[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)

34

[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)

Gambar
hasil manipulasi dan diambil dari kegiatan Presiden Joko Widodo saat berbicara
di Konvensi Rakyat saat proses Kampanye Pemilu 2019 bulan Februari 2019. Presiden
Jokowi tidak mengeluarkan program Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS).

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori:
Manipulated Content/Konten yang Dimanipulasi

=====

Sumber: Facebook

[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)

Archive:

https://archive.fo/NAghe

=====

Narasi:

Narasi
pada postingan:

“Alhamdulillah.
Cara daptarnya gimana pak?

#cumananya

#cebongGaUsahNgegas”

Narasi
pada gambar:

“JOKOWI
keluarkan  KARTU SAKTI untuk hadapi virus
CORONA!

Come
to inpes awer contri

you
don be apraid!

CORONA
is not problem

my
contri is peri perii aman!

“KARCIS

Kartu
Corona Indonesia Sehat”

=====

Penjelasan:

Beredar
postingan akun atas nama Shela mengenai gambar Presiden Joko Widodo memegang
kartu disertai tulisan dalam gambar “KARCIS Kartu Corona Indonesia Sehat.”

Melalui
hasil penelusuran, diketahui bahwa gambar tersebut diambil dari siaran pidato
Joko Widodo saat masa kampanye Pemilu 2019. Peristiwa pidato Jokowi tersebut terjadi
pada 24 Februari 2019 dalam acara bertajuk Konvesi Rakyat di Sentul
International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Gambar
yang dibagikan itu diambil saat Jokowi mempromosikan mengenai Kartu Indonesia
Pintar (KIP) Tingkat Kuliah. Gambar itu mendapat manipulasi dengan penambahan
narasi teks dan pengubahan posisi secara horizontal.

Lalu,
mengenai program penanganan virus Corona atau COVID-19 yang dicanangkan oleh Presiden
Jokowi tidak terdapat program yang disebut sebagai KARCIS ataupun Kartu Corona Indonesia
Sehat. Adapun, untuk penanganan wabah COVID-19, dilansir dari katadata.com,
Jokowi meminta realokasi anggaran dalam APBN dan APBD. Jokowi mengatakan
anggaran tersebut nantinya difokuskan untuk mengatasi pandemi virus corona,
memperbanyak bantuan sosial, dan insentif bagi UMKM. 

Jokowi
mengatakan realokasi anggaran memang seharusnya difokuskan pada bidang
kesehatan. “Terutama dalam upaya pengendalian Covid-19,” ujar Jokowi saat
membuka rapat terbatas via video conference dari Istana Kepresidenan Bogor,
Jawa Barat, Jumat (20/3).

Dia
juga meminta agar APBN dan APBD difokuskan untuk program jaring pengaman
sosial. Caranya dengan memperbesar bantuan sosial, seperti Program Keluarga
Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu
Sembako, dan Beras Sejahtera (Rastra).

Kemudian,
dilansir dari cnbcindonesia.com, diketahui bahwa program untuk masa wabah
COVID-19 ini terdapat 6 paket bantuan. Berikut 6 paket bantuan yang disampaikan
Presiden Jokowi pada 31 Maret 2020:

[…] 1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Jumlah
keluarga penerima manfaat ditambah (KPM) dari 9,2 juta jadi 10 juta KPM.
Sedangkan besaran manfaat dinaikkan 25% misalnya komponen ibu hamil  Rp 2,24 juta menjadi Rp 3 juta per tahun.
Sedanglan komponen anak usia dini Rp 3 juta per tahun. Selain itu ada
disabilitas Rp 2,4 juta. Kebijakan ini efektif mulai April 2020.

2.
Kartu Sembako

Jumlah
penerima akan ditambah dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima.
Nilainya naik 30% dari Rp150 ribu menjadi Rp 200 ribu per penerima dan akan
diberikan selama 9 bulan.

3.
Kartu Pra Kerja.

Anggaran
dinaikkan dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun. Jumlah penerima manfaat
ditambah dari 2 juta menjadi 5,6 juta orang pesera. Ini terutama pekerja
informal serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak covid-19. Nilai
manfaatnya adalah Rp 650 ribu sampai 1 juta per bulan, selama 4 bulan ke depan.

4.
Diskon dan Gratis Tarif Listrik.

Diberikan
keringanan bagi pelanggan listrik 450 VA, yang jumlahnya sekitar 24 juta
pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan. Selama April, Mei dan Juni
2020. Sedangkan pelanggan 900 VA yang jumlahnya 7 juta pelanggan, akan didiskon
50%. Artinya hanya membayar separuh untuk bulan April, Mei, dan Juni 2020.

5.
Antisipasi Kebutuhan Pokok.

Pemerintah
mencadangkan Rp 25 triliun untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan operasi pasar
dan logistik.

6.
Keringanan Pembayaran Kredit

Bagi
para pekerja informal baik itu ojek online, sopir taksi, dan pelaku UMKM
nelayan, dengan penghasilan harian dengan kredit di bawah Rp 10 miliar, maka
OJK telah menerbitkan aturan itu dan mulai berlaku April 2020. Prosedur
pengajuan tanpa harus datang ke bank, cukup email atau media komunikasi digital
seperti WA. […]

Dari
paket bantuan tersebut tidak ditemukan adanya program bernama KARCIS atau Kartu
Corona Indonesia Sehat.

Berdasarkan
penjelasan tersebut, maka konten dalam postingan itu tidak benar. Oleh sebab
itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Manipulated Content atau
Konten yang Dimanipulasi.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1159849284347605/

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4225554/cek-fakta-tidak-benar-presiden-jokowi-keluarkan-karcis-untuk-tangani-dampak-covid-19

https://katadata.co.id/berita/2020/03/20/jokowi-minta-apbn-fokus-untuk-tangani-corona-bantuan-sosial-dan-umkm

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200331152536-4-148798/6-paket-bantuan-jokowi-listrik-gratis-sampai-kartu-sembako

[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)
[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)
[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)
[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)
[SALAH] Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here