[SALAH] Foto Najwa Shihab memegang kertas beirisi tulisan “Negeri ini dalam Bahaya Jangan diam, ayo #MulaiBicara Gunakan Medsos Mu Untuk Berisik”

11


Foto EDITAN. Di foto asli, kertas yang dipegang Najwa Shihab tersebut hanya berisi tulisan “Jangan diam, ayo #MulaiBicara”.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

===========================================
Kategori : Konten yang Dimanipulasi
===========================================

Iklan Layanan Masyarakat

Akun Facebook Stevy Stevy (fb.com/100068349686138) pada 1 Juni 2021 mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Najwa Shihab memegang kertas beirisi tulisan “Negeri ini dalam Bahaya Jangan diam, ayo #MulaiBicara Gunakan Medsos Mu Untuk Berisik”

Sumber : https://archive.fo/tYf8G (Arsip)
===========================================

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Medcom, adanya foto Najwa Shihab yang memegang kertas beirisi tulisan “Negeri ini dalam Bahaya Jangan diam, ayo #MulaiBicara Gunakan Medsos Mu Untuk Berisik” merupakan konten yang dimanipulasi.

Dilansir dari Medcom, foto yang identik salah satunya diunggah di akun Twitter Yayasan Pulih pada 4 Oktober 2017 dengan narasi: “Jgn diam! Jgn menyalahkan korban! Simak lebih lanjut apa kata @najwashihab ttg isu kekerasan seksual di Indonesia di http://bit.ly/GerakBersamaNajwaShihab

Kampanye Jangan diam ayo #MulaiBicara, adalah kampanye perlawanan terhadap maraknya kekerasan perempuan.

REFERENSI
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/gNQ8oRvK-cek-fakta-najwa-shihab-ajak-masyarakat-berisik-di-medsos-ini-faktanya
https://twitter.com/YayasanPulih/status/915405702708969472 (Arsip: https://archive.ph/C7rR5)



Source link

Previous article[SALAH] Menerima Donor Darah dari Orang yang Sudah di Vaksinasi Covid-19 Berbahaya
Next articleKader Pemuda Ansor Cileunyi Masuk 10 Besar Lomba Da’i Virtual Tingkat Nasional
Artikel diambil dari website resmi Turn Back Hoax (https://turnbackhoax.id), situs yang dikelola oleh MAFINDO, Masyarakat Anti Hoax Indonesia (https://www.mafindo.or.id). Sumber kontennya adalah hasil diskusi grup Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH) di Facebook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here