[SALAH] “Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana”

78

[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

Sumber video yang dibagikan tayang live pada Juni 2019, TIDAK ADA kaitannya dengan Virus Corona yang ditemukan pada Desember 2019.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

Iklan Layanan Masyarakat

======

KATEGORI

Konten yang Salah.

======

SUMBER

[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

http://bit.ly/3biNUfc / http://archive.md/30DDM (arsip cadangan) akun “Isal Saepulloh Al Bumiayuni” (facebook.com/isal.saepulloh), sudah dibagikan 8,3 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Saking takutnya dengan virus corona
Orang Cina Islam yang sholat
mereka pun pada ikutan walaupun arahnya kemana mana”.

======

PENJELASAN

[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

* SUMBER membagikan video mengenai Salat Ied di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, Tiongkok.

* SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan konteks video yang sesungguhnya sehingga menimbulkan kesimpulan yang salah.


[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"
[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

(2) Sumber video, “Mak Mohamed” (facebook.com/Mak.Clt.India): “Eid prayer in China, Yiwu, Zhejing province”

http://bit.ly/2SvpTZL / http://archive.md/l7ddv/image (arsip cadangan).


[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"
[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

(3) Kronologi penemuan wabah, Wikipedia: “1–18 Desember 2019

Pada tanggal 31 Desember 2019, sebuah konsorsium ahli medis China didakwa oleh CDC China dengan menyelidiki permulaan apa yang sekarang dikenal sebagai Wuhan Coronavirus. [216] Pada 24 Januari 2020, laporan mereka dipublikasikan di The Lancet. [217] Mereka mencatat dari ulasan mereka tentang catatan medis lokal bahwa pasien pertama yang kemudian didiagnosis dengan Coronavirus Wuhan pertama kali mengalami gejala pada 8 Desember 2019. Namun, konsorsium menemukan kasus sebelumnya dari seorang pasien yang pertama kali mengalami gejala pada 1 Desember 2019, menunjuk ke asal yang lebih awal. [218] Terlepas dari kasus awal ini, antara 8 hingga 18 Desember 2019, tujuh kasus yang kemudian didiagnosis dengan Wuhan Coronavirus didokumentasikan, dua di antaranya terkait dengan Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan, lima tidak. [219]”

Google Translate, selengkapnya di “Kronologi wabah” http://bit.ly/2H6iScN / http://archive.md/7zRhF (arsip cadangan).

======

REFERENSI

[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

(1) Post lain dari “Mak Mohamed”, http://bit.ly/2ScRW14 / http://archive.md/Ks3LG (arsip cadangan).


[SALAH] "Saking takutnya dengan virus corona Orang Cina Islam yang sholat arahnya kemana mana"

(2) Google Maps: “Yiwu
义乌市
Jinhua, Zhejiang
China”

Selengkapnya di http://bit.ly/2OIwrTX.


Source link

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here