[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar

36

[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar

Hasil Periksa Fakta Helmi Fadillah Dwi Putra (Anggota Komisariat MAFINDO IISIP)

Koordinator Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Kabupaten Sumenep, Imam Syafii mengatakan jika beredarnya poster tersebut tidak benar dan mengada-ngada; selain itu Pilkada di Sumenep ditunda sampai 9 Desember 2020.

Iklan Layanan Masyarakat

==

KATEGORI: Misleading Content

==

SUMBER: FACEBOOK

[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar

==

NARASI:

“Rakyat Sumenep Menentukan”

==

PENJELASAN:

Di tengah merebaknya virus corona
atau Covid-19, beredar postingan flyer di akun Facebook Abdul Wahhab. Isinya
terkait sukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep yang
berisikan foto empat pasang bakal calon bupati.

Setelah dilakukan penelusuran dengan
mesin pencari, ditemukan pemberitaan dari Tribun Madura berjudul “Poster
Digital Pilkada Sumenep 2020 Tersebar di WhatsApp, KPU Sumenep Beri Konfirmasi:
Hoaks.”

Dalam narasinya Komisioner KPU
Sumenep Rafiqi Tanzil mengklarifikasi, pilkada ditunda dan tidak mengeluarkan
poster atau gambar apapun. Dikonfirmasi juga dari bakal calon bupati Sumenep,
Fattah Jasin juga mengakui jika poster digital itu juga tidak benar.

Diketahui dari artikel bertajuk
“Imbas Corona, KPU Kabupaten Sumenep Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada Sumenep
2020,” KPU Kabupaten Sumenep menunda tahapan Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) 2020. Penundaan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran
Covid-19. Penundaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep ini
sesuai dengan hasil rapat pleno pada tanggal 23 Maret 2020.

Hasil dari rapat pleno tersebut
katanya, mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor 114 tertanggal 23 Maret
2020 setelah menindaklanjuti SE KPU RI dengan Nomor Surat
179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Ibu Kota dan Wakil Wali Kota
tahun 2020.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu
Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi mengatakan pengawasan terkait hoaks pilkada
utamanya dilakukan dalam tahapan kampanye, baik kampanye yang bersifat rapat
umum maupun kampanye di media sosial. Dalam strategi ini, Bawaslu Kabupaten
maupun Kota mengawasi media sosial dan membuka diri terhadap informasi maupun
laporan yang disampaikan oleh masyarakat.

“Kalau patroli itu, kami sifatnya
proaktif untuk mencari dan itu nanti jadi temuan. Sementara untuk laporan, itu
berangkat dari partisipasi masyarakat” kata Zaki Hilmi.

Jadi hasil temuan selebaran Pilkada
Sumenep yang ada di media sosial, merupakan tidak benar dan pilkada serentak
pun ditunda selama pandemi Corona. Bawaslu Pilkada Sumenep juga tidak
mengeluarkan selebaran apapun terkait Pilkada.

Informasi tersebut dinyatakan sebagai
Misleading Content atau Konten yang menyesatkan.

==

REFERENSI:

http://archive.today/TYvn0

https://madura.tribunnews.com/2020/03/25/imbas-corona-kpu-kabupaten-sumenep-tunda-sejumlah-tahapan-pilkada-sumenep-2020

https://madura.tribunnews.com/2020/04/03/poster-digital-pilkada-sumenep-2020-tersebar-di-whatsapp-kpu-sumenep-beri-konfirmasi-hoaks?page=all

https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-01371401/hoaks-terkait-pilkada-2020-bertebaran-bawaslu-patroli-media-sosial

[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar
[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar
[SALAH] Pilkada 2020 Sumenep Siap Digelar

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here