[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”

16

[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”

Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).

Gambar hasil suntingan/editan. Berita asli foto bergambar Jokowi itu
itu tentang isolasi pasien covid-19 yang berjudul “Jokowi Instruksikan Tempat
Covid-19 Ditambah”.

Iklan Layanan Masyarakat

= = =

Kategori: Konten yang Dimanipulasi

= = =

Sumber: Facebook

[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”

https://archive.vn/Nn2kJ

= = =

Narasi:

“seperti tidak ada Empaty sedikitpun , kalimat bodoh dan tidak peduli …

👊👊👊

Dasar presiden sampah.

Yang keluar hanya omongan sampahhh..

Jokowi : Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber Itu
Kriminal Biasa . Ustad Juga Nda Sampai Mati”

Akun Susi Amelia juga menambahkan narasi pada postingannya sebagai
berikut:

“Menyakitkan perkataannya terhadap seorang Ulama besar, dari seorang
Presiden”

= = =

Penjelasan:

Akun facebook Susi Amelia mengunggah gambar (16/08/2020) berupa hasil
tangkapan layar twit Republika.co.id  dengan
narasi Presiden Jokowi memberikan komentar terkait kasus penusukan Syekh Ali
Jaber yang menganggap hanya kriminal biasa.

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim komentar Jokowi terkait penusukan Syekh
Ali Jaber adalah salah. Tidak terdapat berita Republika.co.id dengan judul
seperti klaim tersebut. sedangkan, berita asli foto bergambar Jokowi itu
tentang isolasi pasien covi-19, bukan tentang penusukan Syeikh Ali Jaber. Hal
tersebut juga sudah dibantah oleh Elba Damhuri selaku Kepala Republika Online.

Berita aslinya, kata Elba, berjudul “Jokowi
Instruksikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Ditambah”.

Sebagai informasi tambahan, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa  Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri untuk mengusut kasus penyerangan terhadap ulama yang terjadi sebelum kasus Syekh Ali Jaber.

Dengan demikian, klaim gambar Jokowi memberikan komentar terkait dengan
penusukan Syekh Ali Jaber termasuk dalam konten yang dimanipulasi, karena
gambar telah melalui proses penyuntingan.

= = =

Referensi:

https://republika.co.id/berita/qgqrnr282/meme-emhoaksem-soal-syekh-ali-jaber-catut-republikacoid

https://republika.co.id/berita/qgmw53384/jokowi-instruksikan-tempat-isolasi-pasien-covid19-ditambah

https://news.detik.com/berita/d-5176020/jokowi-tunjuk-bnpt-polri-bin-usut-penyerangan-ulama-sebelum-syekh-ali-jaber

[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”
[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”
[SALAH] “Jokowi: Tidak Perlu Dibesar besarkan, Penusukan Ustad Ali Jaber itu Kriminal Biasa. Ustad Juga Nda Sampai Mati”

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here