[SALAH] “Indonesia satu2nya negara didunia yang pemerintahnya bahagia merelakan rakyatnya jadi kelinci percobaan vaksin dari china”

18

[SALAH] "Indonesia satu2nya negara didunia yang pemerintahnya bahagia merelakan rakyatnya jadi kelinci percobaan vaksin dari china"

Bukan hanya Indonesia. Sejumlah negara juga melakukan uji coba Vaksin Sinovac, seperti Brasil, Turki, Bangladesh, dan Cile dan juga diujicobakan kepada relawan dari Wuhan bernama Xiong Zhengxing pada 13 April 2020 lalu.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
============================================
Kategori: Konten yang Menyesatkan
============================================

Iklan Layanan Masyarakat

Akun Lenggo Geni (fb.com/lenggo.geni.5686) mengunggah sebuah gambar dengan narasi sebagai berikut: :

“Indonesia satu2nya negara didunia yang pemerintahnya bahagia merelakan rakyatnya jadi kelinci percobaan vaksin dari china..sementara china sendiri tidak mau menguji cobakan pada rakyatnya.”

Unggahan tersebut juga menyertakan flyer yang berisi foto anggota Ombudsman RI Alvin Lie, gambar vaksin Covid-19, dan pernyataan berbunyi “Jangan sampai kita jadi kelinci percobaan”.

[SALAH] "Indonesia satu2nya negara didunia yang pemerintahnya bahagia merelakan rakyatnya jadi kelinci percobaan vaksin dari china"

Sumber : https://archive.md/4SmjX (Arsip)

============================================

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara yang pemerintahnya bahagia merelakan rakyatnya jadi kelinci percobaan vaksin dari Cina adalah klaim yang salah.

Faktanya, bukan hanya Indonesia. Sejumlah negara juga melakukan uji coba Vaksin Sinovac, seperti Brasil, Turki, Bangladesh, dan Cile dan juga diujicobakan kepada relawan dari Wuhan bernama Xiong Zhengxing pada 13 April 2020 lalu.

Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin juga mengungkapkan, Sinovac tidak hanya diuji klinis di Indonesia. Setiap kandidat vaksin yang masuk juga mendapat pantauan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

”Sangat penting bagi kandidat vaksin untuk diuji di seluruh dunia. Sehingga Anda dapat mempelajari respons dari berbagai ras dengan susunan genetik yang berbeda,” tuturnya mengutip The Straits Times yang terbit pada 21 Juli 2020.

Sementara itu, flyer yang berisi foto anggota Ombudsman RI Alvin Lie, gambar vaksin Covid-19, dan pernyataan berbunyi “Jangan sampai kita jadi kelinci percobaan” memang berasal dari situs rmol.id.

Keterangan yang diunggah rmol.id pada 21 Juli 2020 itu menyebutkan, Alvin Lie mempertanyakan apakah vaksin tersebut sudah lulus uji klinis dari negara asalnya. Dia juga mewanti-wanti jangan sampai Indonesia menjadi kelinci percobaan.

Menurut Presiden Direktur Bio Farma, Honesti Basyir, vaksin dari Sinovac setelah tiba di Indonesia akan diuji di laboratorium perusahaan lebih dulu. Selain itu, kandidat vaksin perlu mendapat persetujuan dari pemerintah melalui badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebelum uji klinis akhir dapat dimulai.




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here