[SALAH] Pesan Berantai “Sebuah peringatan !! Sekarang ada yang baru dan sedang terjadi. Orang datang dari pintu ke pintu dan membagikan masker”

10

Isu
pembagian masker dengan obat bius sebagai modus kejahatan baru tidak benar. Kabid
Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memastikan itu merupakan pesan
hoaks. Adapun, kasus kejahatan terkait modus pembagian masker bukan terkait
masker bius melainkan kejahatan hipnotis yang terjadi di Ponorogo.

=====

Kategori: False
Context/
Konten yang Salah

=====

Sumber: Whatsapp

=====

Narasi:

“Ass Wr Wb,

Bpk/ibu
Ketua RT dan RW. Mohon diinformasikan ke Warga, Saudara. Keluarga dan kenalan
Anda !!!

Baru saja
mendapat pesan. Sebuah peringatan !!

Sekarang
ada yang baru dan sedang terjadi. Orang datang dari pintu ke pintu dan
membagikan masker. Mereka mengatakan: 
“Ini ada pembagian masker dari pemerintah”. ( Hal itu tidak
benar) Mereka meminta Anda mengenakan masker untuk difoto/ dilihat apakah
masker tersebut cocok untuk Anda. ( Sebagai laporan klo masker sudah sampai
alamat ) masker yg sudah diberi bius, lalu mereka merampok !! Tolong jangan
ambil masker dari orang asing. Ingat, teman-teman, ini adalah waktu yang
kritis, orang-orang putus asa, tingkat kejahatan meningkat selama periode
Covid-19. Harap berhati-hati !!! setidaknya informasi ini mungkin bisa berguna
dan bermanfaat, mohon maaf bila ada salah kata🙏🙏🙏Waspada waspada lah pada siapapun yg kita belum
mengenalnya ..”

=====

Penjelasan:

Beredar
pesan berantai melalui Whatsapp yang menyatakan bahwa terjadi modus kejahatan
pembagian masker gratis dengan obat bius. Dalam pesan berantai diimbau untuk
berhati-hati akan modus tersebut.

Berdasarkan
hasil penelusuran, klaim bahwa ada modus kejahatan masker dengan obat bius
merupakan informasi yang keliru. Isu itu diketahui sempat beredar sejak Mei
2020. Kala itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi
Yusri Yunus menegaskan bahwa pesan berantai tersebut merupakan hoaks.

“Iya,
itu informasinya hoaks,” ujarnya pada Kamis (7/5).

Menurutnya,
isi pesan berantai itu cukup meresahkan masyarakat. Sebab, informasi yang
menyebar itu menyebut, masker gratis yang diberikan sudah diberi obat bius.
Kemudian, saat korban pingsan, orang yang membagikan masker itu akan melakukan
perampokan.

Meski
demikan, Yusri meminta masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya
dengan berbagai informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Adapun,
melalui penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa kejahatan dengan modus
pembagian masker gratis memang sempat terjadi namun bukan masker bius. Kejadian
yang pernah terjadi ialah modus kejahatan hipnotis. Dilansir dari detik.com,
diketahui bahwa kejahatan hipnotis tersebut terjadi di Ponorogo dan menimpa Sinarwati
(45), warga Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Ponorogo.

Kapolsek
Sambit AKP Sutriatno mengatakan, pada Selasa (7/4) sekitar pukul 10.15 WIB,
korban tengah mengupas jagung di halaman rumahnya. Kemudian datang dua orang
pelaku, satu perempuan dan satu laki-laki.

“Keduanya
mengaku dari Dinkes mau membagikan masker gratis. Setelah masuk rumah, korban
langsung ditepuk tangannya,” tutur Tri kepada detikcom, Rabu (8/4/2020).

Tri
menambahkan, kemudian korban yang dalam pengaruh gendam menuruti keinginan
pelaku yang meminta tas. Akhirnya korban pun mengeluarkan uang Rp 500 ribu dan
cincin emas 2 gram.

Lalu, isu
mengenai modus masker bius pun sempat disebutkan terjadi di Bekasi. Akan
tetapi, diketahui bahwa kasus di Bekasi pada bulan Mei 2020 juga termasuk modus
kejahatan hipnotis, bukan masker bius. Dilansir dari kumparan.com, Kapolsek
Bekasi Timur Kompol Sutoyo menyebutkan kasus kejadian di Bekasi bukan modus
masker bius, melainkan modus hipnotis.

Berdasarkan
penjelasan tersebut, maka pesan berantai tersebut masuk ke dalam kategori False
Context
atau Konten yang Salah.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1252920368373829/

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/05/06/21033581/awas-hoaks-pembagian-masker-gratis-mengandung-obat-bius

https://data.jakarta.go.id/jalahoaks/detail/HOAKS-Modus-Kejahatan-Baru-Dengan-Membagikan-Masker-Inisiatif-Dari-Pemerintah-yang-Direndam-Narkotika

https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-pembagian-masker-gratis-diberi-obat-bius.html

https://republika.co.id/berita/q9y69w396/beredar-informasi-masker-diberi-obat-bius-polisi-emhoaksem

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4969369/warga-ponorogo-jadi-korban-gendam-bermodus-pembagian-masker-gratis?single=1

https://kumparan.com/kumparannews/viral-video-korban-bius-masker-di-medsos-ternyata-korban-hipnotis-di-bekasi-1tPJSfnayNJ/full


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here