[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara

20

[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara

Menteri
Perhubungan Ad Interim, Luhut Binsar Pandjaitan tidak pernah memerintahkan TNI-Polri
untuk menangkap Pemerintah Daerah (Pemda) yang menutup bandara. Justru Luhut
meminta dukungan seluruh Pemda serta TNI-Polri untuk memastikan bandara,
pelabuhan, terminal, dan stasiun tetap beroperasi di tengah pandemi virus Corona
atau COVID-19.

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori:
Misleading Content/Konten yang Menyesatkan

=====

Sumber: Facebook

[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara

Archive:

https://archive.fo/Wv2Ng

=====

Narasi:

Ada
dua narasi, yakni narasi pada postingan dan narasi pada gambar tangkapan layar.
Berikut narasinya:

Narasi
pada postingan:

“Pedasnya
LEVEL 10…..

Se
Indonesia NGGAK PUNYA NYALI…..negelawan KAKEK TUA…..”

Narasi
pada gambar tangkapan layar:

“Luhut
Minta Panglima TNI dan Kapolri Kawal Bandara, Jangan Sampai Ditutup Pemda.

Tangkap
kalau ada yang melawan. Jangan ada yang kurang ajar sama saya dan pada
pemerintah pusat.

LBP:
“Negara ini Dalam Kekuasaan saya…” Kamu Mau apa… Saya Akan
Buldozer Siapapun yang Ganggu Ahok, China Dan Kelompok Saya. Siapapun Dia. Ini
Bisnis dan Investasi Lebih Penting Dari Hidup Kalian.”

=====

Penjelasan:

Akun
Ahmad Muhajir membagikan sebuah tangkapan layar yang mengklaim bahwa Luhut
Binsar Pandjaitan memerintahkan TNI-Polri untuk menangkap Pemerintah Daerah
(Pemda) yang menutup bandara. Dalam tangkapan layar tersebut juga tampak kutipan
pernyataan Luhut mengenai dirinya memiliki kekuasaan negara.

Melalui
penelusuran, diketahui bahwa postingan itu menyesatkan. Sebab, judul yang dikutip
pada tangkapan layar berasal dari pemberitaan bizlaw.id berjudul “Luhut Minta
Panglima TNI dan Kapolri Kawal Bandara, Jangan Sampai Ditutup Pemda” yang
tayang pada tanggal 7 April 2020.

Pada
pemberitaan tersebut, tidak ditemukan Menteri Luhut memerintahkan TNI-Polri
untuk menangkap Pemda. Bahkan, tidak ditemukan pernyataan bahwa ia menguasai
negara. Berikut kutipan beritanya:

[…] Luhut Minta Panglima TNI dan Kapolri Kawal Bandara, Jangan Sampai Ditutup Pemda

Kebijakan
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kemungkinan akan diterapkan
sejumlah daerah langsung diantisipasi pemerintah pusat. Luhut Panjaitan selaku
Menteri Perhubungan ad interim,  meminta
kepada para stakeholder terkait agar tidak menutup prasarana transportasi
publik seperti bandara hingga terminal selama masa penyebaran wabah virus
corona. Panglima TNI dan Kapolri termasuk yang diminta Luhut untuk menjaga
transportasi umum tetap berjalan normal.

Terdapat
8 tembusan dalam surat Luhut, antara lain kepada Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri BUMN, Panglima TNI, Kapolri, hingga
Kepala BNPB.

“Dalam
rangka memberikan kepastian terhadap pelayanan transportasi nasional tetap
berjalan, maka Kementerian Perhubungan mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh
Pemerintah Daerah, TNI dan Polri serta stakeholder terkait untuk bersama-sama
memastikan agar pelayanan transportasi di wilayah operasional Bandar Udara,
Pelabuhan, Terminal, Stasiun dan prasarana transportasi lainnya dapat tetap
berjalan,” tulis Luhut dalam Surat Menhub Nomor PL. 001/1/4 PHB 2020
perihal Operasionalisasi Bandar Udara, Pelabuhan dan Prasarana Transportasi
lainnya tertanggal 6 April 2020.

Operasional
seluruh sarana transportasi itu disebutnya tetap dapat berjalan dengan
mengoptimalkan pengawasan serta mengacu pada protokol kesehatan dalam rangka
pencegahan penyebaran Covid-19.

“Berkenaan
dengan hal tersebut di atas, mohon dikiranya Menteri dapat menyampaikan
kebijakan tersebut kepada Kepala Daerah di seluruh Indonesia serta menghimbau
agar tidak melakukan penutupan fasilitas transportasi yang berada pada
wilayahnya,” pinta Luhut. […]

Pemberitaan
itu sejalan dengan sejumlah pemberitaan terkait permintaan Menteri Luhut agar
transportasi publik tetap berjalan selama masa pandemi COVID-19. Pemberitaan dari
liputan6.com dengan judul “Menko Luhut Larang Bandara hingga Terminal Tutup
Meski Ada Corona” yang tayang pada tanggal 6 April 2020 berisikan permintaan operasional
bandara dan transportasi publik tetap berjalan.

Dalam
pemberitaan itu juga tidak ditemukan perintah Luhut kepada TNI-Polri terhadap
Pemda yang menutup bandara. Pemberitaan tersebut hanya membahas seputar isi dalam
Surat Menhub Nomor PL. 001/1/4 PHB 2020 perihal Operasionalisasi Bandar Udara,
Pelabuhan dan Prasarana Transportasi lainnya tertanggal 6 April 2020. Berikut kutipannya:

[…] Menko Luhut Larang Bandara hingga Terminal Tutup Meski Ada Corona

Liputan6.com,
Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan selaku Ad Interim Menteri Perhubungan
(Menhub) meminta kepada para stakeholder terkait untuk tidak melakukan
penutupan terhadap prasarana transportasi publik semisal bandara hingga
terminal selama masa penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Permintaan
itu dituangkan dalam Surat Menhub Nomor PL. 001/1/4 PHB 2020 perihal
Operasionalisasi Bandar Udara, Pelabuhan dan Prasarana Transportasi lainnya
tertanggal 6 April 2020.

Terdapat
8 tembusan dalam surat tersebut, antara lain kepada Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri BUMN, Panglima TNI, Kapolri, hingga
Kepala BNPB.

“Dalam
rangka memberikan kepastian terhadap pelayanan transportasi nasional tetap
berjalan, maka Kementerian Perhubungan mengharapkan dukungan dan kerjasama
seluruh Pemerintah Daerah, TNI dan Polri serta stakeholder terkait untuk
bersama-sama memastikan agar pelayanan transportasi di wilayah operasional
Bandar Udara, Pelabuhan, Terminal, Stasiun dan prasarana transportasi lainnya
dapat tetap berjalan,” tulis Luhut dalam surat tersebut.

Operasional
seluruh sarana transportasi itu disebutnya tetap dapat berjalan dengan
mengoptimalkan pengawasan serta mengacu pada protokol kesehatan dalam rangka
pencegahan penyebaran Covid-19.

“Berkenaan
dengan hal tersebut di atas, mohon dikiranya Menteri dapat menyampaikan
kebijakan tersebut kepada Kepala Daerah di seluruh Indonesia serta menghimbau
agar tidak melakukan penutupan fasilitas transportasi yang berada pada
wilayahnya,” pinta Luhut.

Koordinasi
dengan Pemerintah Pusat

Senada,
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyatakan, kepastian
pelayanan transportasi tetap dapat berjalan baik dilakukan untuk menjamin
lancarnya lalu lintas distribusi barang/logistik yang masih sangat dibutuhkan
masyarakat.

“Penutupan
fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun, harus
dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar tidak mengganggu distribusi
logistik yang dibutuhkan masyarakat,” tegas dia.

Di
sisi lain, ia juga mengajak tiap operator angkutan penumpang untuk tetap
mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, terutama kepada masyarakat yang
hendak mudik di tengah penyebaran virus corona.

“Kemenhub
terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik dan akan menerapkan aturan
yang ketat sesuai dengan protokol kesehatan bagi masyarakat yang tetap ingin
mudik,” ujar dia. […]

Pemberitaan
lainnya, yakni dari bisnis.com, dengan judul “Corona Mewabah, Luhut Perintahkan
Bandara Hingga Pelabuhan Tetap Beroperasi” yang tayang pada 6 April 2020 juga
tidak ditemukan perintah Menteri Luhut untuk menangkap Pemda. Berikut kutipan beritanya:

[…] Corona Mewabah, Luhut Perintahkan Bandara Hingga Pelabuhan Tetap Beroperasi

Bisnis.com,
JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya meminta agar akses
transportasi seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun yang menjadi
objek vital nasional yang ditutup sepihak oleh pemerintah daerah agar segera
kembali dibuka.

Beberapa
pemda memang melakukan penutupan akses transportasi guna memutus rantai
penyebaran Covid-19, tetapi berdasarkan regulasi, prasarana transportasi
tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub.

Surat
yang bertanda tangan Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan
menyebut kewenangan terhadap pengawasan dan pengamanannya dan dalam hal akan
dilakukan penutupan atau penghentian operasional prasarana transportasi harus
berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Sehubungan
dengan hal tersebut, maka dalam rangka memberikan kepastian terhadap pelayanan
transportasi nasional tetap berjalan, Kemenhub mengharapkan dukungan dan kerja
sama seluruh pemerintah daerah, TNI dan Polri serta stakeholder untuk
bersama-sama memastikan agar pelayanan transportasi di wilayah operasional
dapat tetap berjalan dengan mengoptimalkan pengawasan serta mengacu pada
protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” begitu
jelasnya dalam surat yang dikutip, Senin (6/4/2020).

Surat
bernomor PL.001/1/4 Phb 2020 tersebut ditujukan kepada Kementerian Dalam Negeri
yang akan memerintahkan kepada Kepala Daerah untuk kembali membuka layanan
transportasi umum yang sempat ditutup seperti yang terjadi di Papua dan
Kalimantan Timur.

Lebih
lanjut, tulisnya, memperhatikan situasi terkini penyebaran Covid-19 maka
diperlukan peningkatan pengamanan dan pengawasan pergerakan orang dan atau
barang oleh pengelola prasarana transportasi bersama stakeholder terkait sesuai
dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Berkenaan
dengan hal tersebut, mohon kiranya Menteri [Dalam Negeri] dapat menyampaikan
kebijakan tersebut kepada Kepala Daerah di seluruh lndonesia serta menghimbau
agar tidak melakukan penutupan fasilitas transportasi yang berada pada
wilayahnya,” tutupnya dalam surat tersebut. […]

Berdasarkan
penjelasan tersebut maka konten postingan terbukti tidak benar. Oleh sebab itu,
maka konten tersebut masuk kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1165783347087532/

https://www.bizlaw.id/read/20584/Luhut-Minta-Panglima-TNI-dan-Kapolri-Kawal-Bandara-Jangan-Sampai-Ditutup-Pemda

https://cekfakta.tempo.co/fakta/742/fakta-atau-hoaks-benarkah-luhut-perintahkan-tni-polri-tangkap-pemda-yang-tutup-bandara-di-tengah-pandemi-corona

https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-luhut-perintahkan-tni-polri-tangkap-pemda-yang-berani-tutup-bandara.html

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4220960/menko-luhut-larang-bandara-hingga-terminal-tutup-meski-ada-corona

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200406/98/1223243/corona-mewabah-luhut-perintahkan-bandara-hingga-pelabuhan-tetap-beroperasi

[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara
[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara
[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara
[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara
[SALAH] Luhut Perintahkan TNI-Polri Tangkap Pemda yang Tutup Bandara

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here