[SALAH] Rekrutmen Relawan Penanganan Pasien Virus Corona Oleh Dokter Irna

18

[SALAH] Rekrutmen Relawan Penanganan Pasien Virus Corona Oleh Dokter Irna

Sebuah
narasi yang mencatut nama seorang dokter beredar, baik di media sosial maupun
di pesan berantai. Narasi dalam pesan menyebut bahwa telah dibuka rekrutmen
relawan penanganan virus corona atau Covid-19 untuk ditempatkan di Wisma Atlet.
Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, apa yang tertulis dalam pesan
tersebut diketahui tidaklah sesuai dengan fakta.

Selengkapnya
terdapat di penjelasan!

KATEGORI:
FABRICATED CONTENT

===

SUMBER:
PESAN BERANTAI WHATSAPP

===

NARASI:

Yth
Bapak/Ibu,

Mohon
ijin…

Bisakah
mencarikan volunteer tenaga kesehatan untuk merawat pasien covid 19 di wisma
atlit Jakarta yg akan dibuka senin ini?

Apabila
ada bisa hubungi saya… terimakasih?

Dr
Irna

+6281212729***

Kemenkes

(Batas
usia 40 thn maksimal)

Gaji
Rp. 6,3 juta dapet mes

Teman2
mhn bantuannya share ini ya.. saat ini yg mendaftar masih 140an org. Sementara
kebutuhnnya 800 org. Terima kasih

===

PENJELASAN:
Sebuah informasi kembali beredar di tengah maraknya kasus virus corona atau
Covid-19 di Indonesia. Kali ini beredar sebuah pesan dengan narasi bahwa telah
dibuka rekrutmen relawan penanganan Covid-19 untuk ditempatkan di Wisma Atlet.
Menurut pesan tersebut, para relawan akan mendapat gaji dengan kisaran Rp.6 Juta
dari Pemerintah.

Bagi
mereka yang berminat, dicantumkan pula sebuah nomor telepon genggam yang
diklaim bahwa nomor tersebut merupakan nomor seorang dokter bernama Irna. Namun
pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, belakangan diketahui bahwa informasi
tersebut tidak sesuai dengan fakta sesungguhnya. Melansir dari medcom.id, pihak
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa informasi terkait dengan
rekrutmen tersebut tidak benar.

Jika
mengacu kepada informasi yang diberikan oleh Kemkes.do.id, guna menghadapi pandemic
Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta, Badan Pengembangan dan
Pemberdayaan SDM Kesehatan membuka tiga jalur resmi rekrutmen tenaga kesehatan
untuk penanganan Covid-19. Jika melihat dari ketiga pola tersebut, apa yang
disebutkan dalam pesan berantai di atas tentunya tidak sesuai dengan jalur
pendaftaran resmi Kemenkes.

Masih
melansir dari pemberitaan milik medcom.id, Kemenkes melakukan kegiatan
rekrutmen tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 melalui Organisasi Profesi
seperti IDI, PPNI, IBI, IAI, PAFI, HAKLI, PETKLI, PERSAGI, dan PARI. Dokter
Irna yang namanya dicatut pun juga memberikan klarifikasi perihal informasi
rekrutmen tersebut. Melalui media sosial, dokter Irna menyatakan bahwa ia tidak
pernah mencari tenaga volunteer. Berikut klarifikasi lengkap yang dituturkan dokter
Irna:

Selamat malam saya dr
Irna…ingin mengklarifikasi aras wa yg tersebar dengan menyebutkan nama saya
sebagai kontak person untuk penerimaan volunteer covid 19, wa tersebut mohon
untuk diabaikan, karena wa tersebut bukan official dari Kem Kesehatan. Tolong
disampaikan kepada yang membroadcast untuk take down broadcast yang tidak benar
tersebut. Terimaksih

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga juga
amat menyayangkan perihal beredarnya informasi yang tidak sesuai dengan fakta
tersebut. Melansir dari jawapos.com, Arya menegaskan bahwa pendaftaran jelas
diumumkan bahwa hanya dibuka selama dua hari, yaitu Kamis (19/3) dan Jumat
(20/3).

“Kita harus punya hati untuk ini. Ini untuk bangsa kita. Yang
membuat hoax ini pun bisa kena korona juga. Jadi, keluarganya juga bisa kena.
Jadi jangan buat hoax-hoax yang seperti ini,”

===

REFERENSI:

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/9K50Rrnk-rekrutmen-volunter-penanganan-pasien-covid-19-melalui-dokter-irna-hoaks

http://www.bppsdmk.kemkes.go.id/web/

http://bppsdmk.kemkes.go.id/web/index.php?select=berita&bid=2647&judul=Hadapi%20Covid-19%20Badan%20PPSDM%20Kesehatan%20Kerahkan%20Tenaga%20Kesehatan%20dari%20Poltekkes%20Kemenkes&nid=2514

https://nusantarasehat.kemkes.go.id/img/upload_2017/Pengumuman%20Rekrutmen%20NSI%20Darurat%20Bencana%20Wabah%20Covid-19.pdf


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here