[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”

14

[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”

Hasil Periksa Fakta Auliyaa Muhammad Hesa (Anggota Komisariat MAFINDO UI & FC UI)

Informasi mengenai Presiden Jokowi
menyatakan bahwa kepala daerah yang memainkan bantuan Covid-19 akan dihukum
seumur hidup tidak benar. Tidak ditemukan pemberitaan dan pernyataan resmi dari
pemerintah dan Presiden Jokowi mengenai hal tersebut.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Kategori: Misleading Content/Konten
yang Menyesatkan

=====

Sumber: Facebook & Laman daring

[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”
[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”

https://archive.vn/dgcNW

https://archive.vn/FINa1

=====

Narasi:

1. “Kabar bahagia buat warga2 yg nda
dapa bansos, jgn pigi pa pala, RT atau kades. langsung POLRES jo kong lapor tu
kades deng pala pala deng RT RT yg ada bermain akang ngoni pe bantuan COVID 19.
saatnya ngoni bertindak, bilang pa tu pala, Rt deng kades .. PRESIDENT SO
BILANG HUKUMAN SEUMUR HIDUP BAGI KEPALA DAERAH MAINKAN BANTUAN COVID 19. deng
KAPOLRI so warning lagi! untuk warga yg blum dapat bansos Segra melapor ke
polres. https://www/[dot]jayantaranews[dot]com/2020/04/55336/”

2. “Presiden RI Ir H Joko Widodo
menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia yang ada di berbagai provinsi,
khususnya di pedesaan, kampung-kampung, pelosok-pelosok. Harus bersatu padu
untuk membantu masyarakat yang sekarang ini banyak yang tidak mendapatkan
bantuan dari kepala daerah.

” Saya banyak mendengar dan melihat
tentang orang-orang yang tidak mendapatkan bantuan dari kepala daerah, dengan
alasan tidak ada data lengkap mengenai penduduk,” ungkap Presiden.

Dikatakan Presiden,” Yang lebih memprihatinkan,
saya kecewa kepada orang-orang yang sudah memanfaatkan situasi Covid-19.”

Banyak warga yang tidak mendapatkan
bantuan hanya gara-gara sebagian orang memanfaatkan hak orang lain.

Presiden menegaskan kembali,” Saya
tahu dan saya mengetahui, hal ini pasti terjadi. Makanya untuk rakyat yang
tidak mampu yang tidak mendapatkan hak-haknya, harap gotong-royong bersatu
saling membantu agar orang yang telah menggunakan sembako tidak digunakan
seenaknya, kalau tidak kebagian cepat melakukan tindakan, karena ini dari pusat
pemerintah, sudah jelas sekian Triliun uang untuk bantuan sudah dimasukkan ke
daerah masing-masing…(bersambung di bagian Catatan)

=====

Penjelasan:

Beredar unggahan Facebook yang
menyertakan tautan artikel Jayantara News tentang pernyataan Presiden Jokowi
akan menghukum seumur hidup bagi kepada daerah yang memainkan bantuan Covid-19.

Berdasarkan hasil penelusuran,
melansir dari tempo.co, saat memeriksa isi artikel tersebut, tidak ditemukan
keterangan kapan dan di mana Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan itu.
Pemberitaan di media arus utama pun tidak ada ketika mencoba mencari dengan
memasukkan kata kunci “penyelewengan bantuan Covid-19 dipenjara seumur
hidup” ke mesin pencarian Google.

Presiden Jokowi tidak memberi
pernyataan akan menghukum bagi mereka yang menyelewengkan bantuan Covid-19,
melainkan pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.
“Kami sudah mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukkan
pada situasi bencana seperti saat ini, ancaman hukumannya adalah pidana
mati,” kata dia saat dikonfirmasi liputan6.com.

Dalam pencarian melalui Twitter, twit
terkait dengan Covid-19 yang dinyatakan oleh Presiden Jokowi tidak pernah
disebutkan hukuman seumur hidup bagi kepala daerah yang memainkan bantuan
Covid-19.

Berikut beberapa twit Presiden Jokowi
terkait Covid-19:

[…]Pandemi Covid-19 bukan hanya
membawa masalah kesehatan masyarakat tetapi juga implikasi ekonomi yang sangat
luas. Karena itulah, saya menandatangani Perppu tentang Kebijakan Keuangan
Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.[…] tayang pada 1 April 2020

[…]Saya telah menginstruksikan
jajaran pemerintah daerah untuk melakukan refocusing serta realokasi anggaran
dan kegiatan sehingga pemerintah pusat dan daerah memiliki satu visi dan prioritas
yang sama untuk mengatasi penyebaran Covid-19.[…] tayang pada 14 April 2020

Berdasarkan hasil penelusuran,
informasi mengenai Presiden Jokowi menyatakan bahwa kepala daerah yang
memainkan bantuan Covid-19 akan dihukum seumur hidup tidak benar, oleh sebab
itu unggahan tersebut masuk dalamMisleading Content/Konten yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/764/fakta-atau-hoaks-benarkah-jokowi-sebut-kepala-daerah-yang-mainkan-bantuan-covid-19-bakal-dihukum-seumur-hidup

https://www.liputan6.com/news/read/4217078/kpk-selewengkan-dana-penanganan-corona-terancam-hukuman-mati

=====

Catatan:

(sambungan narasi kedua)…” Dan saya
tidak mau lagi ada dana-dana untuk rakyat malah dibagikan ke orang-orang yang
mampu saja, harus bisa diratakan, jangan hanya untuk orang terdekatnya,” tegas
Presiden.

” Ingat! mau itu RT, RW, Lurah/Kades,
Bupati, Wali Kota, Gubernur, kalau ada penyalahgunakan sembako dari pemerintah
pusat maupun dana desa untuk seluruh rakyat yang tidak mampu, dan
bantuan-bantuan tidak disalurkan tepat sasaran, saya tegaskan sekali lagi: akan
saya Hukum Seumur Hidup. Sesuai hukuman para Koruptor dan para Korupsi!,” tegas
Presiden.

Lebih jauh Presiden menuturkan,”
kemarin saya banyak pengaduan dari rakyat yang ada di desa-desa, yang katanya
sembako dari pemerintah pusat nyampai ke RT/RW ke lurah/ kepala desa, tapi
banyak yang tidak mendapatkan. Malah banyak yang mendapatkan justru yang orang
mampu, yang tidak mampu malah tidak mendapatkan.”

” Saya tegaskan sekali lagi, untuk
rakyat yang tidak mendapatkan bantuan harap segera melapor, jangan takut-takut!
Kalau kalian takut sendiri melapor, boleh ke sesama yang tidak mendapatkan juga
bersatu untuk melaporkan hal ini demi kemanusiaan dan pemerataan seluruh rakyat
Indonesia,” ucapnya.

” Jangan cuma bisanya teriak-teriak
ini dan itu, tapi nyali melapor saja tidak ada. Sudah tahu itu sudah melanggar
hukum malah pada diam saja,” pinta Presiden.

Dan yang disalahkan terus menerus pemerintah pusat ini dan itu. Padahal dari pemerintah pusat sudah jelas menggelontorkan dana-dana buat pemerataan seluruh rakyat Indonesia. Itu sudah disalurkan ke setiap provinsi, dan bukan dana sedikit. (Tim)”

[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”
[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”
[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”
[SALAH] “Jokowi: Hukuman Seumur Hidup Bagi Kepala Daerah Mainkan Bantuan Covid-19”




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here