[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19

22

[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19

Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila)

Faktanya
klaim tersebut tidak benar, karena menurut ahli keamanan siber dari Vaksincom,
Alfons Tanujaya, pesan berantai Whatsapp yang beredar dipastikan salah dan
merupakan modus penipuan.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Kategori:
Misleading Content

=====

[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19

Sumber: Whatsapp

Archive:
http://archive.md/fiwxU  

=====

Narasi:

“Kuota
10GB Gratis untuk melawan virus covid-19

Meskipun
kita diwajibkan untuk tetap dirumah tapi sangat penting untuk kita tetap
berhubungan dengan kerabat maupun keluarga kita

Maka
dari itu pemerintah bekerja sama dengan seluruh provider diindonesia membagikan
kuota sebesar 10GB agar kita semua tetap berkomunikasi.

Sebagai
insentif dari pemerintah

Baca
selengkapnya Di

https://www[dot]dirumahaja[dot]tech”

=====

Penjelasan:

Beredar
pesan berantai melalui Whatsapp menyebutkan bahwa Pemerintah membagikan kuota
10 GB untuk seluruh jenis pengguna provider di Indonesia dalam kondisi pandemi
COVID-19. Hal tersebut dilakukan Pemerintah sebagai insentif kepada masyarakat
agar tetap dirumah dan saling berhubungan dengan kerabat maupun keluarga masing-masing.

Berdasarkan
hasil penelusuran faktanya klaim tersebut salah. Dikutip melalui laman
kumparan.com, menurut ahli keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya,
pesan berantai WhatsApp tersebut jelas adalah hoaks. Pesan tersebut merupakan
scam untuk mendapatkan keuntungan dari korban.

“Ini
scam. Tujuannya mendapatkan keuntungan dari tampilan iklan dengan iming-iming
membohongi korbannya dengan kuota internet,” kata Alfons kepada
kumparanTECH, Senin (4/5).

Senada
dengan Alfons, ahli keamanan siber dari Communication and Information System
Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, juga menyebut pesan
tersebut sebagai scam. Dia menyebut, meng-klik link dan menaruh data pribadi
kita di tautan tersebut adalah tindakan yang sangat berbahaya. Menurut Pratama,
pelaku tak hanya bertujuan mengambil keuntungan dari iklan. Dalam hal ini,
pelaku juga berupaya untuk meretas korban melalui malware atau phising.

Ditemukan
juga pernyataan provider terkait pesan berantai tersebut pada laman
tribunnews.com, Corporate Communication Telkomsel Jateng dan DIY, Wildan Adi
Nugraha menegaskan informasi tersebut tidak benar alias hoaks

“Sudah
saya cek, tidak benar itu,” ujar Wildan kepada Tribunnews.com melalui
sambungan telepon, Senin (4/5/2020). Lebih lanjut Wildan mengungkapkan,
pihaknya tidak akan meminta data para pengguna jika pun ada program tertentu.

Sementara
itu, pihak Indosat juga mengungkapkan jika informasi tersebut tidak benar.
Cluster Sales Manager Indosat Solo-Sukoharjo, Irwan Merandoko mengungkapkan
hingga saat ini tidak ada insentif pemerintah yang memberikan kuota cuma-cuma
untuk seluruh pengguna seperti yang diinformasikan.

“Kalau
pun gratis 10 GB, itu untuk kampus yang bekerja sama dengan kami,”
ungkapnya kepada Tribunnews melalui sambungan telepon.

Selain
itu, pihaknya menyebut kuota gratis yang dihadirkan adalah kuota 30 GB dalam
rangka belajar di rumah. “Semua pengguna Indosat bisa dapat 30 GB, namun
hanya untuk aplikasi penunjang pendidikan saeperti Ruangguru, Quipper, maupun
situs perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara
itu, ketika ditelusuri lebih lanjut terhadap tautan yang ada di dalam pesan
berantai WhatsApp, diketahui bahwa situs tersebut cmsnya adalah blogspot. Lalu,
ditemukan pemilik akun blogspot tersebut dengan alamat dirumahaja[DOT]tech juga
memiliki blogspot lain dengan alamat: cara100gbgratis [DOT]blogspot[DOT]com dan
kuotaramadhan[DOT]tech.

Perlu
diketahui, untuk program resmi dari Pemerintah Indonesia pastinya akan
menggunakan domain “go.id” dan tidak menggunakan domain “[dot]tech.”

Berdasarkan
penjelasan tersebut maka konten yang beredar di Whatsapp dapat masuk ke dalam
kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/TurnBackHoax/posts/312347a4627705046

https://kumparan.com/kumparantech/viral-di-whatsapp-pemerintah-beri-kuota-gratis-10-gb-ini-faktanya-1tLgjMHnPAA/full

https://www.tribunnews.com/corona/2020/05/04/hoaks-kuota-10-gb-gratis-untuk-melawan-covid-19-sebagai-insentif-dari-pemerintah?page=3

https://kamutau.nusantaratv.com/viral/asik-pemerintah-beri-kuota-internet-gratis-10-gb-tapi-hoaks

https://www.mediajabar.com/khas/ini-fakta-sebenarnya-kuota-gartis-10-gb-dari-pemerintah-yang-viral-di-whatsapp.html    https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/11/200100765/hati-hati-jangan-klik-link-pemerintah-berikan-internet-gratis-yang-menyebar?page=1

[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19
[SALAH] Pemerintah Membagikan Kuota 10GB Gratis sebagai Insentif untuk Melawan COVID-19

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here