[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”

111

[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”

Tulisan berjudul “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?” yang ditayangkan embarxi.blogspot.com, kemudian dibagikan media sosial Facebook Liputan 76 kepada grup Facebook Gerindra dan discreenshot serta diunggah oleh akun Facebook Armand Suhara atau @armando.suhara.5 pada Rabu (24/7) adalah tidak benar.

Setelah ditelusuri ke sumber tulisan yang ditayangkan embarxi.blogspot.com, tidak ditemui pernyataan dari Said yang mengatakan bahwa yang komunis itu justru Arab. Sementara pernyataan Said yang mengatakan negara China bukan negara komunis adalah tidak terlepas dari konteks Said yang mengaitkannya dengan kondisi politik dalam negeri. Menurutnya wacana negara China adalah negara komunis bagian dari sekenario politik beberapa kelompok yang ingin menjatuhkan pemerintahan Jokowi.
Diketahui dari tulisan Peneliti LIPI, Saiful Hakam yang bertajuk “TIONGKOK YANG ADAPTIF: POLITIK KOMUNIS, EKONOMI KAPITALIS” dikatakan Tiongkok menganut dua sistem, politiknya komunis dan ekonominya kapitalis. Secara prinsip, menurutnya kedua hal ini bertentangan.

Iklan Layanan Masyarakat

=====

Sumber: Media Sosial Facebook

=====

Kategori: Misleading Content

=====

Narasi:

“Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?,” unggah akun Facebook Armand Suhara atau @armando.suhara.5, Rabu (24/7).

=====

Penjelasan:

[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”
[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”

Akun Facebook Armand Suhara atau @armando.suhara.5 mengunggah screenshot dari media sosial Facebook Liputan 76 yang membagikan tautan ke grup Facebook Gerindra. Dalam screenshot tersebut terdapat juga judul tulisan “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?,” yang dimuat di embarxi.blogspot.com.

Pada unggahan tersebut, akun Facebook @armando.suhara.5 menambahkan narasi “SETAN ITU TERDIRI DARI DUA GOLONGAN DARI BANGSA JIN DAN BANGSA MANUSIA BAGAIMANA MENURUT PENDAPAT ANDA TENTANG ORANG INI,” tulisnya, Rabu (24/7).

Setelah dilakukan penelusuran melalui mesin pencari, faktanya tidak ditemui berita dari media daring yang dipercaya yang memuat judul berita “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?.”

Ada pun media daring timesindonesia.co.id pada Rabu (17/7) lalu, pernah menayangkan artikel yang berjudul “KH Said Aqil Siradj: Negara China bukan Negara Komunis.”

Dalam artikel Times Indonesia tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Aqil Siradj mengatakan bahwa tidak benar jika China adalah negara komunis. Wacana Negara China adalah Negara komunis, menurut Said hanya bagian dari sekenario politik beberapa kelompok yang ingin menjatuhkan pemerintahan Jokowi.

Said menjelaskan hal ini dianggap sudah menjadi kasus yang wajar bagi Indonesia yang menganut sistem demokrasi dan berpotensi menggunakan agama dan keyakinan sebagai alat politik tertentu termasuk di Indonesia.

“Sudah tidak ada ateisme, komunisme dan yang lainya sudah tidak ada. Semua itu sudah menjadi kepentingan politik,” kata Said dalam acara bedah buku “Islam Indonesia dan China, pergumulan santri Indonesia di Tiongkok” di kantor PB NU, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Diketahui juga berdasarkan tulisan dari Peniliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Saiful Hakam yang bertajuk “TIONGKOK YANG ADAPTIF: POLITIK KOMUNIS, EKONOMI KAPITALIS” dijelaskan bahwa Tiongkok atau China menjalankan dua sistem sekaligus.

“Negara ini juga membangun demokrasinya berdasarkan komunisme yang mereka yakini juga dapat menumbuhkan stabilitas politik dan memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Nampaknya, hal ini menjadi aneh karena adanya pertentangan dengan prinsip Komunisme itu sendiri. Semantaa secara nyata Republik Rakyat Tiongkok menerapkan liberalisme ekonomi. Di sinilah sebenarnya keunikan Tiongkok, yaitu menjalankan negara dengan dua sistem sekaligus.”

Terpenting, saat membaca tulisan yang berjudul “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?” dari sumber primernya yakni embarxi.blogspot.com, faktanya tidak ditemui pernyataan dari Said yang mengatakan bahwa yang komunis itu justru Arab.

=====

[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”
[SALAH] “Said Aqil: Negara China Bukan Negara Komunis, Yang Komunis Itu Justru Arab?”

Referensi:

1.https://www.facebook.com/armando.suhara.5/posts/2396707760654772
2. https://embarxi.blogspot.com/2019/07/said-aqil-negara-china-bukan-negara.html
3.https://www.timesindonesia.co.id/read/220873/20190717/203731/kh-said-aqil-siradj-negara-china-bukan-negara-komunis/
4. ipsk.lipi.go.id/index.php/kolom-peneliti/kolom-sumber-daya-regional/627-tiongkok-yang-adaptif-politik-komunis-ekonomi-kapitalis

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/941622079503661/


Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here