[SALAH] “Masuk Kota Sukabumi Harus Memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili”

11

[SALAH] “Masuk Kota Sukabumi Harus Memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili”

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila).

Beredar pesan berantai melalui
Whatsapp yang berisi pengumuman bahwa para pengunjung yang ingin masuk Kota
Sukabumi harus memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili, namun pihak
Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tidak pernah mengeluarkan pengumuman tersebut.

=====

Kategori: Konten yang salah/False
Context

=====

Sumber: Whatsapp

[SALAH] “Masuk Kota Sukabumi Harus Memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili”

=====

Narasi:

“PENGUMUMAN

Kepada Seluruh Warga Kota Sukabumi.

Sehubungan dengan Himbauan
Pemerintah Daerah bahwa tidak boleh menerima tamu luar berkunjung ke Sukabumi
untuk mencegah dan membatasi Virus Corono Covid 19 agar tidak menyebar dan
masuk ke wilayah Sukabumi khususnya Kota, maka kami menghimbau agar setiap warga
Sukabumi untuk bisa membantu dan memberitahukan kepada siapa saja yang akan
berkunjung ke Sukabumi agar memenuhi peraturan yg telah dibuat sasuai Intruksi
Presiden QQ Kapolri No. 002/Skep-POLRI/III/2020. Agar setiap pengunjung/tamu/
keluaraga yang tiba dari luar kota harus dilengkapi “Surat Keterangan dari
Kepolisian Domisi” Demikian pengumuman ini kami sampaikan agar
diperhatikan.

Sukabumi, 24 Maret 2020.

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.”

=====

Penjelasan:

Telah beredar pesan berantai
Whatsapp yang bersifat pengumuman, mengatasnamakan Dinas Kesehatan Kota
Sukabumi. pengumuman ini ditujukan kepada masyarakat yang ingin mengunjungi
Kota Sukabumi diwajibkan harus memiliki surat keterangan dari kepolisian
domisili. Di dalam pesan tersebut Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menyebutkan
alasannya adalah untuk melakukan pencegahan penularan wabah virus COVID-19.

Dari hasil penelusuran, diketahui
bahwa Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tidak pernah mengeluarkan pengumuman
seperti yang telah beredar di Whatsapp itu. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
(Kesmas) Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengatakan bahwa informasi
terebut tidak benar alias hoaks.

Wahyu yang juga menjadi Juru Bicara
Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kota Sukabumi menegaskan
bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan imbauan seperti itu.

“Dinas Kesehatan tidak pernah
mengeluarkan imbauan tersebut, sehingga itu hoaks ya,” kata Wahyu.

Himbauan yang sempat beredar ini pun
dinilai meresahkan karena menimbulkan kekhawatiran di tengah pandemi Corona.
Wahyu menuturkan, sejauh ini belum ada aturan yang mengatur kunjungan orang
luar Sukabumi ke Kota Sukabumi.

“Belum ada. Untuk pengamanan
itu dari Polres atau Polri. Ya, mengenai larangan segala macamnya sesuai edaran
Kapolri,” kata Wahyu.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka
konten yang beredar di aplikasi pesan Whatsapp tersebut dapat masuk ke dalam
kategori False Context atau Konten yang salah.

=====

Referensi:

https://radarsukabumi.com/kota-sukabumi/hoaks-larangan-terima-tamu-luar-dari-dinkes-kota-sukabumi/

https://sukabumiupdate.com/detail/sukabumi/peristiwa/66707-Hoax-Lagi-Mau-ke-Kota-Sukabumi-Harus-Ada-Surat-Keterangan-Kepolisian

[SALAH] “Masuk Kota Sukabumi Harus Memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili”
[SALAH] “Masuk Kota Sukabumi Harus Memiliki Surat Keterangan dari kepolisian domisili”

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here