[SALAH] Pemprov DKI Habiskan 14 Miliar Untuk Bus Mudik Gratis

6

Pihak Dinas Perhubungan
DKI Jakarta membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi
(Pemprov) DKI Jakarta habiskan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk bus mudik
gratis. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko,
menjelaskan bahwa anggaran tersebut (yakni sampai Rp14 miliar) tak hanya untuk
sewa bus tetapi juga untuk menyewa truk sepeda motor dengan total 62 truk (36
truk arus mudik dan 26 truk arus balik), pajak, pengawasan, pelaksanaan, dan
pengelolaan acara (mudik gratis). “Sehingga, anggaran untuk sewa bus saja
sebesar Rp11,4 miliar,” terang Sigit pada media (9/6).

=====

Kategori: False
Context

=====

Sumber: Media
Sosial Facebook

(Archive: https://web.archive.org/web/20190610041442/https://www.facebook.com/dian.saputra.31521/posts/3416866715006195)

(Archive: https://web.archive.org/web/20190610041622/https://www.facebook.com/anna.rusmayana/posts/10211473453191434)

https://www.facebook.com/groups/397482453980522/permalink/752416995153731/

(Archive: https://web.archive.org/web/20190610041724/https://www.facebook.com/groups/397482453980522/permalink/752416995153731/)

(Archive: https://web.archive.org/web/20190610041834/https://www.facebook.com/ellyanti.tha/posts/2353061804970981)

=====

Narasi:

Gubernur Negara
kalian begini gak??

Di saat Gubernur
negara api ngeluarin duit 18 Milyar untuk Apel Kebangsaan dengan hasil Sampah,
Gubernur Indonesia ngeluarin 14 Miliar dari APBD untuk pemudik.

Ngelayani mudik ke
10 kota dan kabupaten, dengan pemudik sebanyak 17.427 orang dengan lebih dari
300 bus.

Ada gak Gubernur
sebaik ini??

Gubernurmu
begini??

Tahu kan kenapa
Anies mau dilengserkan?? Karena mereka masuk golongan makhluk Tuhan yang gak
suka saat orang berbuat baik..

Jakarta
benar-benar beruntung dipimpin Anies, jadi inget zaman Jahiliyah ya gimana para
Taiker2 teriak2 tapi Nol Besar dalam Karya..

=====

Penjelasan
Lengkap:

Beredar kabar di
media sosial yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
menggelontorkan anggaran hingga Rp14 miliar untuk menyewa bus mudik gratis. Disebutkan
pula, dana sebesar itu untuk menyewa sebanyak 300-an bus dengan pemudik
sebanyak 17.427 orang.

Berdasarkan hasil
penelusuran, pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah membantah kabar
tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko,
menjelaskan bahwa anggaran tersebut (yakni sampai Rp14 miliar) tak hanya untuk
sewa bus tetapi juga untuk menyewa truk sepeda motor dengan total 62 truk (36
truk arus mudik dan 26 truk arus balik), pajak, pengawasan, pelaksanaan, dan
pengelolaan acara (mudik gratis).

“Sehingga,
anggaran untuk sewa bus saja sebesar Rp11,4 miliar,” terang Sigit pada media
(9/6).

Sigit juga mengoreksi
hitung-hitungan biaya per pemudik. Mudik gratis itu, kata dia, tak hanya untuk
sekali jalan. Para pemudik yang diberangkatkan juga akan dipulangkan kembali ke
Ibu Kota secara gratis.

“Selain itu,
tersiar kabar bahwa biaya per armada bus menghabiskan 29 juta rupiah, yang mana
tujuan Ciamis, Tasikmalaya, dan Kuningan berbiaya sama. Untuk diketahui, harga
sewa bus tidak sama dan tidak dipukul rata untuk semua tujuan. Besarannya
berbeda-beda, sesuai kota tujuannya. Tentu, harga sewa ke Ciamis tidak sebesar
harga sewa bus ke Yogyakarta, dan harga ke Yogyakarta tidak sama dengan harga
ke Jombang, dan seterusnya,” ujar Sigit.

Berikut rincian
biaya program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta yang disampaikan Sigit di
sejumlah media:

Anggaran untuk
sewa bus: Rp11,4875 miliar

Jumlah bus: 594
bus (372 saat arus mudik dan 222 saat arus balik). Dengan demikian, harga sewa
rata-rata: Rp 11,4875 miliar/594 bus = Rp 19,3 juta/bus

Kapasitas bus: 54
orang. Maka, biaya rata-rata per orang: Rp 19,3 juta/54 orang = 358 ribu/orang

Jadi, menurut
Sigit, jumlah anggaran sewa per bus bukan sebesar Rp29 juta seperti yang
tersebar di media sosial, melainkan Rp19,3 juta per bus.

Sementara itu,
biaya per orang bukan Rp800.000 tetapi Rp358.000 per orang.

Di samping itu,
kontrak dengan mitra operator baik bus maupun truk merupakan kontrak harga
satuan. Artinya, pembayaran sesuai jumlah bus dan truk yang dipakai.

“Sehingga, Pemprov
DKI Jakarta tidak membayar unit kendaraan yang tidak dipakai. Untuk saat ini
belum dilakukan pembayaran, mengingat kegiatan arus balik yang masih berjalan,”
ujar Sigit.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/910960679236468/

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/09/15592671/anggaran-mudik-gratis-pemprov-dki-dipertanyakan-ini-penjelasan-dishub

https://news.detik.com/berita/d-4580067/pemprov-dki-luruskan-informasi-soal-mudik-gratis-anggaran-sewa-bus-rp-114-m

https://www.medcom.id/ramadan/info-mudik-ramadan/0kpVgrWN-pemprov-bantah-anggaran-mudik-gratis-habiskan-rp14-miliar

https://news.harianjogja.com/read/2019/06/09/500/997516/anggaran-mudik-gratis-rp14-miliar-ini-klarifikasi-pemprov-dki




Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here