[SALAH] “masyarakat New Zealand belajar Wudhu”

31

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

Menghadiri peringatan seminggu setelah serangan penembakan massal di Christchurh, BUKAN belajar wudhu.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

Iklan Layanan Masyarakat

======

KATEGORI

Konten yang Salah.

======

SUMBER

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

Akun “Dewi Samingoen” (facebook.com/dewihartonopondokspa), sudah dibagikan 30 ribu kali per tangkapan layar dibuat.

https://archive.md/3Z5Nx (arsip cadangan).

======

NARASI

“Kabar Terbaru dari NEW ZEALAND
Subhanallah,,,, masyarakat New Zealand pd belajar Wudhu.
Dan Kumpul di Lapangan.
Mereka Mulai Belajar dan Mendalami Islam
Kalau Allah Sudah Berkehendak,, ! Semua bisa terjadi.
Allahu Akbar !!!
Sungguh Allah Maha Pembolak Balik Hati Manusia.”

======

PENJELASAN

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

(1) First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”

Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"
[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

* SUMBER membagikan video hadirnya masyarakat Selandia Baru di acara peringatan seminggu setelah penyerangan di Christchurh.

* SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan konteks video yang sesungguhnya sehingga menimbulkan kesimpulan yang salah.


(2) Beberapa sumber yang berkaitan,

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

* Jerome Taylor: “Panggilan untuk salat bergema di Christchurch seminggu setelah pembantaian masjid kembar oleh seorang supremasi kulit putih. Pemandangan yang luar biasa dan teguran keras untuk kebencian melepaskan hari itu”

Google Translate, video di https://bit.ly/2W7RK4j / https://archive.md/4QJ4p (arsip cadangan).

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

* ARAB NEWS: “Orang-orang mulai berkumpul di Hagley Park, di seberang jalan dari masjid Al Noor, tempat 42 orang tewas pekan lalu dalam satu dari dua penembakan di masjid pada 15 Maret. Setidaknya tujuh orang lainnya di masjid Linwood di dekatnya setelah seorang supremasi kulit putih menembak mati mereka.”

Google Translate Chrome extension, selengkapnya (dengan bahasa asli, English) di “Selandia Baru menandai satu minggu sejak serangan teroris masjid dengan doa” https://bit.ly/3bBY62b / https://archive.md/VBgLN (arsip cadangan).

======

REFERENSI

[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

(1) The Muslim Vibe: “Prime Minister Jacinda Ardern went to Hagley Park in Christchurch, along with thousands of others who came together to acknowledge the Muslim call to prayer exactly a week after the terror attacks at two mosques which killed 50 people. Broadcasters, reporters and security were pictured wearing hijabs at the park as a tribute to the victims.”

Selengkapnya di “New Zealanders share their experience of the call to prayer after Friday’s memorial” https://bit.ly/2yAnbfj / https://archive.md/XO4AO (arsip cadangan).


[SALAH] "masyarakat New Zealand belajar Wudhu"

(2) Wikipedia: “Dua penembakan massal berturut-turut terjadi di masjid-masjid dalam serangan teroris di Christchurch , Selandia Baru , selama Sholat Jum’at pada 15 Maret 2019. [7] Serangan itu, yang dilakukan oleh seorang pria bersenjata yang memasuki kedua masjid, dimulai di Masjid Al Noor di pinggiran kota Riccarton pada pukul 1:40 siang dan berlanjut di Pusat Islam Linwood pada pukul 13:52 [8] [9] [10] [11] [12] Ia menewaskan 51 orang [13] [14] dan melukai 49. [3 ]”

Google Translate, selengkapnya di “Penembakan di masjid Christchurch” https://bit.ly/2VRwHTq / https://archive.md/dsZLd (arsip cadangan).


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here