[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”

23

[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”

Hasil
Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945).

Klaim tersebut tidak benar. Bukan disebabkan
nilai rupiah yang tidak mungkin menyentuh Rp10.000, melainkan salah satu alasan
dinaikkannya tarif bea meterai karena Produksi Domestik Bruto (PDB) sudah naik
8 kali lipat sejak tahun 2000.

Iklan Layanan Masyarakat

= = =

KATEGORI: Konten yang Salah

= = =

SUMBER: FACEBOOK

[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”

https://archive.vn/flMOJ

= = =

NARASI:

Akun Facebook Prodi Kanoman membagikan tautan
artikel (24/08/2020) dari gelora.co yang berjudul “Pemerintah Mau Hapus Meterai
Rp 3.000 dan Rp 6.000, Naik jadi Rp 10.000” dengan narasi sebagai berikut:

“Karena nilai rupiah tidak mungkin menyentuh
10.000 maka materai aja dinaikan menjadi Rp 10.000. Harap maklum dan sabar”

= = =

PENJELASAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, artikel
gelora.co yang berjudul “Pemerintah Mau Hapus Meterai Rp 3.000 dan Rp 6.000,
Naik jadi Rp 10.000” yang tayang pada 24 Agustus 2020 tidak memuat informasi
mengenai kenaikan meterai dikarenakan nilai rupiah yang tidak mungkin menyentuh
Rp10.000, melainkan keterangan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang
mengatakan bahwa bea meterai perlu direvisi karena sudah terlalu lama dari
Undang-Undang (UU) sebelumnya berdasarkan Nomor 13 Tahun 1985 Tentang Bea
Meterai. UU tersebut dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

Untuk diketahui, pemerintah berencana
menaikkan tarif bea meterai menjadi Rp10.000. Usulan tersebut sudah disampaikan
Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada tahun 2019 lalu.
Pada tahun 2019, Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Direktorat
Jendral (DJP) Kementerian Keuangan Yon Arsal mengatakan, Pemerintah telah
mengajukan rancangan Undang-Undang (RUU) bea materai Kepada DPR RI. Revisi ini
penting mengingat UU Bea Meterai sudah harus dievaluasi karena merupakan aturan
lama, rencana perubahan tarif bea meterai juga diusulkan masuk Program
Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020.

Bea meterai sendiri ditetapkan sejak tahun
1985. Pada tahun 1985, tarif bea meterai sebesar RP500 dan Rp1.000. Sesuai
undang-undang yang berlaku, maksimal peningkatan tarifnya sebatas 6 kali dari
tarif awal. Nantinya tarif bea meterai hanya diberlakukan satu tarif yang
sebelumnya ada dua tarif, Rp3.000 dan Rp6.000. Pemerintah juga akan mengubah
sejumlah aturan bagi dokumen-dokumen yang wajib dikenakan bea meterai. Sri
Mulyani mengatakan salah satu alasan dinaikkannya tarif bea meterai karena
Produksi Domestik Bruto (PDB) sudah naik 8 kali lipat sejak tahun 2000.

“Dalam kurun waktu 17 tahun, PDB per
kapita Indonesia telah meningkat hampir 8 kali lipat. Menggunakan data BPS, PDB
per kapita tahun 2000 (pertama kali bea materai Rp 6.000) adalah Rp 6,7 juta
sementara PDB perkapita tahun 2017 adalah Rp 51,9 juta,” ujarnya, dilansir
dari liputan6.com.

“Maka dari itu, kami usulkan bahwa tarif
meterai lebih sederhana menjadi satu tarif yakni Rp 10 ribu,” dia
menambahkan.

Nilai kurs rupiah pernah tembus di level
Rp10.000 per dolar AS beberapa tahun silam. Akan tetapi, penguatan nilai kurs
rupiah tidak ada hubungannya dengan bea meterai, karena fungsi meterai ialah
pajak dokumen yang dibebankan oleh Negara untuk dokumen tertentu dan jika
dokumen tersebut ingin digunakan sebagai alat bukti di pengadilan, harus
dilunasi bea meterai yang terutang.

Dengan demikian, klaim tersebut salah.
Dinaikkannya tarif bea meterai menjadi Rp10.000 bukan disebabkan oleh rupaih
yang tidak akan menyentuh Rp10.000. Salah satu alasan dinaikkannya tarif bea
meterai karena Produksi Domestik Bruto (PDB) sudah naik 8 kali lipat sejak
tahun 2000.

= = =

REFERENSI:

https://www.gelora.co/2020/08/pemerintah-mau-hapus-meterai-rp-3000.html

https://www.pajak.go.id/id/bea-meterai

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4339376/alasan-penyederhanaan-tarif-bea-materai-bakal-dipatok-rp-10000

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5144059/sri-mulyani-ke-dpr-bahas-bea-meterai-jadi-rp-10000

[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”
[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”
[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”
[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”
[SALAH] “Materai Dinaikan Menjadi Rp 10.000 Karena Nilai Rupiah Tidak Mungkin Menyentuh Rp 10.000”

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here