[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu

18

[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu

Hasil Periksa Fakta Indri
Pramesti Widyaningrum (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Gunadarma)

Klaim tersebut
dibantah oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta
Anas Ma’ruf. Menurutnya, rapid test tersebut dilakukan secara gratis tanpa
dikenakan biaya.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Kategori: Konten Yang
Menyesatkan

=====

Sumber: Twitter

[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu

http://archive.fo/drdNA

=====

Narasi:

“Sebelum chek in bayar
rapid tes dl Rp 550.000, tanpa terkecuali… Waoo bisnis baru di bandara.. Halo
@kemenhub151 Benarkah ini?”

=====

Penjelasan:

Beredar informasi yang menyebutkan, jika rapid test virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta dibandrol dengan harga Rp.550 ribu.

Setelah melakukan
penelusuran, hal tersebut dibantah oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)
Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma’ruf. Anas menegaskan rapid test virus Corona dan
pelayanan pemeriksaan kesehatan di Soekarno-Hatta tidak dikenakan biaya alias
gratis.

Anas juga menjelaskan,
jika test tersebut dikhususkan bagi WNI yang telah melakukan perjalanan dari
luar negeri atau repatriasi. Sedangkan untuk penerbangan domestik, penumpang
harus melakukan test terlebih dahulu di luar bandara, artinya di rumah sakit.

“Adapun penumpang
yang domestik mereka harus tes di luar bandara, artinya dari rumah sakit,”
kata Anas, mengutip dari Kompas.com

Senior Manager Branch
Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga juga menegaskan
jika pihak bandara tidak menyediakan rapid test terkait keberangkatan.

“Kami tidak (menyediakan) pemeriksaan rapid test terkait keberangkatan.” Ujar Febri, dikutip dari Tirto.id

Febri juga menjelaskan
bahwa Bandara Soekarno-Hatta hanya menerima 3 syarat bagi penumpang
keberangkatan: tiket pesawat, surat tugas yang menyatakan boleh bepergian,
serta surat hasil tes yang membuktikan yang bersangkutan negatif COVID-19.
Berkas yang disebut terakhir dapat berupa berkas hasil swab test, rapid test,
maupun PCR.

Selain itu Febri
menegaskan jika video tersebut tidak terjadi di Bandara Soekarno-Hatta.

“Tidak terjadi di
Bandara Soekarno Hatta, itu juga tidak terjadi di Bandara AP II.” Ujar
Febri.

Berdasaran penjelasan
di atas, klaim yang menyebutkan jika rapid test di Bandara Soekarno-Hatta
dibandrol dengan harga Rp550 ribu adalah salah, maka informasi tersebut masuk
ke dalam Konten Yang Menyesatkan

=====

Referensi:

https://travel.kompas.com/read/2020/05/12/191100527/kkp-bandara-soekarno-hatta–tes-cepat-virus-corona-gratis-hanya-untuk-wni?page=all

https://tirto.id/klarifikasi-video-viral-soetta-rapid-test-untuk-penumpang-gratis-ftlL

https://www.suara.com/news/2020/05/15/145057/geger-penumpang-wajib-ikuti-rapid-test-di-bandara-bayar-rp-550-ribu

https://www.indozone.id/news/Bysp9nx/cek-fakta-benarkah-rapid-test-di-bandara-soetta-dibanderol-rp-550-ribu/read-all

[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu
[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu
[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu
[SALAH] Rapid Test Di Bandara Soekarno-Hatta Bayar Rp550 Ribu

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here