[SALAH] Imbauan Walikota Solo, Kita Beli Tiket Kebun Binatang Jurug Karena Pengelola Sudah Tidak Sanggup Memberi Makan Binatang

11

[SALAH] Imbauan Walikota Solo, Kita Beli Tiket Kebun Binatang Jurug Karena Pengelola Sudah Tidak Sanggup Memberi Makan Binatang

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila).

Faktanya imbauan untuk membeli tiket kebun binatang Jurug bukan karena pengelola tidak sanggup memberi makanan kepada satwanya, melainkan hasil program kerja sama dengan Metta FM. Perihal makanan satwa, Pemkot Solo sudah memberikan dana bantuan operasional.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Kategori:
False Context

=====

Sumber: Whatsapp

[SALAH] Imbauan Walikota Solo, Kita Beli Tiket Kebun Binatang Jurug Karena Pengelola Sudah Tidak Sanggup Memberi Makan Binatang

=====

Narasi:

“Walikota
Solo menghimbau, bukan paksaan, kita2 ikut beli ticket bonbin Jurug. Hrg nya
per lembar 20rb. Bisa digunakan kapan aja, sp akhir 2021.Pengelola tdk sanggup
memberi makan binatang2 bonbin, spt harimau, singa, buaya, dll, karena tdk ada
pengunjung dimasa covid19 ini. Monggo daftar disini. Siapa menabur, besok akan
menuai.”

=====

Penjelasan:

Beredar
pesan berantai melalui Whatsapp yang menyebutkan bahwa Walikota Solo menghimbau
untuk masyarakat agar membeli tiket Kebun Binatang Jurug dengan harga tiket
masuk sebesar Rp20 ribu dapat digunakan kapan saja hingga akhir bulan September
2021. Sebab, pengelola Kebun Binatang Jurug tidak mampu memberi makan binatang
yang ada di sana seperti Harimau, Singa, Buaya, dan lain sebagainya.

Berdasarkan
hasil penelusuran, klaim tersebut tidak tepat. Dikutip dari laman
Tribunnews.com Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo membenarkan adanya
program ajakan pembelian tiket kebun binatang untuk memenuhi biaya pakan satwa
di obyek wisata yang ditutup pada masa pandemi virus corona ini.

Namun,
Bimo tidak membenarkan pengelola tak sanggup memberi makan satwa. “Tidak
benar kami tidak sanggup memberi pakan,” ungkap Bimo kepada Tribunnews.com
melalui WhatsApp, Jumat (15/5/2020). Bimo menyebut Pemerintah Kota (Pemkot)
Solo telah membantu biaya makanan satwa.

“Pemkot
Solo membantu pengadaan makanan satwa Rp100 juta per bulan, mulai Mei, Juni,
Juli. Kebutuhannya Rp120 juta, yang Rp20 juta kami bikin program
tersebut,” ujar Bimo. TSTJ juga membuka donasi jika masyarakat ingin membantu
pakan satwa. Bimo menyebut program ini dikerjakan dengan menggandeng stasiun
radio swasta di Solo, Metta FM.

“Kami
membuka donasi untuk pakan satwa dan penjualan tiket bekerjasama dengan Metta
FM,” ungkapnya. Lebih lanjut Bimo mengungkapkan jumlah satwa yang berada
di TSTJ saat ini berjumlah 400 ekor dan dalam keadaan sehat.

Pemkot
Solo dan TSTJ memberikan ajakan kepada masyarakat untuk membeli tiket Bonbin
Jurug tersebut. Harga satu tiketnya sebesar Rp20 ribu. Tiket TSTJ bisa dibeli
di kantor Radio Metta FM Solo.

Berdasarkan
penjelasan tersebut maka konten yang beredar di Whatsapp dapat masuk ke dalam
kategori False Context atau Konten yang Salah.

=====

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/26535/disinformasi-pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-tidak-sanggup-memberi-makan-satwa/0/laporan_isu_hoaks

https://www.tribunnews.com/regional/2020/05/16/pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-bantah-tak-sanggup-beri-makan-satwa?page=all

https://tasikmalaya.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-06384220/cek-fakta-benarkah-bonbin-tstj-solo-tak-sanggup-biayai-satwa-hingga-jual-tiket-tanpa-kunjungan

https://headtopics.com/id/pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-bantah-tak-sanggup-beri-makan-satwa-tribunnews-com-13059482


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here