[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China

29

[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China

Hasil
Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas
Pendidikan Indonesia).

Narasi yang
salah. Faktanya, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat khas Sabu, Nusa
Tenggara Timur saat menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020
dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada 14 Agustus
2020.

Iklan Layanan Masyarakat

Selengkapnya
di bagian penjelasan.

====

Kategori:
Konten yang Salah/False Context

====

Sumber: Facebook

[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China

http://archive.md/EXMqA

====

Narasi:

“Banyak
yang kaget lihat foto ini, banyak juga yang memuja, emang hebat presidenku, out
of the box, salah satu postingan.

Entah
kenapa, waktu kami melihat pertama kali, terlihat seperti pakaian Kaisar China.
Mungkin karena kebanyakan nonton pilem silat.

Jangan2
karena beda, kami kok lebih senaang melihat Presiden memakai baju jas rapi
dengan kopiah, apalagi di hari kemerdekaan. Dalam keadaan prihatin akibat badai
covid-19 kan lebih baik kita berdiri diatas bumi daripada ber-karnaval.

Kecuali
bagi rakyat yng butuh hiburan…”

====

Penjelasan:

Akun
Facebook Capli Meerah Capli mengunggah foto Presiden Joko Widodo dengan narasi
bahwa pakaian yang dipakai Presiden tersebut terlihat seperti pakaian kaisar
China pada 14 Agustus 2020. Unggahan itu telah mendapatkan respon sebanyak 57
reaksi, 70 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 4 kali.

Berdasarkan
hasil penelusuran, foto tersebut berasal dari unggahan akun Instagram Presiden
Joko Widodo pada 14 Agustus 2020. Dalam narasi unggahan itu, disebutkan bahwa
Presiden Joko Widodo menghadiri Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 di Gedung
Nusantara MPR/DPR/DPD di Senayan dengan memakai busana adat dari salah satu
pulau terdepan di ujung selatan Indonesia. Dikutip dari portal berita Tirto,
Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat khas Sabu, Nusa Tenggara Timur.

“Dengan
mengenakan pakaian adat ini, Presiden Joko Widodo hendak mengajak masyarakat
untuk mencintai produk-produk Indonesia yang dikenal kaya akan seni kriya,
tenun, serta kebudayaan Nusantara,” ujar Kepala Sekretariat Presiden, Heru
Budi Hartono, kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Dikutip
dari portal berita Kompas, Sekretaris Pribadi Presiden, Anggit Noegroho
mengatakan, beberapa pekan sebelum acara, Presiden Jokowi meminta tim sespri
untuk menyiapkan pakaian adat yang akan dikenakan saat acara pidato tahunan di
MPR/DPR. Setelah didiskusikan, akhirnya Presiden Jokowi memilih baju adat Sabu.
Salah satu alasan dipilihnya baju adat Sabu Raijua, yakni melekatnya prinsip
egaliter pada pakaian itu, sehingga semua kalangan, mulai dari rakyat kecil
hingga bangsawan, dapat mengenakan pakaian adat itu dalam acara apapun.

Sebagai
tambahan, baju adat tersebut asli dari para perajin di Sabu. Dipilihnya warna
dasar hitam dengan corak kuning keemasan sebagai perlambang Indonesia yang
sedang berduka cita akibat pandemi virus corona (Covid-19) yang merenggut
ribuan korban jiwa, termasuk tenaga medis.

Dengan
demikian, unggahan akun Facebook Capli Meerah Capli dapat dikategorikan sebagai
Konten yang Salah/False Context. Hal ini dikarenakan Presiden Joko Widodo
memakai pakaian adat khas Sabu Raijua, bukan pakaian kaisar China.

====

Referensi:

https://tirto.id/fXSz

https://nasional.kompas.com/read/2020/08/16/08370761/cerita-di-balik-keputusan-jokowi-kenakan-baju-adat-sabu-raijua?page=all

[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China
[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China
[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China
[SALAH] Presiden Joko Widodo Terlihat Memakai Pakaian Kaisar China

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here