[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

17

[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila)

Beredar gambar melalui aplikasi pesan
Whatsapp, yang berisikan informasi bahwa Kota Makassar akan melakukan lockdown
lokal pada tanggal 30 Maret 2020, namun faktanya hal ini telah dibantah oleh Pj
WaliKota Makassar Iqbal Suhaeb, ia menegaskan bahwa informasi Kota Makassar
bakal di-lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah hoaks. Hingga saat
ini belum ada kebijakan untuk melakukan lockdown di Kota Makassar.

=====

Kategori: False Context/Konten yang
Salah

=====

Sumber: Whatsapp

[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.
[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

=====

Narasi:

“LOCKDOWN MAKASSAR

LOCKDOWN LOKAL MENCEGAH PENYEBARAN
COVID-19 DI AREA MAKASSAR

senin 30 maret 2020 jam 02:30 Waktu
setempat Sampai Batas Waktu Yang Tidak Di ketahui,PEMERINTAH TERKAIT BERSAMA
TNI POLRI AKAN MENUTUP JALUR AKSES KELUAR MASUK KOTA MAKASSAR DARAT, UDARA
& LAUT KECUALI UNTUK KEPERLUAN MEDIS, SALAMA’KI..#RIBALLAMKI

#lockdownmakassar”

=====

Penjelasan:

Telah beredar gambar melalui aplikasi
pesan Whatsapp yang menginformasikan kepada masyarakat Kota Makassar, bahwa
Pemerintah Kota Makassar, bersama TNI dan POLRI akan melakukan lockdown lokal
yang dimulai pada hari Senin, 30 Maret 2020 pukul 02:30 Wita. Melalui hasil
penelusuran, diketahui berita tersebut adalah hoaks.

Pj Wali Kota Makassar, menuturkan
bahwa belum ada kebijakan untuk melakukan lockdown total di Kota Makassar,
Pemerintah Kota Makassar hanya akan melakukan karantina parsial, berupa
penutupan akses keluar masuk pada pemukiman yang terindikasi terdapat warga
yang berstatus PDP atau positif.

Hal ini dapat diketahui melalui laman
pemberitaan detik.com yang tayang pada 27 Maret 2020 dengan judul pemberitaan

“Pj Walkot: Tidak Ada Lockdown
Seluruh Kota Makassar, Hanya Karantina Parsial.”

Berikut kutipannya:

[…]Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota
Makassar, Iqbal Suhaeb, menegaskan bahwa informasi Pemkot Makassar bakal
mengambil kebijakan lockdown imbas wabah Corona adalah hoax. Hingga saat ini
belum ada kebijakan untuk melakukan lockdown atau isolasi total di Kota
Makassar.

Dalam keterangannya, Iqbal membantah
isu yang beredar bahwa seluruh pintu masuk, baik udara, laut, maupun jalur
darat, akan ditutup total bagi warga yang ingin keluar atau masuk ke Kota
Makassar. Menurutnya, sejauh ini memang sejumlah pihak meminta dilakukan
lockdown untuk menghentikan penyebaran Virus COVID-19 di Makassar.

“Secara keseluruhan itu tidak
mungkin kita lakukan lockdown, mengingat Makassar sebagai ibu kota provinsi,
sekaligus kota transit dari barat ke timur, begitu juga sebaliknya. Tetapi yang
sedang kita rencanakan karantina parsial, yakni menutup akses keluar dan masuk
pada permukiman-permukiman atau perumahan-perumahan yang teridentifikasi ada
warga dengan status PDP atau positif,” ujar Iqbal saat memimpin Virtual
Meeting dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota
Makassar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (27/3/2020).

Iqbal mengaku telah memerintahkan
semua camat dan OPD terkait untuk berkoordinasi melakukan pemetaan daerah yang
akan dilakukan karantina parsial. Iqbal mencontohkan, jika di perumahan A
terdapat warga yang diketahui berstatus PDP atau positif virus COVID-19,
perumahan tersebut dilakukan karantina parsial, dan itu diputuskan berdasarkan
pertimbangan hasil koordinasi aparat kecamatan kerja sama dengan puskesmas,
Dinas Perumahan, TNI, kepolisian, dan pihak lain yang terkait.

“Jadi tidak dilakukan lockdown
di seluruh kota, hanya karantina parsial pada wilayah yang terindikasi ada
penyebaran virus COVID-19. Jika ada yang mau keluar atau masuk, akan
di-screening dulu, kepentingannya apa dan sebagainya, sehingga virus ini tidak
menyebar lebih jauh,” pungkas Iqbal.

Sebelumnya, diketahui beredar
informasi di media sosial bahwa Pemkot Makassar akan melakukan lockdown lokal
pada pukul 02.30 Wita, Senin,30 Maret nanti.[…]

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka
konten yang beredar di aplikasi pesan Whatsapp tersebut dapat masuk ke dalam
kategori False Context atau Konten yang salah.

=====

Referensi:

https://news.detik.com/berita/d-4955460/pj-walkot-tidak-ada-lockdown-seluruh-kota-makassar-hanya-karantina-parsial

[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.
[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.
[SALAH] Mulai Senin 30 Maret Kota Makassar lockdown lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here