[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit

11

[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit

Klaim yang beredar
tidak benar. Dokter Spesialis Kulit Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK,
FINSDV menyatakan bahwa dunia medis tidak mengenal fenomena migrasi emas. Apa
yang terjadi adalah memang beberapa orang bisa memiliki bakat alergi, tapi
bukan karena penumpukan emas dalam darah. “Umumnya emas yang berbentuk padat
tidak dengan mudahnya masuk dan terserap ke kulit karena partikelnya berukuran
besar. Kondisi ini berlaku untuk kulit bayi maupun dewasa, walaupun memang
kadar air pada kulit bayi lebih tinggi daripada dewasa,” paparnya.

=====

Iklan Layanan Masyarakat

Kategori: False
Context/
Konten yang Salah

=====

Sumber: Facebook

Archive:

https://archive.md/eL0VD

=====

Narasi:

● Perhiasan Emas
untuk Bayi Dari Segi Analisa Medis

Para ahli
memberikan kesimpulan tentang atom yang berada pada emas dapat menembus kulit
luar dan merasuk dalam darah manusia. apabila bayi-bayi yang masih menggunakan
emas, dapat meningkatkan presentase atom emas dalam darah dan air seni yang
diluar batas. Gejala ini biasa juga disebut dengan migrasi emas.

Perhiasan Emas
Untuk Bayi, Ini Bahayanya

•Alergi

•Iritasi Pada
Kulit

•Gatal gatal

•Luka

•Terserapnya
Molekul Dari Emas Yang Bahaya

•Timbulnya
Merah-Merah Pada Kulit

Bagaimana
Perhiasan Emas untuk Wanita Dewasa?

Pada wanita
dewasa, migrasi emas tetap terjadi. Tapi, pada setiap bulannya atom emas yang
terserap didalam darah akan ikut keluar bersama dengan darah menstruasi yang
keluar. Pada bayi, atom emas tersebut hanya akan tertimbun didalam darah dan
lama kelamaan akan menimbulkan penyakit seperti iritasi kulit.

Tentu saja hal ini
juga menjawab, mengapa dalam islam seorang laki-laki tidak diperbolehkan
menggunakan perhiasan dari emas. Bukan tanpa alasan, melainkan memang ada efek
dalam kesehatan.

Disarankan untuk
para ibu untuk meminimalkan pemakaian emas pada bayinya. Misal, cukup dengan
anting-anting saja. Selain ada dampak secara medis, hal tersebut juga dapat
mencegah dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti pencurian dll.

Bagaimana
Perhiasan Emas untuk Pria Dewasa?

Untuk pria dewasa
sangat tidak disarankan untuk menggunakan perhiasan emas, karena tidak ada
siklus mensturasi yang dapat mengeluarkan kadar atom emas dalam tubuh dengan
rutin. Oleh karena itu kenapa hanya wanita yang mengenakan perhiasan emas.

Semoga artikel
tentang perhiasan emas untuk bayi pada dapat bermanfaat untuk siapa saja. Dan
jangan gunakan perhiasan emas untuk bayi secara berlebihan. Karena dapat
mengakibatkan dampak yang kurang baik dalam jangka waktu yang lama. Kenakan
seadanya dan sewajarnya saja. Sehingga bayi aman, orang tua pun senang.

=====

Penjelasan:

Beredar informasi
yang mengklaim bahwa pemakaian perhiasan emas kepada bayi akan berdampak
migrasi partikel emas ke dalam tubuhnya. Pada konten disebutkan bahwa partikel
emas dapat tertimbun dalam darah bayi.

Melalui hasil penelusuran,
diketahui bahwa informasi tersebut tidak benar. Dokter Spesialis Kulit Dr dr I
Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, FINSDV dari DNI Skin Centre memberikan
bantahannya. Menurutnya, di dunia medis tidak mengenal fenomena migrasi emas.
Apa yang terjadi adalah memang beberapa orang bisa memiliki bakat alergi, tapi
bukan karena penumpukan emas dalam darah.

“Umumnya emas
yang berbentuk padat tidak dengan mudahnya masuk dan terserap ke kulit karena
partikelnya berukuran besar. Kondisi ini berlaku untuk kulit bayi maupun
dewasa, walaupun memang kadar air pada kulit bayi lebih tinggi daripada
dewasa,” paparnya.

Ia kembali
menegaskan, secara medis tidak ada istilah migrasi emas. “Secara medis tidak
dikenal adanya istilah migrasi emas,” ujarnya.

Senada dengan dr.Darma,
Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, membantah
informasi tersebut. Ia menyatakan bahwa emas adalah logam mulia dengan bentuk
atom yang stabil sehingga partikel emas tidak bisa masuk ke dalam aliran darah.

“Emas itu adalah
logam yang paling jarang menyebabkan suatu kasus dermatitis kontak alergi. Hanya
satu sampai dua persen yang bisa menyebabkan dermatitis kontak alergi, tapi
tidak bisa masuk ke darah,” paparnya.

Berdasarkan hasil
penelusuran tersebut, maka konteks informasi di dalam konten yang tersebar
tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori False
Context
atau Konten yang Salah.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1049468985385636/

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZ6jmpK-pemakaian-emas-berbahaya-pada-bayi-ini-faktanya

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4639900/viral-partikel-emas-perhiasan-bisa-menembus-kulit-bayi-ini-kata-dokter

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4125623/hoax-atau-bukan-bahaya-bayi-gunakan-perhiasan-emas

[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit
[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit
[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit
[SALAH] Pemakaian Perhiasan Emas Pada Bayi Berbahaya Karena Partikel Emas Dapat Menembus Kulit




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here